Daftar Mobil dengan Komponen Lokal Terbanyak Menerima PPnBM

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 01 Maret 2021 | 17:41 WIB
Daftar Mobil dengan Komponen Lokal Terbanyak Menerima PPnBM
Mesin Mitsubishi Xpander yang kini telah dilokalkan pembuatannya [dok PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Indonesia].

Suara.com - Menyambut program insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah atau PPnBM, mungkin calon konsumen tengah menimbang kendaraan ada yang sebaiknya dibeli, serta memanfaatkan momentum termin penurunan pajak. Mengingat angka 100 persen tidak akan bergulir sepanjang tahun, melainkan bertahap seperti skema ini:

  • Tahap I Maret-Mei untuk penurunan PPnBM 100 persen
  • Tahap II Juni-Agustus senilai 50 persen
  • Tahap III September-November sebesar 25 persen.

Dikutip dari kantor berita Antara, mobil-mobil baru yang mendapatkan insentif mulai Maret 2021 disyaratkan sebagai berikut:

  • Kubikasi mesin 1.500cc ke bawah
  • Jenis passenger car atau mobil penumpang dan sedan
  • Sistem transmisi berpenggerak dua roda (4x2).
New Toyota Yaris. [Suara.com/Dythia Novianty]
Toyota Yaris, sebagai ilustrasi produk penerima PPnBM [Suara.com/Dythia Novianty]

Lainnya adalah memiliki tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) mencapai minimal atau di atas 70 persen. Yang seluruhnya dituangkan bersama lampiran "Penyataan Pemanfaatan Hasil Pembelian Lokal", yang menyatakan bahwa "pembelian lokal untuk produk yang dimohonkan PPnBM DTP telah mencapai paling sedikit 70 persen."

Adapun daftar komponen yang termasuk dalam rincian pembelian lokal adalah:

  • Komponen mesin: Cylinder Head, Cylinder Block, Connecting Rod, Camshaft, Crankshaft, Piston & Piston Ring, Timing Chain Cover, Cover Cylinder Head, Air Filter & Housing, Fuel Filter, Oil Filter, Alternator, Motor Starter, Bearing, Bearing Cap, Gasket, Intake Manifold, Exhaust Manifold, Puley Crankshaft, Rocker Arm, Spark Plug, V Belt & Timing Belt, Oil Pan, Flywheel, Radiator, Engine Support, Fan Shroud, Engine Hunger, Air Intake Pipe hingga Water Overflow Tank.
  • Transmisi: Transaxle/Transmission Case, Gears, Shaft dan Main Shaft, Clutch Housing, Transmisi / Transaxle Otomatis, Hub Wheel, Yoke, Bearings, Shift Fork/ Speed Shaft, Synchronizer.
  • Kopling: Cover, Diafragma, Facing, Hub, Pressure Plate, Torsion Spring (Steel), Adapun bodi dan sasis antara lain Engine Hood, Fender, Doors, Roof, Side Panel, Floor, Trunklid / Back Panel, Side Members, Cross Member.
  • Komponen kemudi: Bearings, Knuckle Arm, Steering Column, Steering Gear, Steering Shaft, Steering Wheel, Tie Rod End, Tie Rod Linkage, Cover Steering Column.
  • Komponen pengereman: Backing Plate, Body Caliper, Brake Lining Pad, Brake Shoe, Cylinder Wheel, Drum/ Disc, Piston, Support Caliper. Sedangkan suspensi meliputi Front Spring, Rear Spring, Shockabsorber.
  • Komponen universal (40 item): Battery, Brake/Fuel Tube, Bumper, Control Cable, Dashboard, Fuel Tank (Steel), Fuel Tank (Plastic), Florn, Lamp, Mirror, Muffler & Exhaust Pipe, Paint, Plastic Part, Rubber Part, Safety Glass, Seat & Seat Frame, Tire, Weather Strip, Wheel Rim, Window Regulator, Wind Shield Washer, juga Wiring Flarness. Serta peranti pendukung kenyamanan dalam mobil seperti Floor Mat, Flead Lining, Door Triming, Sun Visor, Arm Rest, Sliding Seat, Recleaning Seat, AC, Radio Tape, Safety Seat Belt, Engine Control Unit, Sticker, Oil Seal, Pull Flandle, Pad Seat Cushion, Pad Seat Back, Pad Head Rest, dan Pad Ctr Armrest.

