Pengamat : Dampak Relaksasi Pajak Mobil Baru Tak Signifikan

Dythia Novianty, Manuel Jeghesta Nainggolan

Sabtu, 13 Februari 2021 | 17:30 WIB
Pengamat : Dampak Relaksasi Pajak Mobil Baru Tak Signifikan
Ilustrasi Mobil Mewah (Pexels/Derwin)

Suara.com - Pengamat otomotif nasional, Yannes Martinus Pasaribu mengatakan, relaksasi pajak mobil baru tidak berperan signifikan dalam memulihkan industri otomotif di Indonesia.

Menurutnya, variabel pemulihan industri otomotif di Indonesia ditentukan beberapa hal yang lebih mendasar.

Pertama, pertumbuhan ekonomi masyarakat Indonesia. Kedua adalah inflasi. 

Jika APM (agen pemegang merek) tetap memasukkan nilai inflasi 2021 ini hingga 10 persen, lalu kendaraan tersebut terkena PPnBM 0 persen (kelompok LCGC) - 15 persen (kelompok low MPV dengan TKDN diatas 70 persen), maka tidak ada perubahan harga yang signifikan.

Ilustrasi seorang perempuan membeli mobil (Shutterstock).
Ilustrasi seorang perempuan membeli mobil (Shutterstock).

"Karena, harga jual mobil tahun 2021 cenderung beda sedikit dengan harga mobil yang sama 2020," ujar Yannes kepada Suara.com, Sabtu (13/2/2021).

Seperti diketahui, Pemerintah melalui Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, siap mengucurkan diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk kendaraan bermotor, dengan besaran potongan yang diberikan bertahap mulai Maret hingga Desember 2021.

Diskon pajak sebesar 100 persen dari tarif normal akan diberikan pada tiga bulan pertama, kemudian 50 persen dari tarif normal pada tiga bulan berikutnya, dan 25 persen dari tarif normal pada tahap ketiga untuk empat bulan.

Besaran diskon pajak akan dievaluasi efektifitasnya setiap tiga bulan.

Diskon pajak itu diberikan untuk kendaraan bermotor segmen kurang atau sama dengan 1.500 cc kategori sedan dan 4x2.

baca juga

Segmen tersebut dipilih karena merupakan segmen yang diminati kelompok masyarakat kelas menengah dan memiliki local purchase di atas 70 persen.

Keputusan itu diambil setelah dilakukan koordinasi antarkementerian dan diputuskan dalam rapat kabinet terbatas. Kebijakan diskon pajak ini nantinya menggunakan PPnBM yang ditanggung pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suzuki Tanggapi Relaksasi Pajak dari Pemerintah, Tanda Siapkan Produk Baru?

Suzuki Tanggapi Relaksasi Pajak dari Pemerintah, Tanda Siapkan Produk Baru?

Otomotif | Jum'at, 12 Februari 2021 | 12:28 WIB

Airlangga: Relaksasi PPnBM Geliatkan Industri Otomotif dan Ekonomi Nasional

Airlangga: Relaksasi PPnBM Geliatkan Industri Otomotif dan Ekonomi Nasional

Bisnis | Jum'at, 12 Februari 2021 | 07:44 WIB

Menperin Pemangkasan PPnBM Mobil Kembalikan Produksi ke 1 Juta Unit

Menperin Pemangkasan PPnBM Mobil Kembalikan Produksi ke 1 Juta Unit

Otomotif | Kamis, 11 Februari 2021 | 22:55 WIB

Menko Perekonomian Setuju Pangkas PPnBM Mobil Hingga 0 Persen

Menko Perekonomian Setuju Pangkas PPnBM Mobil Hingga 0 Persen

Otomotif | Kamis, 11 Februari 2021 | 22:36 WIB

Ancaman Intelijen untuk Industri Otomotif Semakin Meningkat

Ancaman Intelijen untuk Industri Otomotif Semakin Meningkat

Otomotif | Selasa, 26 Januari 2021 | 18:55 WIB

Samsung Perluas Fungsi Fitur, Paten Diterapkan untuk Mobil

Samsung Perluas Fungsi Fitur, Paten Diterapkan untuk Mobil

Kaltim | Jum'at, 15 Januari 2021 | 16:26 WIB

Terkini

Kaltim Kaya Energi, Senator DPD RI Soroti Antrean BBM dan 36 Desa Belum Berlistrik

Kaltim Kaya Energi, Senator DPD RI Soroti Antrean BBM dan 36 Desa Belum Berlistrik

Kaltim | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:01 WIB

Profil Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB Baru Dilantik Presiden Prabowo

Profil Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB Baru Dilantik Presiden Prabowo

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:00 WIB

15 Kode Redeem FF Terbaru 17 Oktober: Klaim Bundle Cloaked Terror Gratis di Event Dunia Mistis

15 Kode Redeem FF Terbaru 17 Oktober: Klaim Bundle Cloaked Terror Gratis di Event Dunia Mistis

Tekno | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Promo Indomaret Hari Ini 17 Oktober 2026: Diskon Minyak Goreng 2 Liter, Susu, hingga Body Care

Promo Indomaret Hari Ini 17 Oktober 2026: Diskon Minyak Goreng 2 Liter, Susu, hingga Body Care

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 07:46 WIB

Bupati Klaten Hamenang Diduga Rutin Terima Uang Rp1,8 Miliar dari BUMD Hingga OPD

Bupati Klaten Hamenang Diduga Rutin Terima Uang Rp1,8 Miliar dari BUMD Hingga OPD

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 07:38 WIB

Fantastis! Bupati Klaten Terima Setoran Pengusaha Tambang, Ratusan Juta Rupiah Mengalir

Fantastis! Bupati Klaten Terima Setoran Pengusaha Tambang, Ratusan Juta Rupiah Mengalir

Surakarta | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 07:32 WIB

Pakai Facebook dan Instagram untuk Bisnis? Meta Berpotensi Mengambil Data Situs Web

Pakai Facebook dan Instagram untuk Bisnis? Meta Berpotensi Mengambil Data Situs Web

Tekno | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 07:31 WIB

Kecocokan Zodiak Libra dengan Libra dalam Percintaan dan Karier, Benarkah Pasangan Ideal?

Kecocokan Zodiak Libra dengan Libra dalam Percintaan dan Karier, Benarkah Pasangan Ideal?

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 07:17 WIB

Bupati Klaten Hamenang Diduga Terima Rp 2 Miliar Per Bulan dari Pengusaha Galian C

Bupati Klaten Hamenang Diduga Terima Rp 2 Miliar Per Bulan dari Pengusaha Galian C

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 07:02 WIB

PSIM Yogyakarta Tumbang di Kandang, Van Gastel: Kami Hanya Kurang Beruntung

PSIM Yogyakarta Tumbang di Kandang, Van Gastel: Kami Hanya Kurang Beruntung

Sulsel | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 07:02 WIB

×