alexametrics

Pemungkas Tahun, Jeep Grand Cherokee 4xe Siap Masuk Pasar Otomotif Global

RR Ukirsari Manggalani
Pemungkas Tahun, Jeep Grand Cherokee 4xe Siap Masuk Pasar Otomotif Global
Jeep Grand Cherokee 4xe yang ditenagai mesin bensin dan motor listrik, sebagai SUV bertenaga listrik pertama Jeep. (ANTARA/Jeep)

Produk hybrid yang dipadankan teknologi inovatif agar pengguna semakin nyaman mengaspal dengan mobil listrik.

Suara.com - Sebagai aliansi berbagai brand otomotif Amerika dan Eropa, Stellantis terus menyusun strategi menuju era elektrifikasi. Salah satu andalannya untuk pasar global adalah Jeep Grand Cherokee 4xe.

Dikutip kantor berita Antara dari pernyataan resmi pada Kamis (7/10/2021), Jeep Grand Cherokee 4xe dibekali powertrain kombinasi mesin bensin dan motor listrik. Rencananya akan tampil di pasar global di pemungkas tahun ini.

Produk Jeep Grand Cherokee 4xe adalah SUV bertenaga listrik pertama yang diluncurkan bersama Jeep Cherokee Trailhawk baru, bertepatan di ulang tahun Jeep ke-80.

Jeep Grand Cherokee. (Shutterstock)
Jeep Grand Cherokee edisi bensin. Sebagai ilustrasi (Shutterstock)

Jeep Grand Cherokee generasi kelima ini dikembangkan berdasarkan warisan Jeep, menghadirkan arsitektur serba baru, powertrain hybrid plug-in baru, serta desain eksterior dan interior baru.

Baca Juga: General Motors Kembangkan REE untuk Pembuatan Mobil Listrik

"Jeep Grand Cherokee adalah unggulan kami di pasar global, dan akan memimpin merek Jeep ke era baru penyempurnaan premium, teknologi inovatif, kemampuan 4x4 canggih, dan elektrifikasi," jelas Christian Meunier, Chief Executive Officer Jeep Brand, dalam pernyataan resmi, dikutip Jumat (8/10/2021).

Dengan teknologi 4xe atau Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), jangkauan listrik tanpa bantuan mesin konvensional mencapai 40 km, perkiraan setara 4,1L per 100 km (Le/100 km/setara 57 mil per galon, MPGe) dan jarak tempuh mesin gabungan lebih dari 708 km. Sementara secara keseluruhan dalam sistem 4xe menghasilkan tenaga 375 dk an torsi 470 lb.-ft.

Mesin I-4 2.0L turbocharged yang hemat bahan bakar adalah bagian dari keluarga Global Medium Engine Stellantis. Mesin injeksi langsung berteknologi tinggi menggunakan turbocharger twin-scroll, inersia rendah yang dipasang langsung ke kepala silinder.

Efisiensi ditingkatkan melalui penggunaan power steering elektrik dan kompresor AC yang digerakkan secara elektrik, menghilangkan beban dari mesin.

Jeep menyematkan teknologi Uconnect 5 dengan layar penumpang depan segmen pertama, sistem hiburan jok belakang yang canggih, Active Driving Assist, juga mode mengemudi bisa dikontrol dari sebelah kiri roda kemudi.

Baca Juga: Nissan Ungkap Alasan Mengapa Harga Mobil Listriknya Masih Tinggi

Komentar