Jakarta Masih Siaga Banjir, Pramono Siapkan Modifikasi Cuaca Jika Hujan Tembus 200mm

Bangun Santoso | Suara.com

Jum'at, 20 Februari 2026 | 18:49 WIB
Jakarta Masih Siaga Banjir, Pramono Siapkan Modifikasi Cuaca Jika Hujan Tembus 200mm
Petugas melihat peta penerbangan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (10/7/2025). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/rwa]
  • Pemprov DKI Jakarta mengaktifkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) jika BMKG memprediksi curah hujan melebihi 200 mm.
  • OMC diterapkan untuk menjaga mobilitas warga serta meminimalisir kerugian ekonomi akibat potensi dampak hidrometeorologi.
  • Evaluasi menunjukkan OMC berhasil menurunkan curah hujan di Jakarta sekitar 23,85 persen sejak Januari.

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengambil langkah proaktif dalam menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang berpotensi melanda ibu kota.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan skenario Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai instrumen utama pengendalian dampak hidrometeorologi.

Langkah ini menjadi krusial mengingat karakteristik Jakarta yang sangat rentan terhadap genangan dan banjir saat intensitas hujan meningkat tajam di atas rata-rata normal.

Penerapan teknologi modifikasi cuaca ini tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan berdasarkan parameter teknis yang ketat.

Pemprov DKI Jakarta menetapkan ambang batas curah hujan sebagai indikator utama untuk mengaktifkan operasi tersebut.

Fokus utama dari kebijakan ini adalah memastikan mobilitas warga di kota besar tetap terjaga dan meminimalisir kerugian ekonomi akibat bencana banjir yang seringkali melumpuhkan aktivitas bisnis dan transportasi.

Syarat Aktivasi Operasi Modifikasi Cuaca

Gubernur Pramono Anung menjelaskan bahwa keputusan untuk melakukan penyemaian awan atau modifikasi cuaca sangat bergantung pada data riil yang diterima dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Pemprov DKI Jakarta tetap melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) jika curah hujan lebih dari 200 milimeter (mm). Angka 200 mm ini dikategorikan sebagai curah hujan sangat ekstrem yang dapat melampaui kapasitas drainase kota.

Dalam keterangannya di Jakarta Selatan, Pramono menekankan bahwa koordinasi dengan lembaga teknis dilakukan secara berkelanjutan setiap hari.

Strategi ini diambil agar penanganan cuaca tidak bersifat reaktif, melainkan terukur berdasarkan prediksi sains.

“Yang jelas Pemerintah DKI Jakarta mengantisipasi segala kemungkinan. Karena data dari BMKG itu setiap hari kita terima. Kami nggak perlu lagi menyampaikan bahwa perlu dilakukan,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di Jakarta Selatan, sebagaimana dilansir Antara, Jumat (20/2/2026).

Pramono mengatakan, saat ini cuaca di ibu kota dan sekitarnya terus dipantau. Jika curah hujannya tidak di atas 200 mm, maka OMC tak akan dilakukan.

Hal ini menunjukkan adanya efisiensi dalam penggunaan sumber daya teknologi, di mana modifikasi cuaca hanya akan menjadi opsi terakhir jika ancaman banjir besar benar-benar nyata di depan mata.

Kolaborasi Lintas Wilayah dan Lembaga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Revitalisasi Taman Semanggi Dimulai, Pramono Target Rampung Jelang HUT ke-500 Jakarta

Revitalisasi Taman Semanggi Dimulai, Pramono Target Rampung Jelang HUT ke-500 Jakarta

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 16:43 WIB

Banjir 'Sambut' Setahun Kepemimpinan Pramono-Rano: 61 RT Terendam, Ada yang Sampai 1,2 Meter

Banjir 'Sambut' Setahun Kepemimpinan Pramono-Rano: 61 RT Terendam, Ada yang Sampai 1,2 Meter

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 11:05 WIB

Mulai Dikeluhkan Warga, Pramono Anung Bakal 'Sikat' Lapangan Padel Bermasalah di Jakarta

Mulai Dikeluhkan Warga, Pramono Anung Bakal 'Sikat' Lapangan Padel Bermasalah di Jakarta

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 19:49 WIB

Pramono Guyur 16.000 Mahasiswa dengan Beasiswa KJMU: Semua Berhak Bermimpi Tinggi

Pramono Guyur 16.000 Mahasiswa dengan Beasiswa KJMU: Semua Berhak Bermimpi Tinggi

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 14:42 WIB

Ardhito Pramono Posting Foto Davina Karamoy, Resmi Go Public?

Ardhito Pramono Posting Foto Davina Karamoy, Resmi Go Public?

Your Say | Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59 WIB

Harga Cabai di Jakarta Sedang 'Pedas' Sekali, Pramono: Dua Minggu ke Depan Pasti Normal

Harga Cabai di Jakarta Sedang 'Pedas' Sekali, Pramono: Dua Minggu ke Depan Pasti Normal

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 11:13 WIB

Makin Berani! Ardhito Pramono Unggah Foto Davina Karamoy, Fix Pacaran?

Makin Berani! Ardhito Pramono Unggah Foto Davina Karamoy, Fix Pacaran?

Entertainment | Kamis, 19 Februari 2026 | 10:31 WIB

Terkini

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:11 WIB

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:05 WIB

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:54 WIB

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:35 WIB

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:24 WIB

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:17 WIB

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:33 WIB

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB