Diproduksi Lokal, Mengapa Suzuki APV Tak Dapat Potongan PPnBM?

Dythia Novianty | Manuel Jeghesta Nainggolan | Suara.com

Jum'at, 05 Maret 2021 | 15:15 WIB
Diproduksi Lokal, Mengapa Suzuki APV Tak Dapat Potongan PPnBM?
Ilustrasi Suzuki APV. [Shutterstock]

Suara.com - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) hanya merilis dua nama produk, Suzuki Ertiga dan XL7 yang memperoleh keringanan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) dari pemerintah.

Seperti diketahui, pembuat mobil asal Jepang ini masih memiliki Suzuki APV di segmen mobil penumpang. Model ini juga merupakan produk yang dirakit secara lokal di Indonesia.

Namun, kenapa Suzuki APV tidak masuk dalam daftar PPnBM yang dirilis Suzuki?

Menanggapi hal ini, 4W Marketing Director PT SIS, Dony Saputra menjelaskan, tidak masuknya APV karena ada perbedaaan perhitungan jumlah pembelian komponen lokal yang dilakukan oleh pihaknya.

"Sebenarnya ada tiga kandidat, Ertiga, XL7, dan APV. Jadi memang perhitungan local purchase ini agak berbeda dengan yang kami lakukan sebelumnnya," kata Dony, dalam sesi virtual conference, baru-baru ini.

Untuk itu, tambah Dony, pihaknya tengah melakukan kalibrasi, karena ini sifatnya adalah self declaration. Kendati demikian, dirinya masih berharap Suzuki APV mendapat diskon PPnBM.

Ilustrasi Suzuki. [AutoPhotography/Pixabay]
Ilustrasi Suzuki. [AutoPhotography/Pixabay]

"Jadi kami memastikan hanya Ertiga dan XL7 saja yang kami ikutsertakan dalam program insentif PPnBM. Tapi kami berusaha agar Suzuki APV bisa masuk ke dalam program PPnBM," terang Dony.

Suzuki Ertiga dan XL7 Turun Harga

Sebagaimana aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia, kriteria kendaraan mendapat diskon PPnBM yaitu, mobil dengan kapasitas mesin di bawah 1.500 cc.

Selain itu, sudah diproduksi di dalam negeri dan melakukan pembelian komponen lokal minimal 70 persen.

Suzuki Ertiga dan XL7 masuk dalam kriteria tersebut, sehingga tarif PPnBM ditanggung oleh pemerintah. Artinya, konsumen bisa menikmati penurunan harga Suzuki Ertiga dan XL7.

Saat ini Ertiga dibanderol mulai dari Rp 199,5 juta - Rp 241,5 juta. Sedangkan XL7 yang dikembangkan menggunakan basis Ertiga dipatok mulai dari Rp 224,5 juta - Rp 259,5 juta. Harga tercantum merupakan harga setelah mendapat insentif PPnBM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Relaksasi PPnBM Berlaku, Ini Daftar Diskon Xpander

Relaksasi PPnBM Berlaku, Ini Daftar Diskon Xpander

Otomotif | Rabu, 03 Maret 2021 | 16:44 WIB

Daihatsu Rocky Muncul di Daftar Mobil Diskon PPnBM, Ini Penjelasannya

Daihatsu Rocky Muncul di Daftar Mobil Diskon PPnBM, Ini Penjelasannya

Otomotif | Rabu, 03 Maret 2021 | 12:31 WIB

Daftar Mobil Toyota Diskon PPnBM 100 Persen, Belanja via Auto2000 Digiroom

Daftar Mobil Toyota Diskon PPnBM 100 Persen, Belanja via Auto2000 Digiroom

Otomotif | Rabu, 03 Maret 2021 | 11:29 WIB

Best 5 Oto: Nia Ramadhani Traktiran Motor, Diskon PPnBM Bikin Laris Mobil

Best 5 Oto: Nia Ramadhani Traktiran Motor, Diskon PPnBM Bikin Laris Mobil

Otomotif | Rabu, 03 Maret 2021 | 09:16 WIB

Indef: Relaksasi PPnBM Seharusnya untuk Industri Sepeda Motor

Indef: Relaksasi PPnBM Seharusnya untuk Industri Sepeda Motor

Otomotif | Selasa, 02 Maret 2021 | 22:00 WIB

Toyota Benarkan Raize Masuk Daftar PPnBM, Kapan Bakal Launching?

Toyota Benarkan Raize Masuk Daftar PPnBM, Kapan Bakal Launching?

Otomotif | Selasa, 02 Maret 2021 | 21:18 WIB

Terkini

7 Motor Listrik Paling Tangguh untuk Harian, Anti Drama dan Minim Perawatan

7 Motor Listrik Paling Tangguh untuk Harian, Anti Drama dan Minim Perawatan

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 20:02 WIB

Volkswagen Pangkas Kapasitas Produksi Satu Juta Unit Akibat Laba Anjlok

Volkswagen Pangkas Kapasitas Produksi Satu Juta Unit Akibat Laba Anjlok

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 19:47 WIB

Apakah Denza D9 Generasi Baru Jadi MPV Mewah Paling Gila Abad Ini?

Apakah Denza D9 Generasi Baru Jadi MPV Mewah Paling Gila Abad Ini?

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 19:35 WIB

Dexlite Meroket Harga SUV Mitsubishi Merosot, Ini Pajero Sport Bekas Paling Cocok

Dexlite Meroket Harga SUV Mitsubishi Merosot, Ini Pajero Sport Bekas Paling Cocok

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 19:05 WIB

Pasar Mobil Bekas Turut Merasakan Dampak Kehadiran Mobil Listrik China

Pasar Mobil Bekas Turut Merasakan Dampak Kehadiran Mobil Listrik China

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 17:27 WIB

Bukan Lagi Rp0! Ini Aturan Baru Pajak Motor Listrik Tahun 2026, Cek Simulasi Hitungannya

Bukan Lagi Rp0! Ini Aturan Baru Pajak Motor Listrik Tahun 2026, Cek Simulasi Hitungannya

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 17:09 WIB

5 Mobil Diesel Tiga Baris Low Cortisol Nggak Bikin Kantong Jebol, yang Aman Pakai Biosolar

5 Mobil Diesel Tiga Baris Low Cortisol Nggak Bikin Kantong Jebol, yang Aman Pakai Biosolar

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 17:00 WIB

Toyota Fortuner 2006 Tawarkan Kemewahan Pejabat dengan Harga Sangat Merakyat, Setara Dana LCGC

Toyota Fortuner 2006 Tawarkan Kemewahan Pejabat dengan Harga Sangat Merakyat, Setara Dana LCGC

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 16:45 WIB

Ciri Mobil yang Tak Boleh Pakai Bioetanol, Wajib Tahu agar Mesin Tidak Rusak

Ciri Mobil yang Tak Boleh Pakai Bioetanol, Wajib Tahu agar Mesin Tidak Rusak

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 16:00 WIB

Sah Jadi Komisaris Bank BJB, Isi Garasi Otomotif Susi Pudjiastuti Cukup Nyentrik

Sah Jadi Komisaris Bank BJB, Isi Garasi Otomotif Susi Pudjiastuti Cukup Nyentrik

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 15:22 WIB