facebook

Biar Makin Paham, Ini Perbedaan Stroke Up dan Bore Up

Cesar Uji Tawakal
Biar Makin Paham, Ini Perbedaan Stroke Up dan Bore Up
Ilustrasi mesin motor. (Pexels/Kevin Bidwell)

Sudah tahu perbedaan stroke up dan bore up? Anda bisa lihat di sini untuk penjelasannya!

Suara.com - Melakukan modifikasi mesin motor jadi salah satu hal yang digemari pengguna motor saat ini. Tak hanya demi mengikuti tren, namun modifikasi yang dilakukan juga memang dapat meningkatkan performa. Secara mendasar, mari cari tahu lebih jauh terkait modifikasi paling populer, stroke up dan bore up, terkait perbedaan keduanya.

Perbedaan stroke up dan bore up sendiri sebenarnya cukup jelas. Meski keduanya sama-sama dimaksudkan untuk menambah dan memperbesar kapasitas mesin, namun secara praktis ada perbedaan diantara dua hal ini.

Perbedaan Stroke Up dan Bore Up

Ilustrasi mesin motor. (pixabay.com)
Ilustrasi mesin motor. (pixabay.com)

Perbedaannya stroke up dan bore up sendiri, dalam modifikasi mesin motor, adalah pada bagian yang dimodifikasi. Stroke up dilakukan dengan memperpanjang langkah piston dengan cara memindah posisi pin kruk as ke posisi luar. Nantinya, hasil dari stroke up sendiri cenderung meningkatkan akselerasi atau torsi motor.

Baca Juga: Jadi Salah Satu Istilah Populer di Kalangan Anak Komunitas Motor, Apa Makna Kopdar? Simak di Sini

Berbeda dengan bore up, yakni melakukan modifikasi pada silinder yang digunakan. Penggantian piston ke ukuran lebih besar akan secara langsung menambah kapasitas mesin, sehingga tenaga dari motor juga akan meningkat secara signifikan.

Namun demikian harus dipahami benar bahwa bore up tidak kemudian bisa dilakukan instan dengan mengganti ukuran piston saja ke ukuran paling besar, karena hal ini justru akan membuat mesin menjadi malfungsi.

Harus Dilakukan Bersamaan

Ketika melakukan bore up, maka modifikasi juga harus dilakukan pada bagian langkah piston. Mengapa? Tujuannya agar mesin tetap bisa seimbang dan bekerja dengan optimal, pada modifikasi yang diinginkan.

Ingat, modifikasi bersifat untuk mengubah satu atau beberapa bagian, namun tetap mempertahankan kinerja dan sistem utama. Jadi ketika ukuran pistonnya diperbesar, maka ada bagian lain yang juga harus dimodifikasi agar mesin bisa tetap bekerja.

Baca Juga: Curhat Pria Ditolak Beli Yamaha Fazzio karena Bayar Cash, Sales Malah Sarankan Kredit

Ketika melakukan stroke up juga serupa, harus dilakukan bore up. Tujuannya agar dapat mengurangi gaya gesek antara piston dengan dinding silinder, sehingga mesin tidak lekas panas atau mengalami overheat.

Melakukan modifikasi mesin motor memang selalu seru untuk dibahas, karena selalu bersifat subjektif dan unik. Memahami perbedaan stroke up dan bore up bisa jadi bekal yang berguna untuk Anda dalam modifikasi mesin ini. Semoga bermanfaat, dan selamat beraktivitas kembali.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Komentar