alexametrics

Kapolri: Bikin SIM Nantinya Cukup Lewat Smartphone

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Kapolri: Bikin SIM Nantinya Cukup Lewat Smartphone
Polisi Lalu Lintas menunjukkan kamera Electric Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile yang terpasang di badan saat peluncuran di Polda Metro Jaya, Sabtu (20/3/2021). ETLE Mobile menjadi salah satu contoh penerapan teknologi dalam tugas keseharian Polantas menangani lalu lintas [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/hp].

Andalkan teknologi, seperti inilah potret pengadaan dokumen berkendaraan kita di masa mendatang.

Suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bila proses pembuatan Surat Izin Mengemudi atau SIM di saat mendatang cukup dilakukan via smartphone.

"Ke depan, kami akan mengembangkan perpanjangan SIM, pelayanan STNK dan SKCK sehingga masyarakat bisa mendaftar, dan mengisi aplikasi dari rumah," jelas Kapolri saat meresmikan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement atau ETLE Nasional secara virtual, Rabu (23/3/2021).

Selanjutnya, sambung Kapolri, khusus untuk SIM, setelah lulus teori dengan ujian aplikasi yang nanti disiapkan, baru diteruskan ujian praktik secara langsung mendatangi kantor Polisi terdekat.

Secara bertahap, sistem permohonan dokumen berkendaraan akan menuju tahap mutakhir, lewat pemanfaatan teknologi simulasi yang akan sesuaikan kondisi terkini.

Baca Juga: Nissan: Teknologi Hybrid Jadi Solusi Infrastruktur Mobil Listrik

Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) didampingi Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono (kiri), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan usai meresmikan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Gedung National Traffic Managemen Center (NTMC) Polri, Jakarta, Selasa (23/3/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) didampingi Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono (kiri), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan usai meresmikan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Gedung National Traffic Managemen Center (NTMC) Polri, Jakarta, Selasa (23/3/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Jadi masyarakat terlayani dengan tidak usah datang ke kantor Kepolisian, cukup mampir ke pusat perbelanjaan. Nanti akan ada gerai, jadi seperti bermain game, kemudian bila lulus akan keluar tanda kelulusan yang bisa diprint. Dan secara otomatis dikirim melalui delivery system atau menjadi SIM elektronik yang bisa disatukan dengan gadget pengguna. Itu rencana kami ke depan," papar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dalam acara launching tilang elektronik atau ETLE Nasional tahap 1, terdapat 12 Polda dengan 244 kamera tilang elektronik dioperasikan sejak kemarin.

Kapolri dalam paparannya mengatakan kehadiran tilang elektronik Nasional ini untuk meningkatkan program keamanan dan keselamatan masyarakat di jalan raya.

Selain itu, masyarakat lebih waspada karena adanya ETLE dapat memantau perilaku pengendara.

Baca Juga: Sepraktis Motor Seteduh Mobil, Kendaraan Elektrik Viral Ini Bikin Penasaran

Komentar