Dari persyaratan ini, disusun daftar mobil dan taksiran komponen lokal yang mendapat insentif PPnBM:

  • Toyota Yaris (74,4 persen)
  • Toyota Vios (74, persen)
  • Toyota Sienta (72,9 persen)
  • Toyota Avanza (78,9 persen)
  • Toyota Rush (74,8 persen)
  • Toyota Raize (70 persen)
  • Daihatsu Xenia (79,2 persen)
  • Daihatsu Gran Max Minibus (77,1 persen)
  • Daihatsu Luxio 70,4 persen)
  • Daihatsu Terios (75,2 persen)
  • Daihatsu Rocky (70 persen)
  • Mitsubishi Xpander (80 persen)
  • Mitsubishi Xpander Cross (80 persen)
  • Nissan Livina (80 persen)
  • Honda Brio RS (78 persen)
  • Honda Mobilio (75 persen)
  • Honda BR-V (76 persen)
  • Honda HR-V 1.5 (70 persen)
  • Suzuki New Ertiga (70,5 persen)
  • Suzuki XL-7 (71,5 persen)
  • Wuling Confero (70,5 persen)

Lantas disimak dari sudut carmaker atau produsen, terdapat 21 model mobil yang mendapatkan PPnBm, dan dibuat oleh:

  • Toyota Motor Manufacturing Indonesia (6 model)
  • Astra Daihatsu Motor (5 model)
  • Mitsubishi Motor Krama Yudha Indonesia (2 model)
  • Honda Prospect Motor (4 model)
  • Suzuki Motor Indonesia (2 model)
  • Nissan (1 model)
  • SGMW Wuling Indonesia (1 model).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Pembalut Kena Pajak, Pengamat: Menstruasi Siklus Alami Perempuan

Viral Pembalut Kena Pajak, Pengamat: Menstruasi Siklus Alami Perempuan

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:32 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Heboh Pembalut Kena PPN, Kenapa Produk Sanitasi Perempuan Dikenai Pajak?

Heboh Pembalut Kena PPN, Kenapa Produk Sanitasi Perempuan Dikenai Pajak?

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Viral Pembalut Kena Pajak, Netizen Merasa Aneh Padahal untuk Kebutuhan Biologis Primer

Viral Pembalut Kena Pajak, Netizen Merasa Aneh Padahal untuk Kebutuhan Biologis Primer

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Kemenkeu Sebut AI Bisa Cari Potensi Pajak Baru hingga Endus Warga yang Tak Patuh

Kemenkeu Sebut AI Bisa Cari Potensi Pajak Baru hingga Endus Warga yang Tak Patuh

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:16 WIB

Hitung-hitungan Pajak iPhone Duo dari Luar Negeri vs Resmi Indonesia

Hitung-hitungan Pajak iPhone Duo dari Luar Negeri vs Resmi Indonesia

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:37 WIB

Skema Baru Pengembalian Pajak Belanja Bagi Turis di Jepang

Skema Baru Pengembalian Pajak Belanja Bagi Turis di Jepang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 12:35 WIB

WNI Doyan Shopping Bisa Dapat Fasilitas Bebas Pajak Mulai 1 November, Syaratnya Belanja di Jepang

WNI Doyan Shopping Bisa Dapat Fasilitas Bebas Pajak Mulai 1 November, Syaratnya Belanja di Jepang

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:52 WIB

Pajak Dibayar, Jalan Tak Layak: Potret Beban Ganda Rakyat Desa

Pajak Dibayar, Jalan Tak Layak: Potret Beban Ganda Rakyat Desa

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Pasar Mobil Listrik Global September 2026 Turun Terdampak Pelemahan China

Pasar Mobil Listrik Global September 2026 Turun Terdampak Pelemahan China

Otomotif | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Terkini

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

×