Survei: Pengemudi Belum Sepenuhnya Percaya dengan Fitur Swakemudi

Senin, 28 Juni 2021 | 21:00 WIB
Survei: Pengemudi Belum Sepenuhnya Percaya dengan Fitur Swakemudi
Mobil swakemudi Volkswagen. Sebagai ilustrasi pengemudi tetap memegang keputusan dan kendali [Volkswagen].

Suara.com - Dalam sebuah survei yang dilakukan situs jual beli mobil CarGurus, pengemudi di Britania Raya sangat tertarik dengan teknologi bantuan pengemudi (semi otonom). Namun tidak semua dari mereka siap menaiki mobil yang 100 persen otonom.

Melansir Motor1, survei menemukan bahwa kepercayaan pengemudi terhadap teknologi telah berkurang dengan banyaknya kasus kecelakaan yang melibatkan kendaraan swakemudi.

"Survei dari CarGurus memperjelas bahwa penawaran teknologi kendaraan otonom perlu diselaraskan dengan kebutuhan orang ingin menggunakannya," kata Madison Gross, direktur wawasan pelanggan di CarGurus.

Seperti di Film Fiksi, Inilah Benda dan Objek yang Dilihat Mobil Otonom. (YouTube/Waymo)
Seperti di film fiksi, inilah benda dan objek yang dilihatmobil otonom. Sebagai ilustrasi  (YouTube/Waymo)

Penelitian yang melibatkan responden lebih dari 1.000 pengemudi ini menunjukkan bahwa pengendara terbagi rata dalam hal teknologi swakemudi. Tiga dari 10 responden (30 persen) mengatakan mereka sangat antusias tentang pengembangan mobil otonom.

Sementara 36 persen mengatakan masih merasa khawatir dan 35 persen menyatakan diri mereka "netral" dalam masalah ini. Sedangkan setengah dari hasil survei mengatakan teknologi otonom masih terlalu baru untuk dipercaya.

Dan hanya 22 persen responden yang menginginkan bisa mengendarai mobil otonom. Namun 43 persen mengatakan sangat tertarik pada mobil dengan fitur pengereman darurat otomatis, yang mampu mengerem secara otomatis jika mendeteksi saat akan terjadi tabrakan.

Demikian pula 36 persen responden mengatakan mereka menginginkan mobil dengan fitur penjaga lajur, yang membantu pengemudi tetap berada di lajur mereka.

Meski demikian, responden tetap berpikir mobil otonom akan membuat perjalanan lebih aman. Sebesar 29 persen dari mereka mengatakan kendaraan otonom mampu meningkatkan keselamatan.

"Sampai di titik itu, pengendara mencari teknologi mengemudi yang membantu mereka tetap memegang kendali, daripada teknologi yang mengambil kendali penuh," tutup Madison Gross.

Baca Juga: Survei: Banyak Pejalan Kaki Merasa Kurang Aman dengan Mobil Swakemudi

Kesimpulannya, teknologi swakemudi dibutuhkan untuk memberikan bantuan sebesar yang dibutuhkan pengemudi.Bukannya total mengalihkan tanggung jawab kepada sebuah mesin belaka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI