Suara.com - Toyota GR Yaris bisa disebut hatchback paling diburu sejak pertama kali diluncurkan. Dengan tampilan yang menarik dan performa yang gahar, mobil ini tentunya menjadi santapan empuk para penggila modifikasi.
Melansir Autoevolution, dalam sebuah video berdurasi delapan menit, terlihat satu unit Toyota GR Yaris disemat knalpot aftermarket Milltek.
Perbandingan menunjukkan Toyota GR Yaris standar dengan yang sudah dipasangi knalpot aftermarket memiliki perbedaan yang cukup signifikan dari sisi performa.
Saat di uji jalan, Toyota Yaris yang disetel knalpot aftermarket menghasilkan suara raungan layaknya sebuah mobil balap. Dijelaskan pula, penggunaan knalpot Milltek berhasil mendongkrak tenaga dan torsi mobil.
![Toyota GR Yaris disemat knalpot yahud buatan Milltek [Autoevolution].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/07/07/30997-knalpot-racing.jpg)
Data pengujian menunjukkan Toyota GR Yaris versi standar mengeluarkan output 278 PS dan 367 Nm yang hampir dengan spesifikasi yang dirilis pabrikan.
Sedangkan versi knalpot aftermarket mampu menghasilkan 312 PS dan torsi 419 Nm. Dengan kata lain terjadi peningkatan sebesar 12 persen.
Sementara itu, di Indonesia, PT Toyota Astra Motor (TAM) sebagai Agen Pemegang Merek (APM) Toyota di Tanah Air telah membuka pemesanan Toyota GR Yaris.
Hanya tersedia terbatas, peminatnya cukup banyak, termasuk dari kalangan pembalap.
Direktur Pemasaran PT TAM, Anton Jimmi Suwandy mengatakan, Toyota GR Yaris memiliki peminat yang beragam mulai dari para penggemar otomotif hingga pembalap.
"Dengar-dengar dari diler peminatnya macam-macam ya, beberapa dari car enthusiast. Tapi ada dari kalangan pembalap juga," ujarnya.
Berdasarkan keterangan resmi perusahaan, Toyota GR Yaris dibekali dengan mesin berkapasitas 1.600 cc 3 silinder turbocharger berkode G16E-GTS, sistem penggerak 4 roda (full time 4WD) berkode GR-FOUR untuk mendukung sensasi berkendara di segala situasi dan dapat menyesuaikan dengan berbagai macam gaya berkendara pengemudinya.
Model ini adalah produk global yang diproduksi 25.000 unit dan memiliki spesifikasi layak berkompetisi di ajang World Rally Championship (WRC).