Tips Ampuh Kenali Mobil Bekas Banjir, Wajib Tahu Nih!

Yasinta Rahmawati, Gagah Radhitya Widiaseno

Kamis, 25 November 2021 | 10:30 WIB
Tips Ampuh Kenali Mobil Bekas Banjir, Wajib Tahu Nih!
Ilustrasi mobil dipakai menerjang banjir di Kota Surabaya [Foto: Beritajatim]

Suara.com - Intensitas hujan tinggi yang terjadi di wilayah Indonesia membuat pemilik mobil was-was. Bukan karena takut dengan air hujan, tetapi genangan air yang timbul akibat hujan.

Genangan air yang tinggi membuat pemobil harus ekstra hati-hati karena bisa merusak mobil ke depannya.

Biasanya jika mobil mengalami masalah akibat genangan air yang tinggi tersebut, mereka akan membawa ke bengkel.

Biaya untuk perbaikannya pun tak cukup murah loh. Beberapa dari mereka kadang menjual mobil tersebut di beberapa tempat baik offline maupun online.

Nah bagi pembeli, sebaiknya wajib tahu jika ingin membeli mobil bekas. Jika kena apes, malah mendapatkan mobil bekas kena banjir.

Sebuah mobil terendam banjir di halaman rumah penduduk di Tanjung Puri, Sintang, Kalimantan Barat, Minggu (14/11/2021). ANTARA FOTO/Jane Elisabeth Wuysang
Sebuah mobil terendam banjir di halaman rumah penduduk di Tanjung Puri, Sintang, Kalimantan Barat, Minggu (14/11/2021). ANTARA FOTO/Jane Elisabeth Wuysang

Sedikit pengetahuan nih buat yang hendak membeli mobil bekas agar bisa mendeteksi apakah sebuah mobil memang benar-benar bebas banjir atau tidak.

Dilansir dari Autocar India, ada beberapa tips ampuh melihat mobil yang bebas banjir atau tidak.

Berikut beberap tips mendeteksi mobil yang terbebas dari banjir.

1. Berkarat

baca juga

Pertama adalah memeriksa bagian yang berkarat. Mobil pada umumnya memang mengalami karat setelah beberapa waktu. Namun mobil bekas banjir akan mendapatkan karat di bagian yang tidak umum.

Sebagai contoh adalah celah di antara kap mesin dan bodi atau bagian bodi atas, seperti panel besi di dalam kabin, mur-mur di sekitar kursi, ataupun railing jok. Bahkan sekrup yang kurang kencang bisa menjadi penanda karpet interior pernah dilepas untuk dikeringkan, karena terendam air.

2. Air tergenang

Kedua adalah periksa tanda air yang menggenangi. Hal ini kerap ditemukan di bagain lampu-lampu mobil. Jika kendaraan itu pernah melintasi banjir cukup tinggi, lampu depan maupun belakang biasanya terisi air.

Ada juga bagian yang jarang atau susah dibersihkan sebaiknya diperiksa, di antaranya tempat ban cadangan, lantai bagasi, dan bagian belakang dasbor. Jika mobil pernah kebanjiran, bagian-bagian tersebut biasanya meninggalkan bekas kotoran dari banjir.

Selain itu, kondisi jok juga bisa menjadi penanda apakah mobil memang "bebas banjir". Pasalnya warna jok memudar atau memiliki bekas menunjukkan seberapa tinggi genangan air yang masuk ke dalam kabin.

3. Ada bau lembap

Selanjutnya adalah memeriksa akan bau lembap atau menyengat. Mobil terkena banjir, terutama yang sudah tergenang air cukup lama, sering menimbulkan bau lembap atau menyengat di bagian kabinnya.

Hal ini disebabkan oleh air kotor yang terserap oleh karpet mobil atau bahkan jok mobil. Perlu juga diwaspadai jika sebuah mobil tercium semerbak akibat penggunaan pengharum ruangan. Bisa jadi parfum tersebut digunakan untuk menutupi bau bekas banjir.

