Sepercik Kisah Kerasnya Perjuangan Srikandi Ojol Jogja, Inspiratif!

Angga Roni Priambodo, Cesar Uji Tawakal

Selasa, 10 November 2020 | 12:51 WIB
Sepercik Kisah Kerasnya Perjuangan Srikandi Ojol Jogja, Inspiratif!
Komunitas ojol Srikandi Gojek Jogja. (Suara.com/Yulita Futty)

"Padahal mulanya itu telepon bukan dari penumpang, tapi tapi mereka mengira bahwa saya tengah menjemput pelanggan, saya sampai memperlihatkan isi ponsel saya," tuturnya.

"Jika itu terjadi pada istri, ibu, anak anda, apa anda tega?," ucapnya kala itu.

Kisah ini menjadi satu di antara banyaknya kisah mengenai permasalahan yang kerap dialami oleh pengendara ojol sehari hari.

Hal itu pulalah yang membuat mereka kini berevolusi, dari yang mulanya merupakan individu, kini menjadi beregu.

Salah satu dari hasilnya adalah kemunculan grup Srikandi. Saat pertama berdiri di tahun 2016 grup ini bernama “Kartini”, namun nama tersebut diubah karena figur Srikandi yang setangguh lelaki lebih cocok untuk menggambarkan perjuangan para perempuan tangguh ini.

Ancaman “Predator”

Jika ojol laki-laki lebih rentan menjadi korban kasus kekerasan seperti begal, klitih dan persekusi opang, lain halnya dengan perempuan yang mana lebih kerap disasar oleh pelaku kejahatan seksual.

Setidaknya demikianlah penuturan Lasmi, wanita 48 tahun yang menjadi ketua pertama komunitas ojol tersebut.

Ia menuturkan bahwa komunitas ini didirikan mulanya sebagai sarana silaturahmi sesama ojol kaum hawa. Dulunya komunitas tersebut beranggotakan 30 member namun kini menjelma setidaknya sejumlah 500 orang.

baca juga

"Kita sering berpapasan di jalan namun tak saling mengenal. Saat itu rasanya seperti mbabat alas," ungkap warga Bantul tersebut.

"Agar saling kenal, saya memberikan usul ke kantor Gojek. Mereka pun menghimpun data para pengendara ojol perempuan lalu berdirilah komunitas ini," imbuhnya.

Kehadiran grup tersebut tentu sangat membantu jika ada ojol yang mengalami masalah, termasuk tindakan asusila.

Lasmi mengatakan bahwa tindakan tak terpuji tersebut bisa memakan korban dari berbagai usia, membuat ojol wajib waspada.

"Dulu saya pernah mengantarkan makanan ke hotel. Kalau saat ini, setiap ojol yang mengantar pesanan ke kamar harus ditemani oleh satpam hotel, tapi dulunya tidak," kata ibu dengan dua anak tersebut.

"Waktu itu saya mengalami pelecehan, walaupun cuma secara verbal. Yang memesan makanan adalah lelaki hidung belang. Setelah transaksi makanan, dia tiba 'menawar' saya untuk memberikan 'layanan jasa yang lain'," lanjutnya.

"Saya kemudian melaporkan perbuatan tersebut ke kantor. Waktu itu masih belum ada istilah memviralkan pelaku," terangnya.

"Itu kenapa saat ini ojol harus ditemani satpam saat mengantar pesanan ke hotel, untuk berjaga-jaga jika ada pelanggan yang berulah," kata Lasmi.

Mencari Sesuap Nasi di Tengah Pandemi

Pandemi virus corona yang melanda Tanah Air dalam beberapa bulan terakhir membawa guncangan ekonomi bagi banyak pihak, termasuk para ojol.

Puji Lestari, pengendara ojol berusia 38 tahun, mengatakan bahwa pendapatan ojol turun drastis akibat berkurangnya pengguna layanan ojol di Jogja yang mayoritas adalah mahasiswa.

