alexametrics

Antisipatif, Petugas Kawal Mobil Swakemudi Toyota e-Palette di Paralimpiade Tokyo 2020

RR Ukirsari Manggalani
Antisipatif, Petugas Kawal Mobil Swakemudi Toyota e-Palette di Paralimpiade Tokyo 2020
Toyota e-Palette memulai debutnya di Tokyo Motor Show 2019 [Toyota.co.jp]

Selain pendampingan staf keselamatan, Toyota e-Palette juga diperkuat kontrol operator.

Suara.com - Pekan lalu, operasional Toyota e-Palette, sarana transportasi swakemudi bagi atlet dan official Paralimpiade Tokyo 2020 dari kampung atlet ke venue pulang pergi dihentikan sementara.

Dikutip kantor berita Antara dari Reuters, salah satu unit Toyota e-Palette menabrak dan melukai seorang atlet Jepang tunanetra Aramitsu Kitazono di sebuah persimpangan.

"Sensor kendaraan mendeteksi penyeberangan pejalan kaki dan mengaktifkan rem otomatis, dan operator juga mengaktifkan rem darurat. Namun, (sebelumnya) kendaraan dan pejalan kaki bersentuhan atau bertabrakan sebelum kendaraan berhenti total," jelas Toyota, yang dikutip pada Selasa (31/8/2021).

Sistem manajemen operasi Toyota e-Palette menggunakan konsep Toyota Production System (TPS), terdiri dari AMMS dan e-TAP  [Toyota.co.jp]
Sistem manajemen operasi Toyota e-Palette menggunakan konsep Toyota Production System (TPS), terdiri dari AMMS dan e-TAP [Toyota.co.jp]

Atlet Aramitsu Kitazono tidak terluka parah karena peristiwa tabrakan itu, namun harus menarik diri dari pertandingan judo Paralimpiade Tokyo 2021 pada Sabtu (28/8/2021) akibat luka memar.

Baca Juga: Menjelang IAA Mobility 2021 di Jerman, Hyundai Luncurkan Taksi Robo Otonom

 Akio Toyoda, orang nomor satu Toyota terjun langsung  menyampaikan permohonan maaf dan berharap peristiwa itu tidak terulang lagi. Pernyataan ini diunggah di kanal YouTube.

Kekinian, Toyota e-Palette telah beroperasi kembali, dengan serangkaian penambahan antisipasi.

Saat penyempurnaan Toyota e-Palette diundang pemain bola basket serta atlet pengguna kursi roda, agar didapat umpan balik yang realistis  [Toyota.co.jp]
Saat penyempurnaan Toyota e-Palette diundang pemain bola basket serta atlet pengguna kursi roda, agar didapat umpan balik yang realistis [Toyota.co.jp]

"Operator menyertakan dua petugas keselamatan untuk mengawasi pejalan kaki," jelas juru bicara Toyota.

Selain itu, suara peringatan diperbesar volumenya, dan di luar kendaraan, para pemandu di perkampungan atlet juga ditingkatkan menjadi 20 orang dari enam petugas.

Sebagai produk masa depan, Toyota e-Palette sudah dipamerkan di Tokyo Motor Show 2019. Di saat yang sama, perusahaan berlogo tiga ellips ini menyatakan mengubah fungsinya dari perusahaan mobil menjadi mobilitas.

Baca Juga: Moeldoko Serahkan Bus MAB: Mobil Listrik Jawaban untuk Perubahan Lingkungan

Desain alat angkut swakemudi atau otonom ini mengandalkan sensor dan desain ruang yang mampu mengakomodasi kebutuhan semua atlet. Mulai yang berpostur tertinggi, sampai penyandang disabilitas dengan kursi roda.

Komentar