facebook

Honda Belum Ada Rencana Perbarui Mobilio

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Honda Belum Ada Rencana Perbarui Mobilio
New Honda Mobilio. Sebagai ilustrasi [Suara.com/ Manuel Jeghesta Nainggolan].

Ini jawaban Honda tentang keberadaan Honda Mobilio di Tanah Air.

Suara.com - PT Honda Prospect Motor (HPM) belum memberikan pernyataan terhadap nasib Honda Mobilio di Indonesia.

Produk ini tidak mendapat penyegaran, sementara pihak produsen juga belum memiliki rencana terhadap model yang bertarung di segmen Low Multi-Purpose Vehicle (LMPV) ini.

"Bagaimana pasarnya kami akan pelajari. Mobilio kapan diperbarui kita belum bisa bicara," ujar Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM, baru-baru ini.

Namun demikian, Yusak Billy menegaskan bahwa sampai saat ini pihaknya masih tetap memasarkan Honda Mobilio.

Baca Juga: November 2021 Penjualan Honda Meningkat, Mobil Label PPnBM Jadi Buruan Konsumen

"Yang jelas kami masih jual Mobilio. Jadi nanti akan ada strategi lagi," katanya.

PT HPM menyerahkan 55 unit All-New Honda BR-V kepada konsumen di Jakarta, Sabtu (8/1/2022). [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]
PT HPM menyerahkan 55 unit All-New Honda BR-V kepada konsumen di Jakarta, Sabtu (8/1/2022). [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]

Sebelumnya, Yusak Billy menyatakan bila Honda saat ini fokus ke segmen mobil Low Sport Utility Vehicle (LSUV) seiring terus meningkatnya pasar kendaraan tujuh penumpang itu.

"Kenapa kami sekarang fokus ke tujuh penumpang, ke segmen LSUV? Itu karena kami pelajari pasar LSUV itu naik terus," ungkap Yusak Billy.

Ia mengatakan saat ini pangsa pasar LSUV berada di kisaran 14 hingga 15 persen. Angka ini mendekati pangsa pasar segmen Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) di kisaran 17 persen.

Oleh karena itu, PT HPM saat ini terus berupaya menghadirkan mobil segmen LSUV yang sesuai dengan karakter masyarakat Indonesia. Salah satu wujudnya adalah meluncurkan All-New Honda BR-V.

Baca Juga: Wacana PPnBM DTP Akan Diperpanjang dan Permanen, Honda Berpandangan Begini

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar