Pertamina Targetkan SPBU Menjadi Green Energy Station

Jum'at, 06 Agustus 2021 | 15:30 WIB
Pertamina Targetkan SPBU Menjadi Green Energy Station
Pengisian baterai mobil listrik BMW i8 Roadster saat peluncuran Green Energy Station (GES) Pertamina di Jakarta Senin (10/12/2018). Tampak Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati (tengah). Sebagai ilustrasi [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]

Suara.com - Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati mengatakan bahwa tahun ini Pertamina memasang target akan menjadikan 250-300 SPBU atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum sebagai Green Energy Station (GES).

Dikutip dari kantor berita Antara dalam launching Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU Lenteng Agung dan MT Haryono, Nicke Widyawati menyatakan akan ada reward khusus. Yaitu ditujukan bagi pelanggan yang membeli BBM di GES.

Adapun menjadikan SPBU sebagai energy station adalah komitmen Pertamina untuk mendukung tambahan bauran energi dari renewable energy di dalam energy transition.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada BPPT yang terus membina, bekerja sama baik bersama Pertamina. Khususnya dalam peningkatan renewable energi dan energi baru di Indonesia. Kami juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah yang terus memberikan support kepada Pertamina," lanjut Nicke Widyawati.

Stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) komersial pertama milik PT Pertamina (Persero) di SPBU Fatmawati, Jakarta, mulai beroperasi, Kamis (10/12/2020) [Pertamina via ANTARA/HO]
Stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) komersial pertama milik PT Pertamina (Persero) di SPBU Fatmawati, Jakarta, mulai beroperasi, Kamis (10/12/2020). Sebagai ilustrasi [Pertamina via ANTARA/HO]

Saat ini, Pertamina telah melakukan inisiasi Pilot SPKLU di 6 lokasi di antaranya SPKLU di SPBU Fatmawati, Jakarta Selatan, diresmikan pada 10 Desember 2020. Kemudian SPKLU di SPBU Kuningan dan SPKLU di Bandara Soekarno Hatta yang sedang proses pembangunan.

Adapun tiga SPKLU lainnya merupakan sinergi dengan Balai Besar Teknologi Konversi Energi - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (B2TKE-BPPT). Yaitu di SPBU Jalan Lenteng Agung dan MT Haryono, Jakarta yang diresmikan Kamis (5/8/2021).

Sebelumnya juga sudah tersedia SPKLU yang berlokasi Puspitek BPPT Serpong.

"Dalam waktu dekat, kami juga akan launching green energy station, hari ini sekitar 100 SPBU Pertamina sudah terpasang Solar PV, sehingga listriknya juga sudah green energy dan nanti akan dilengkapi dengan SPKLU," lanjut Nicke Widyawati.

Direktur Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Rida Mulyana mengatakan bahwa program kendaraan listrik berbasis baterai merupakan bagian dari transisi energi untuk mewujudkan penggunaan energi yang lebih bersih dan efisien.

Baca Juga: Grazie Mille Valentino Rossi Buat Suguhan Balap Seru Seperempat Abad Ini

Selain itu, pengembangan kendaraan listrik dan infrastruktur pada akhirnya akan mengurangi impor bahan bakar minyak (BBM). Sehingga dengan sendirinya menghemat devisa serta subsidi yang dikeluarkan pemerintah.

"Kami menghargai usaha dari Pertamina untuk melakukan transformasi bisnis sebagai respons perkembangan global. Transformasi ini memang tidak mudah, namun kami yakin dengan pengalaman dan daya saing Pertamina hal ini dapat diwujudkan, dan Pertamina nanti dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan infrastruktur kendaraan listrik," papar Rida Mulyana mengenai pembangunan SPKLU oleh Pertamina, dikutip kantor berita Antara dari pernyataan pers, Jumat (6/8/2021).

Sebagai BUMN yang masih menjalankan bisnis didominasi energi fosil, maka transformasi Pertamina harus dijalankan secara signifikan dan cepat. Komitmen transisi energi juga harus dilakukan secara serius dan melibatkan program yang sangat masif.

Nicke Widyawati menyebutkan bahwa Pertamina juga telah melakukan pengukuran karbon emisi dalam 10 tahun terakhir dan telah dicapai sebesar 29 persen karbon emisi selama 2010-2020. Hal ini akan terus ditingkatkan termasuk di sektor transportasi yang menyumbang 23 persen karbon emisi.

Selain itu, untuk mendukung pemerintah dalam mengembangkan Industri mobil listrik, Pertamina juga bergerak di industri mid-streamnya yaitu pengembangan ekosistem baterai listrik bersama-sama dengan BUMN lain dalam IBC (Indonesian Battery Corporation).

Pertamina juga bekerja sama dengan pihak lain untuk sub-baterai yang diterapkan di beberapa daerah wisata dengan menyewakan kendaraan motor listrik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI