BYD Siap Guncang Dunia Balap, Formula 1 dan WEC Jadi Target Utama?

Cesar Uji Tawakal

Kamis, 12 Maret 2026 | 14:45 WIB
BYD Siap Guncang Dunia Balap, Formula 1 dan WEC Jadi Target Utama?
Ilustrasi Logo BYD. (Ist)
baca 10 detik
  • Perusahaan teknologi China, BYD, sedang mempertimbangkan memasuki balap internasional seperti Formula 1 dan WEC untuk memperkuat citra globalnya.
  • Formula 1 sangat menarik karena regulasi 2026 akan mengandalkan 50 persen tenaga listrik, sesuai dengan keahlian teknologi baterai BYD.
  • Keputusan ini memerlukan investasi besar dan persiapan teknis bertahun-tahun, namun didukung pernyataan positif dari Presiden FIA.

Suara.com - Nama BYD selama ini identik dengan mobil listrik dan baterai. Namun kabar terbaru menyebutkan perusahaan asal China itu sedang mempertimbangkan langkah besar: masuk ke dunia balap internasional, termasuk Formula 1 dan World Endurance Championship.

Menurut laporan Autobuzz, rencana ini bertujuan memperkuat citra global BYD, bukan sekadar sebagai produsen EV, tapi juga sebagai pemain serius di motorsport.

Mengapa Formula 1 Jadi Target?

Formula 1 sudah lebih dari satu dekade menggunakan mesin hybrid, dan regulasi 2026 akan semakin menekankan peran tenaga listrik.

Bahkan ada fitur baru berupa boost mode, di mana pengemudi bisa mengatur sendiri kapan energi listrik dikeluarkan. Dengan aturan ini, mobil F1 akan mengandalkan sekitar 50 persen tenaga listrik.

Bagi BYD, yang berawal dari produsen baterai dan kini sukses di pasar EV, masuk ke F1 bisa jadi cara tepat untuk menunjukkan keunggulan teknologi mereka.

Motorsport memang sering dipakai brand otomotif untuk meningkatkan daya tarik global, dan BYD tampaknya ingin mengikuti jejak itu.

Tantangan Biaya dan Persiapan

Formula 1 (X/F1)
Formula 1 (X/F1)

Meski terdengar menarik, masuk ke F1 bukan perkara mudah. Biaya untuk mengembangkan dan menjalankan tim kompetitif bisa mencapai USD500 juta per musim, atau sekitar Rp8,4 triliun.

baca juga

Selain dana besar, BYD juga butuh waktu bertahun-tahun untuk persiapan teknis dan negosiasi dengan pihak terkait.

Belum ada keputusan final, dan BYD bisa saja memilih tidak masuk ke balap manapun. Namun dukungan dari FIA, badan pengatur F1, cukup jelas.

Presiden FIA, Mohammed Ben Sulayem, pernah menyebut bahwa kehadiran pabrikan asal China akan menjadi langkah logis berikutnya setelah Cadillac bergabung.

Modal Teknologi BYD

BYD bukan pemain baru dalam teknologi listrik. Selain mobil penumpang, mereka juga merambah ke segmen hypercar dengan Yangwang U9.

Mobil ini bahkan mencatat kecepatan puncak 496 km/jam dan waktu lap di Nordschleife di bawah 7 menit, menjadikannya salah satu EV tercepat yang pernah diuji.

Dengan portofolio seperti itu, BYD punya modal kuat untuk membawa teknologi EV ke arena balap. Jika benar-benar masuk ke F1, bukan tidak mungkin mereka menghadirkan mobil dengan performa unik yang menggabungkan efisiensi listrik dan kecepatan ekstrem.

Dampak ke Industri Global

Langkah BYD ke motorsport bisa mengubah persepsi dunia terhadap pabrikan asal China. Selama ini, brand Eropa dan Jepang mendominasi citra balap internasional.

Jika BYD masuk, mereka bukan hanya menantang Toyota, VW, atau Mercedes di pasar mobil listrik, tapi juga di panggung motorsport paling bergengsi.

Bagi konsumen, kehadiran BYD di F1 bisa jadi bukti nyata bahwa teknologi EV mereka bukan sekadar murah dan massal, tapi juga mampu bersaing di level tertinggi.

Dunia balap mungkin akan segera menyaksikan era baru di mana mobil listrik buatan China ikut menentukan arah masa depan Formula 1.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tips Mudik Lebaran 2026 Tetap Nyaman Pakai Mobil Listrik Changan Lumin

Tips Mudik Lebaran 2026 Tetap Nyaman Pakai Mobil Listrik Changan Lumin

Otomotif | Kamis, 12 Maret 2026 | 13:45 WIB

Rekomendasi Mobil Listrik untuk Mudik Lebaran 2026, Punya Jarak Tempuh Jauh

Rekomendasi Mobil Listrik untuk Mudik Lebaran 2026, Punya Jarak Tempuh Jauh

Otomotif | Rabu, 11 Maret 2026 | 12:42 WIB

Lokasi SPKLU Jalur Mudik Trans Jawa 2026, Pengguna Mobil Listrik Wajib Tahu

Lokasi SPKLU Jalur Mudik Trans Jawa 2026, Pengguna Mobil Listrik Wajib Tahu

Otomotif | Selasa, 10 Maret 2026 | 16:54 WIB

BYD Boyong Denza Z9 GT ke Indonesia Namun Harga Diprediksi Melambung Tinggi

BYD Boyong Denza Z9 GT ke Indonesia Namun Harga Diprediksi Melambung Tinggi

Otomotif | Selasa, 10 Maret 2026 | 15:15 WIB

Terkini

Bintangi Film 'Urang Bunian', Dimas Aditya 'Tersesat' di Hutan Sumatra

Bintangi Film 'Urang Bunian', Dimas Aditya 'Tersesat' di Hutan Sumatra

Entertainment | Jum'at, 11 September 2026 | 13:14 WIB

KPAI Minta Kepemilikan Dapur MBG Diaudit, Hubungan dengan Pejabat Perlu Ditelusuri

KPAI Minta Kepemilikan Dapur MBG Diaudit, Hubungan dengan Pejabat Perlu Ditelusuri

News | Jum'at, 11 September 2026 | 13:14 WIB

Mengenal Honda Giorno+ si Penantang Vespa Harga 20 Jutaan, 1 Liter Jalan 47 Kilometer

Mengenal Honda Giorno+ si Penantang Vespa Harga 20 Jutaan, 1 Liter Jalan 47 Kilometer

Otomotif | Jum'at, 11 September 2026 | 13:12 WIB

KPAI Wanti-wanti Konflik Kepentingan di Kasus MBG: Jangan Ada 'Orang Kuat' yang Kebal Hukum

KPAI Wanti-wanti Konflik Kepentingan di Kasus MBG: Jangan Ada 'Orang Kuat' yang Kebal Hukum

News | Jum'at, 11 September 2026 | 13:12 WIB

Bunyi Hukum Kekekalan Energi dan Contoh Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Bunyi Hukum Kekekalan Energi dan Contoh Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Jum'at, 11 September 2026 | 13:10 WIB

Toyota Garap Strategi Baru Kejar Laba di Luar Penjualan Mobil

Toyota Garap Strategi Baru Kejar Laba di Luar Penjualan Mobil

Otomotif | Jum'at, 11 September 2026 | 13:05 WIB

Houthi Rebut Pelabuhan Strategis Mocha Hingga Kuasai Jalur Selat Bab el-Mandeb

Houthi Rebut Pelabuhan Strategis Mocha Hingga Kuasai Jalur Selat Bab el-Mandeb

News | Jum'at, 11 September 2026 | 13:02 WIB

4 Setrika Uap Watt Paling Rendah, Pilihan Hemat Listrik untuk Rumah dan Traveling

4 Setrika Uap Watt Paling Rendah, Pilihan Hemat Listrik untuk Rumah dan Traveling

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 13:01 WIB

Membaca Relationshit: Setiap Hubungan Punya Cerita dan Pelajarannya Sendiri

Membaca Relationshit: Setiap Hubungan Punya Cerita dan Pelajarannya Sendiri

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 13:00 WIB

Pemulihan Anak Korban Dugaan Keracunan MBG Tak Boleh Berhenti di Rumah Sakit

Pemulihan Anak Korban Dugaan Keracunan MBG Tak Boleh Berhenti di Rumah Sakit

News | Jum'at, 11 September 2026 | 12:59 WIB

×