Array

Mulai Agustus, Tersedia Bahan Bakar Solar Standar Euro IV di SPBU Pertamina

Kamis, 24 Juni 2021 | 14:00 WIB
Mulai Agustus, Tersedia Bahan Bakar Solar Standar Euro IV di SPBU Pertamina
Ilustrasi mobil mesin diesel berbahan bakar solar [Shutterstock]

Suara.com - Manager Product and Service Development Subholding Commercial and Trading Pertamina, Choerniadi Tomo menyatakan kesiapan dari pihaknya untuk memproduksi bahan bakar minyak jenis solar dengan kadar setana 51 dan kandungan sulfur maksimal 50 ppm mulai Agustus 2021.

Hal itu menyusul pernyataan pemerintah yang akan menerapkan kebijakan standar emisi Euro IV mulai 1 April 2022, setelah sebelumnya sempat tertunda pada April tahun ini akibat pandemi Covid-19. Demikian dikutip dari kantor berita Antara.

"Rencananya Agustus ini sudah bisa memproduksi melalui refinery Dumai dan Balikpapan. Kami akan memproduksi sekitar 100 juta barel di masing-masing refinery," jelas Choerniadi Tomo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (24/6/2021).

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.412.02 Jalan Cagak, Subang, Jabar, menyediakan produk Bahan Bakar Minyak (BBM) unggulannya Pertamax Turbo, dengan RON 98 dan memenuhi standar EURO 4 [Foto Pertamina].
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.412.02 Jalan Cagak, Subang, Jabar, menyediakan produk Bahan Bakar Minyak (BBM) unggulannya Pertamax Turbo, dengan RON 98 dan memenuhi standar EURO 4 [Foto Pertamina].

Pertamina akan menyalurkan produk solar rendah emisi menggunakan saluran distribusi Pertamina Dex yang berasal dari empat kilang, yaitu RU II Dumai, RU V Balikpapan, RU VI Balongan, dan RU IV Cilacap. Dan ditargetkan sebaran Pertamina Dex di daerah mencapai 2.055 outlet pada 31 Desember 2021. Jumlah itu akan meningkatkan hingga April 2022.

Saat ini terdapat empat daerah yang belum menyediakan Pertamina Dex: Tarakan, Ternate, Jayapura, dan Ambon. Namun Pertamina memastikan produk tadi siap digunakan pada tahun ini.

"Kalau masih ada daerah lain yang belum siap, kami akan kirimkan dalam bentuk kemasan jerigen," imbuuh Choerniadi Tomo.

Lebih lanjut ia memaparkan timeline produksi Pertamina Dex Euro IV akan disimpan di tangki, dan sebagian lainnya akan dimasukkan ke tangki eksisting yang kandungan sulfurnya sekitar 100 hingga 150 ppm.

"Mudah-mudahan bisa siap 1 April 2022, sesuai keinginan stakeholder bersama," demikian harapan Choerniadi Tomo.

Di sisi lain, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) dan Organisasi Angkutan Darat (Organda) menyatakan dukungan terhadap penerapan standar emisi Euro IV untuk kendaraan diesel yang dimulai 1 April 2022.

Baca Juga: Mobil Baru dengan Diskon PPnBM Sudah Tiba, Pakar Mesin Sarankan Begini

"Penerapan bahan bakar diesel Euro IV sebaiknya tetap dilaksanakan April 2022. Selain kami mempersiapkan unit kendaraan, tentunya perlu mempersiapkan macam-macam lainnya seperti laboratorium uji mesin," sambut Sekretaris Gaikindo Abdul Rochim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI