Honda Tak Mau Tergesa Boyong Mobil Listrik ke Indonesia

Arief Apriadi, Manuel Jeghesta Nainggolan

Sabtu, 12 Desember 2020 | 09:37 WIB
Honda Tak Mau Tergesa Boyong Mobil Listrik ke Indonesia
Honda SIapkan Teknologi Hindari Kecelakaan di Persimpangan

Suara.com - PT Honda Prospect Motor (HPM) belum berani mengungkapkan rencana memboyong mobil listriknya ke Indonesia kendati memiliki jajaran produk mobil ramah lingkungan tersebut.

Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM, Yusak Billy mengatakan pihaknya masih mempelajari pasar, infrasfruktur dan kebijakan pemerintah terkait mobil listrik.

Dia menjelaskan bahwa hingga kini belum ada kepastian kapan mobil listrik Honda masuk ke pasar Indonesia.

"Kami memiliki line-up mobil listrik yang lengkap di pasar global. Bahkan Honda global telah menargetkan 2/3 produksi adalah kendaraan listrik pada 2030," ujar Yusak Billy, saat bincang virtual dengan awak media, baru-baru ini.

Sebelum memasarkan produk di Indonesia, Billy menyebut Honda masih menunggu infrastruktur yang dapat mendukung mobilitas kendaraan listrik di Tanah Air.

Selain itu, lanjutnya, dibutuhkan kepastian regulasi dari pemerintah terkiat insentif yang diberikan untuk kendaraan elektrifikasi.

Honda memperkenalkan mobil listrik mereka dalam pameran di 64th Internationale Automobil Ausstellung (IAA), Frankfurt, Jerman, 25 September 2011. [Shutterstock]
Honda memperkenalkan mobil listrik mereka dalam pameran di 64th Internationale Automobil Ausstellung (IAA), Frankfurt, Jerman, 25 September 2011. [Shutterstock]

"Kami pelajari regulasi tersebut untuk menentukan teknologi apa yang paling sesuai. Misal infrastruktur dan bagaimana regulasi dari pemerintah," katanya

Berbeda dengan Honda, diketahui sejumlah produsen otomotif sudah mulai memperkenalkan jajaran produk mobil listriknya di Indonesia.

Diantaranya nama-nama seperti Mitsubishi, Hyundai, Nissan, Lexus sudah mulai memasarkan produk mobil listrik di Tanah Air. Sedangkan yang paling gencar memasarkan produk mobil listriknya adalah Toyota.

baca juga

Kendaraan elektrik yang mereka hadirkan, meliputi mobil listrik murni bertenaga baterai (BEV), plug-in hybrid (PHEV), e-power dan hybrid.

Sementara itu, Honda sebenarnya memiliki model sport utility vehicle (SUV) bertenaga listrik, yakni e:concept yang telah diperkenalkan dalam ajang Beijing Auto Show 2020.

Honda SUV e:concept merupakan mobil konsep bertenaga listrik dari Honda yang akan diproduksi massal. Saat ini, Honda berupaya mengembangkan model kendaraan listrik dengan menawarkan pengalaman mobilitas menyenangkan bagi konsumen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi, 70 Persen Kontribusi Penjualan Honda dari Platform Digital

Pandemi, 70 Persen Kontribusi Penjualan Honda dari Platform Digital

Otomotif | Jum'at, 11 Desember 2020 | 22:20 WIB

Isu Dovizioso Gantikan Marc Marquez Makin Santer, Ini Kata Test Rider Honda

Isu Dovizioso Gantikan Marc Marquez Makin Santer, Ini Kata Test Rider Honda

Sport | Sabtu, 12 Desember 2020 | 07:00 WIB

Begini Jadinya Crazy Rich Surabaya Naik Motor Honda Supra, Bingung Caranya

Begini Jadinya Crazy Rich Surabaya Naik Motor Honda Supra, Bingung Caranya

Otomotif | Sabtu, 12 Desember 2020 | 07:15 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×