4. Lubang pembuangan air

Keempat adalah mengecek lubang pembuangan air. Mobil pada umumnya memiliki drain plug di bagian lantai atau pintu, untuk membuang air yang tergenang.

Apabila komponen tersebut terlihat baru saja dilepas atau hilang, kemungkinan besar hal itu dilakukan untuk mengeluarkan air yang tergenang di dalamnya.

5. Periksa kelistrikan mobil

Kelistrikan mobil sangat penting untuk diperiksa. Jika sebuah mobil belum pernah tergenang banjir, maka peranti elektrik mobil, seperti head unit, lampu luar dan dalam, serta warning lights di dasbor berfungsi dengan normal.

Selain kelistrikan mobil, tempat wiring juga perlu diperiksa. Pasalnya bahan plastik itu akan terlihat kering dan bisa mengalami retak setelah terendam air.

6. Peranti sulit dioperasikan

Hal-hal lain yang juga bisa menjadi penanda mobil pernah tergenang air cukup lama adalah sabuk pengaman yang cukup susah untuk digunakan, operasional rem tangan dan lingkar kemudi yang kurang halus, serta feeling kopling kurang enak digunakan.

Peristiwa di atas disebabkan oleh air yang masuk dan dalam kondisi kotor. Artinya kotoran tersebut akan menempel di beberapa bagian mobil, membuat proses pengoperasian kurang optimal. 

7. Mekanik berpengalaman

Terakhir adalah meminta mekanik berpengalaman untuk memeriksa sebuah mobil. Meski tanda-tanda di atas dapat mengindikasikan mobil pernah terendam air, mekanik profesional bisa mengecek lebih mendalam tentang kondisi mobil tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenalkan EQS 450+, Mercedes-Benz Korea Tambahkan Deretan Mobil Listrik Produksinya

Kenalkan EQS 450+, Mercedes-Benz Korea Tambahkan Deretan Mobil Listrik Produksinya

Otomotif | Kamis, 25 November 2021 | 09:18 WIB

Mobil Pejabat PNS Terseret Arus saat Terobos Banjir, Pasutri Ditemukan Tewas

Mobil Pejabat PNS Terseret Arus saat Terobos Banjir, Pasutri Ditemukan Tewas

Lampung | Kamis, 25 November 2021 | 07:56 WIB

Toyota Rush Terbalik di Tol Lampung Ruas Lematang, 3 Penumpang Luka-luka

Toyota Rush Terbalik di Tol Lampung Ruas Lematang, 3 Penumpang Luka-luka

Lampung | Kamis, 25 November 2021 | 07:40 WIB

Terkini

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 07:48 WIB

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:43 WIB

5 Perbedaan Masker Peel Off dan Wash Off untuk Wajah yang Perlu Diketahui

5 Perbedaan Masker Peel Off dan Wash Off untuk Wajah yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 07:40 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah: 40 Wilayah Malaysia Berstatus Tidak Sehat

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah: 40 Wilayah Malaysia Berstatus Tidak Sehat

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:30 WIB

Jenazah Tim Medis KMP Virgo 8 Akhirnya Dipulangkan ke Madura

Jenazah Tim Medis KMP Virgo 8 Akhirnya Dipulangkan ke Madura

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 07:26 WIB

Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi yang Ditarik Pemerintah, Cek Sebelum Beli

Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi yang Ditarik Pemerintah, Cek Sebelum Beli

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Ini Penyebab Pinjol Ilegal Terus Bermunculan

Ini Penyebab Pinjol Ilegal Terus Bermunculan

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Bikin Malu! WNI Ini Jadi Orang Pertama Dipenjara di Malaysia karena Buang Puntung Rokok

Bikin Malu! WNI Ini Jadi Orang Pertama Dipenjara di Malaysia karena Buang Puntung Rokok

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Dana Rp100 Miliar Mengucur, 50 Km Jalan Lampung Selatan Siap Mulus Total

Dana Rp100 Miliar Mengucur, 50 Km Jalan Lampung Selatan Siap Mulus Total

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 07:16 WIB

Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia

Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 07:10 WIB

×