alexametrics

Yamaha Ungkap Alasan Penjualan Tricity di Indonesia Mandek

Dythia Novianty | Manuel Jeghesta Nainggolan
Yamaha Ungkap Alasan Penjualan Tricity di Indonesia Mandek
Yamaha Tricity 155. [Yamaha-Motor]

Tricity 155 dibekali mesin Blue Core dilengkapi Variable Valve Actuation (VVA).

Suara.com - PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) pernah menjual motor leaning multi wheel (LMW) di Indonesia, yakni Tricity 155cc dengan status completely build-up (CBU) dari Jepang.

Tricity 155 dibekali mesin Blue Core dilengkapi Variable Valve Actuation (VVA). Pertama kali diperkenalkan di Indonesia di ajang Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2016.

Namun, mengapa penjualan skutik bongsor yang ditopang dengan dua roda di depan dan satu di belakang tersebut tidak berlanjut. Menurut Public Relations Manager YIMM, Antonius Widiantoro, hal tersebut dikarenakan Yanaha Tricity berstatus impor.

"Salah satu faktornya adalah produk ini impor ya, itu 155 cc. Selain itu karena impor kita juga terbatas," ujar Antonius di Sentul Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga: Tangani Covid-19, Tenaga Medis Gunakan Yamaha WR 155R

Logo Yamaha [Shutterstock].
Logo Yamaha [Shutterstock].

Anton menambahkan, pihaknya juga pernah mencoba untuk memasukkan produk Tricity ke Indonesia. Namun, secara respons belum dapat informasi.

"Konsumen mungkin melihat dua roda di depan juga mungkin masih aneh, jadi secara market kita belum tahu bisa diterima dengan baik atau tidak, bakal banyak ingin atau tidak," ungkap Antonius.

Sebagai informasi, saat diperkenalkan 2016 lalu penjualan Yamaha Tricity sebenarnya cukup baik. Pada tahun pertama motor ini mampu terjual sebanyak 100 unit yang mulai dikirim ke konsumen pada Januari 2017.

Selanjutnya sepanjang 2017, secara total Yamaha berhasil menjual Tricity sebanyak 240 unit.

Baca Juga: Best 5 Oto: Koleksi Mobil Iis Dahlia, Truk Kontainer Viral Dibajak Mudik

Komentar