Cara Unik Bikin Jera Pemobil yang Mabuk saat Berkendara, Dihukum Bersihkan Kamar Mayat

Yasinta Rahmawati, Gagah Radhitya Widiaseno

Minggu, 23 Januari 2022 | 17:33 WIB
Cara Unik Bikin Jera Pemobil yang Mabuk saat Berkendara, Dihukum Bersihkan Kamar Mayat
Ilustrasi lelaki menyetir saat mabuk. [Shutterstock]

Suara.com - Ketika berkendara di jalan, pemobil sebaiknya dalam kondisi sadar dan tidak mabuk. Hal ini guna mencegah agar tidak terjadi kecelakaan di jalan.

Tetapi beberapa kasus masih ditemukan di mana pemobil berkendara dalam keadaan mabuk.

Hal ini pun membuat pihak kepolisian setempat harus menerapkan kebijakan berupa hukuman kepada para pemobil yang berkendara dalam keadaan mabuk.

Pada umumnya, hukuman bisa berupa kurungan serta denda yang dibayar tunai. Namun hal tersebut tak berlaku di sebuah kota di negara Taiwan.

Pihak berwenang di Kota Kaohsiung, Taiwan memiliki cara unik untuk membuat efek jera para pemobil yang membawa kendaraan dalam kondisi mabuk.

Pemobil yang terciduk membawa mobil dalam keadaan mabuk akan dihukum untuk membersihkan kamar mayat sendirian.

Pemobil yang tertangkap mengemudikan mobil dalam keadaan mabuk dihukum bersihkan kamar mayat (Odditycentral)
Pemobil yang tertangkap mengemudikan mobil dalam keadaan mabuk dihukum bersihkan kamar mayat (Odditycentral)

Hal ini didasari karena pada bulan lalu terjadi kecelakaan hebat di Kota Kaohsiung dimana menewaskan satu orang keluarga dan tiga lainya mengalami luka-luka.

Alhasil pihak berwenang pun menerapkan kebijakan yang cukup unik.

Terdapat 11 pemobil mabuk pergi ke Kantor Manajemen Pemakaman Kota Kaohsiung untuk menerima hukuman mereka dan menghabiskan berjam-jam membersihkan kamar mayat, unit pendingin, dan krematorium.

baca juga

"Saya menyeka pintu lemari es dan menyadari bahwa mungkin ada mayat manusia di dalamnya," kata salah satu orang yang mengemudi dalam keadaan mabuk, dilansir dari Oddity entral.

"Saya tidak pernah dekat dengan kematian, dan itu terasa mengganggu. Saya benar-benar harus berhati-hati saat mengemudi di masa depan, dan saya tidak boleh minum dan mengemudi di jalan," tambahnya.

Sekretaris Urusan Sipil Yan Qingzhi mengatakan bahwa pemerintah kota secara ketat menerapkan langkah-langkah hukuman yang tak pandang bulu.

Pihak berwenang berharap melalui penerapan layanan dan pengalaman tenaga kerja seperti membersihkan rumah duka, penduduk setempat akan waspada terhadap diri mereka sendiri, menghormati kehidupan orang lain, menghentikan mengemudi dalam keadaan mabuk, serta meningkatkan keselamatan di jalan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awalnya Berlagak Gangster Berakhir Ngenes, Pemotor Dikeroyok Pemobil di Jalan Gara-gara Pecahkan Kaca Mobil

Awalnya Berlagak Gangster Berakhir Ngenes, Pemotor Dikeroyok Pemobil di Jalan Gara-gara Pecahkan Kaca Mobil

Otomotif | Minggu, 23 Januari 2022 | 16:11 WIB

Viral Emak-Emak Larang Pemobil Parkir di Parkiran Mall, Alasan Mau Dipakai Buat Parkir Temannya

Viral Emak-Emak Larang Pemobil Parkir di Parkiran Mall, Alasan Mau Dipakai Buat Parkir Temannya

Otomotif | Kamis, 20 Januari 2022 | 12:55 WIB

Polisi Buru Pria Bertelanjang Dada dan Bertato yang Videonya Viral Ajak Duel Aparat

Polisi Buru Pria Bertelanjang Dada dan Bertato yang Videonya Viral Ajak Duel Aparat

Malang | Rabu, 19 Januari 2022 | 09:59 WIB

Terkini

Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol

Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:25 WIB

BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik

BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:15 WIB

Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional

Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:55 WIB

Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali

Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:18 WIB

Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07

Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:50 WIB

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:57 WIB

Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium

Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:52 WIB

Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros

Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:12 WIB

Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat

Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:35 WIB

Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta

Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:24 WIB

×