alexametrics

Obituari Koes Hendratmo: Filosofi Brand, Menunggang Jip, dan Berpacu Melawan Waktu

RR Ukirsari Manggalani
Obituari Koes Hendratmo: Filosofi Brand, Menunggang Jip, dan Berpacu Melawan Waktu
Koes Hendratmo dan Mercedes-Benz SL [Instagram koeshendratmo902].

Terkenal sebagai presenter legendaris, Koes Hendratmo berbagi soal brand otomotif favorit, jip, sampai kalimat penyemangat.

Suara.com - Koes Hendratmo tutup usia pada hari ini, Selasa (7/9/2021). Beliau terkenal sebagai presenter legendaris pembawa acara kuis terkenal TVRI pada 1988, yang bertajuk "Berpacu dalam Melodi". Sebuah tayangan kesayangan pada masanya, banyak disuka seisi keluarga karena mengajak para pemirsa bernostalgia dengan potongan-potongan nada, serta bersenandung hingga bernyanyi bersama-sama.

Dipetik dari laman media sosial Instagram atas nama koeshendratmo 902, tertulis kalimatnya, "Berpacu Melawan Waktu ... Maju Terus Pantang Mundur!!" seperti dikutip Suara.com.

Kalimat ini menyertai potret unggahannya, saat berada di Bandara Soekarno-Hatta, Banten. Oom Koes, begitu Koes Hendratmo diakrabi, bergaya seolah mendorong Presiden RI Joko Widodo yang tengah mengayuh sepeda.

Berpose bersama foto Presiden RI Joko Widodo [Instagram koeshendratmo902].
Berpose bersama foto Presiden RI Joko Widodo [Instagram koeshendratmo902].

Sosok kelahiran Yogyakarta 9 Februari 1942 yang berprofesi sebagai penyanyi, aktor, dan presenter ini juga lekat dengan dunia otomotif.

Baca Juga: Prosesi Pemakaman Koes Hendratmo Berlangsung Haru

Kilas balik paruh 2000-an, saat Suara.com jumpa dengan Koes Hendratmo, topiknya adalah seputar brand otomotif kesayangan. Sembari mengagumi salah satu penghuni garasi di kediamannya, Jakarta Selatan.

Beliau menyebutkan bahwa Mercedes-Benz G-Class adalah salah satu pilihan jitu. Sejak kecil, kesukaannya adalah mengagumi jip yang dikemudikan tentara. Sementara brand three-pointed star menyuguhkan kenyamanan--biasanya ditemukan di kendaraan model sedan.

Nah, produk Sport Utility Vehicle (SUV) dari brand itu menawarkan hal berbeda. Postur jangkung, sangat kental sentuhan ala jip, namun tetap eksklusif.

Sehingga saat ada kesempatan meminang jip buatan Mercedes-Benz itu, Koes Hendratmo tidak menunggu waktu lagi.

Pusara Penyanyi Koes Hendratmo usai dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Selasa (7/9/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pusara penyanyi dan presenter legendaris Koes Hendratmo usai dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Selasa (7/9/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Kesannya macho, namun kenyamanan tetap dapat, di situlah serunya," ungkap beliau saat itu, sembari menambahkan sebuah brand adalah kepercayaan bagi konsumennya. Bukan sekadar "wah" atau nilai fanatisme, namun mampu memberikan ketenangan dan bukti, dari masa ke masa.

Baca Juga: Senyuman Maut Koes Hendratmo Jadi Inspirasi Tantowi Yahya Bawakan Acara

Kesukaan Koes Hendratmo akan sebuah brand juga tercermin dari unggahannya di laman media sosial Instagram bertanggal 19 Agustus 2019.

Di sana ia menuliskan, "Bersyukur dan bahagia tentunya, masih diberi kepercayaan menghibur para golfers andal yang tergabung dalam Mercedes-Benz SL Club Indonesia untuk kesekian kalinya. Lebih istimewanya lagi, karena kali ini MBSL Club Indonesia juga merayakan hari jadinya ke-12. Semoga jaya dan sukses terus!! Ucapan terima kasih terkhusus saya sampaikan kepada sahabat saya, Pak Santoso Oen."

Koes Hendratmo di kaki Gunung Merapi, bersama jip off-road [Instagram koeshendratmo902].
Koes Hendratmo di kaki Gunung Merapi, bersama jip off-road [Instagram koeshendratmo902].

Dan kembali kepada jip, salah satu model kendaraan yang disukai Koes Hendratmo, juga tampak di salah satu potret unggahannya. Tampak ia berpose bersama satu unit jip warna hitam.

Saat itu, Oom Koes tengah berada di kaki Gunung Merapi, mengikuti trip adventure Lava Tour, menunggang jip Toyota Land Cruiser yang dipreparasi kebutuhan off-road.

"Panas terik, menantang matahari, hari yang indah, one fun day, Land Cruiser, jeep, offroad, Yogya trip, Merapi," demikian tercantum di tagarnya.

Selamat jalan Oom Koes Hendratmo. Berpacu melawan waktu, maju terus pantang mundur akan menjadi kalimat penyemangat yang seru. Terima kasih telah berbagi kebahagiaan setiap kali mendengar kalimat, "Berpacu dalam melodi."

Komentar