Bikin Penasaran, Begini Cara Kerja Speedometer Analog dan Digital

Cesar Uji Tawakal

Minggu, 26 Desember 2021 | 15:30 WIB
Bikin Penasaran, Begini Cara Kerja Speedometer Analog dan Digital
Tampilan spidometer Honda Super Cub 110 facelift (AP Honda)

Suara.com - Speedometer jadi salah satu komponen penting dalam kendaraan bermotor, karena menjadi sumber informasi berapa kecepatan kendaraan bermotor saat melaju. Tentu saja, cara kerja spedomenter cukup menarik untuk dikulik.

Seperti yang kita semua tahun, kini terdapat dua jenis speedometer berbeda. Pertama adalah jenis analog, yang sudah digunakan sejak lama. Dan yang kedua adalah jenis digital, yang dianggap lebih modern dan kekinian.

Dua speedometer ini memiliki cara kerja yang berbeda. Anda bisa temukan penjelasan singkatnya di bawah ini.

Odometer, tachometer, dan speedometer sebuah motor. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Odometer, tachometer, dan speedometer sebuah motor. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Cara Kerja Speedometer Analog

Cara kerja speedometer jenis ini adalah dengan menggunakan roda bergigi. Roda ini kemudian dihubungkan ke poros roda yang sudah dilengkapi dengan jarum sebagai penunjuk kecepatan pada bagian dashboard untuk menunjukkan kecepatan dari 0 hingga kecepatan sekarang.

speedometer analog ini menggunakan kabel dengan kawat baca yang disematkan di bagiannya, sehingga dapat memberitahukan secara cukup tepat kecepatan Anda. Kelebihan utama yang dimiliki tentu servisnya yang mudah dan harga perawatan tidak terlalu mahal.

Speedometer Digital

Di sisi lain, speedometer digital menggunakan prinsip kerja pemanfaatan pulsa magnetik dan pulser pada bagian roda atau sistem giginya. Putaran roda depan akan melalui sistem gir yang kemudian memutar kawat kopel di mobil, lalui kawat speedometer memutar roda berlubang, kemudian lubang akan melalui optokopler dan memberikan sinyal untuk dibaca.

Kelebihan utama dari speedometer digital ini adalah mampu memberikan gambaran kecepatan sangat presisi hingga beberapa angka di belakang koma pada tipe kendaraan tertentu. Namun, perawatannya harus benar-benar maksimal agar fungsinya bisa optimal.

baca juga

Lalu Mana yang Lebih Baik

Tentu jawabannya sangat normatif, tergantung kebutuhan yang Anda miliki dan kendaraan yang diperlukan. Pada kendaraan lawas atau model lama, speedometer analog lebih dimanfaatkan karena menurunkan biaya produksi.

Disisi lain ketika akurasi kecepatan lebih diandalkan, maka spedomoter digital lebih dipilih. Selain itu juga tampilannya lebih futuristik, ketika dikombinasikan dengan cahaya dari lampu LED yang disematkan.

Itu tadi, sedikit pembahasan mengenai cara kerja speedometer. Semoga bisa jadi artikel yang bermanfaat dan berguna. Selamat menjalankan aktivitas Anda.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Percepat Layanan Secara Digital, Denpasar Luncurkan Aplikasi Bayar Pajak "Pagi Denpasar"

Percepat Layanan Secara Digital, Denpasar Luncurkan Aplikasi Bayar Pajak "Pagi Denpasar"

Bali | Sabtu, 25 Desember 2021 | 12:20 WIB

Cara Dapat Uang dari Aplikasi Bank Jago, Semudah Kirim Pesan

Cara Dapat Uang dari Aplikasi Bank Jago, Semudah Kirim Pesan

Bisnis | Jum'at, 24 Desember 2021 | 18:19 WIB

Teknologi Digital untuk Pendidikan

Teknologi Digital untuk Pendidikan

Press Release | Jum'at, 24 Desember 2021 | 16:58 WIB

Terkini

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

×