"Saat ini paling kenceng dapat Rp 150 ribu sehari, dulu minimal dapat Rp 200 ribu," kata warga Wonosari, Gunungkidul tersebut.

Di tengah masa sulit ini, ia berharap bahwa agar para pengendara ojol semakin solid.

"Harapannya kita sesama ojol semakin solid aja, silaturahminya semakin erat khususnya untuk komunitas ini," pungkas Puji.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dianggap Pelit Kebangetan, Viral Curhat Ojol Tagih Biaya Parkir Rp3 Ribu

Dianggap Pelit Kebangetan, Viral Curhat Ojol Tagih Biaya Parkir Rp3 Ribu

Lifestyle | Selasa, 10 November 2020 | 10:05 WIB

Bidik Segmen Baru, MV Agusta Bakal Masuk Kelas 500cc dan Motor Elektrik?

Bidik Segmen Baru, MV Agusta Bakal Masuk Kelas 500cc dan Motor Elektrik?

Otomotif | Selasa, 10 November 2020 | 10:43 WIB

Gojek Luncurkan GoScreen, Platform Iklan Luar Ruangan

Gojek Luncurkan GoScreen, Platform Iklan Luar Ruangan

Tekno | Senin, 09 November 2020 | 23:20 WIB

Terkini

Konspirasi Gagalkan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026? Sederet Kasus Wasit Nasrullo Kabirov

Konspirasi Gagalkan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026? Sederet Kasus Wasit Nasrullo Kabirov

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:03 WIB

Dicopot Purbaya 3 Bulan Lalu, Ini Kata-kata Luky Alfirman Usai Kembali ke Kemenkeu

Dicopot Purbaya 3 Bulan Lalu, Ini Kata-kata Luky Alfirman Usai Kembali ke Kemenkeu

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Gen Z dan Rasa Bersalah saat Rehat Sejenak: Jebakan Budaya Produktivitas?

Gen Z dan Rasa Bersalah saat Rehat Sejenak: Jebakan Budaya Produktivitas?

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:00 WIB

KISI Bidik Rp2 Triliun dari Obligasi hingga Akhir 2026

KISI Bidik Rp2 Triliun dari Obligasi hingga Akhir 2026

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:55 WIB

22 Tahun DPD RI, Sultan Najamudin Tegaskan Kerja Lembaga Harus Berdampak Bagi Daerah

22 Tahun DPD RI, Sultan Najamudin Tegaskan Kerja Lembaga Harus Berdampak Bagi Daerah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:53 WIB

Jejak Kotor Wasit Timnas Indonesia vs Bangladesh Nasrullo Kabirov: Skandal Qatar 2024

Jejak Kotor Wasit Timnas Indonesia vs Bangladesh Nasrullo Kabirov: Skandal Qatar 2024

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:52 WIB

IPW Sebut Pelaku Kekerasan Demo 27 Agustus Bukan Polisi: Ada Pihak yang Ingin Jatuhkan Polri

IPW Sebut Pelaku Kekerasan Demo 27 Agustus Bukan Polisi: Ada Pihak yang Ingin Jatuhkan Polri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:52 WIB

Perketat Verifikasi Permohonan, Ditjen AHU Pastikan Layanan Administrasi Hukum Sesuai Undang-undang

Perketat Verifikasi Permohonan, Ditjen AHU Pastikan Layanan Administrasi Hukum Sesuai Undang-undang

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Sarah Menzel Anak Siapa? Ini Sosok Calon Besan Anang Hermansyah

Sarah Menzel Anak Siapa? Ini Sosok Calon Besan Anang Hermansyah

Entertainment | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Gubernur Banten Bangga Putra Daerah Pandeglang Jadi Kapolri

Gubernur Banten Bangga Putra Daerah Pandeglang Jadi Kapolri

Banten | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:44 WIB

×