alexametrics

Tips Membeli Kendaraan Lewat Lelang Online, Sebaiknya Ajak Mekanik

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Tips Membeli Kendaraan Lewat Lelang Online, Sebaiknya Ajak Mekanik
Seorang mekanik tengah memeriksa sasis mobil. Sebagai ilustrasi [Shutterstock]

"Berburu" mobil second hand via balai lelang sangat bisa dilakukan. Namun tak perlu terburu-buru. Periksa terlebih dahulu secara langsung bersama ahlinya. Yaitu mekanik.

Suara.com - Mendapatkan mobil second hand atau tangan kedua bisa lewat beberapa cara. Antara lain, mengunjungi situs jual beli mobil bekas atau mobkas. Dan tidak kalah menarik adalah mencarinya di balai lelang.

Yup, lelang kendaraan saat ini sudah menjadi salah satu pilihan masyarakat yang ingin membeli kendaraan.

Namun, seperti halnya mendapatkan mobkas via platform lainnya, calon pembeli harus benar-benar teliti sebelum memutuskan untuk meminang kendaraan pilihannya. Pasalnya, kendaraan yang ditawarkan lewat balai lelang biasanya dijual dalam kondisi apa adanya. Atau tidak mengalami rekondisi sehingga lebih nyaman digunakan.

Division Head PT Balai Lelang SUN, Remi Trianto berbagi beberapa tips sebelum membeli kendaraan lewat lelang online.

Baca Juga: Seru, Ikut Lelang Kendaraan Sekarang Cukup Pakai Smartphone

 PT Balai Lelang SUN menyediakan digital platform untuk melelang kendaraan roda empat [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].
PT Balai Lelang SUN menyediakan digital platform untuk melelang kendaraan roda empat [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Menurut Remi Trianto, walaupun bisa dilakukan secara online, sebaiknya calon pembeli datang langsung untuk melihat fisik kendaraan lelang, baik dari segi interior maupun eksterior.

"Jadi bisa diperhitungkan estimasi biaya perbaikan. Atau melihat pajak yang mesti dibayarkan. Karena biasanya barang lelang belum tentu pajak kendaraannya hidup," jelasnya di Jakarta, Selasa (14/9/2021).

Remi Trianto lantas mencontohkan balai lelang memberikan daftar Toyota Avanza 2013 tipe G. Biasanya akan diberitahukan kondisi fisik kendaraan. Apakah kondisi mobil masuk kelas A, B, atau C.

"Silakan cek kondisi pajaknya di Samsat online. Dari sana akan diketahui data: kendaraan itu mati pajaknya berapa tahun. Jadi calon pembeli bisa menghitung sendiri estimasinya, dan bisa membandingkan apakah sesuai dengan harga pasar atau di atas harga pasar," jelasnya.

Langkah berikutnya adalah mendatangi lokasi di mana kendaraan lelang berada untuk melakukan pengecekan.

Baca Juga: Permintaan Mobil Bekas Diprediksi Meningkat Akibat Krisis Chip untuk Mobil Baru

"Sebaiknya membawa mekanik," sambung Remi Trianto.

Terakhir, proses balai lelang untuk sampai di tangan pembeli tidak terlalu lama. Jika sudah ada pemberitahuan pemenang dan sudah melakukan deposit, calon pembeli tinggal melakukan pelunasan.

"Jadi hari itu juga mobil sebenarnya bisa diambil. Dari proses uang ke vendor itu maksimal tiga hari," tutup Remi Trianto.