Hyundai Belum Berpikir Lanjutkan Produksi di Pabrik Saint Petersburg, Rusia

Senin, 07 Maret 2022 | 22:31 WIB
Hyundai Belum Berpikir Lanjutkan Produksi di Pabrik Saint Petersburg, Rusia
Hyundai Solaris, model Hyundai paling populer di Rusia [hyundai.com].

Suara.com - Hyundai Motor Company mengatakan bahwa pihaknya belum memutuskan kapan akan melanjutkan operasi pabrik perakitannya di Saint Petersburg, Rusia. Kota yang menjadi ibu kota Kerajaan Rusia selama dua abad (1712-1918) sampai pemerintahan Tsar Nicholas II dari dinasti Romanov berakhir oleh Revolusi Bolshevik dan menjadi Uni Soviet dengan Moskow sebagai ibu kota.

Perusahaan otomotif asal Korea Selatan itu menyatakan sulitnya pasokan komoponen masih menjadi kendala tersendiri untuk membuat pabrik kembali beroperasi.

Kemeriahan The Scarlet Sails saat berlangsung midnight sun [Shutterstock].
Suasana Kota Saint Petersburg  saat berlangsung midnight sun atau matahari tengah malam. Sebagai ilustrasi kota [Shutterstock].

"Hyundai Motor Company sangat prihatin dengan situasi di Ukraina. Kami dapat memberikan konfirmasi bahwa operasi Hyundai Motor Manufacturing Russia (HMMR) ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut karena masalah logistik global yang sedang berlangsung dengan pengiriman komponen," katanya dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Hindustan Times.

Lebih lanjut, dalam surat itu dijelaskan, keselamatan karyawan dan kepedulian terhadap pelanggan tetap menjadi prioritas utama Hyundai Motor.

"Kami sangat berharap situasi ini diselesaikan dengan damai sesegera mungkin," sambung surat pernyataan Hyundai.

Sebagai informasi, Hyundai Motor bersama perusahaan afiliasi Kia Corporation termasuk di antara 10 produsen mobil terbesar di dunia berdasarkan penjualan.

Secara keseluruhan kedua perusahaan ini telah memproduksi sekitar 200.000 unit kendaraan per tahun di Rusia atau sekitar 4 persen dari kapasitas produksi globalnya. Dengan produk passenger car paling laris di sana adalah Hyundai Solaris.

Ketegangan yang terjadi antara Rusia dan Ukraina memang berdampak terhadap sejumlah perusahaan otomotif di Negara Beruang Merah.

Baca Juga: Luncurkan Mobil Listrik Baru untuk Tahun Depan Hingga 2027, Kia Corporation Siapkan 14 Model

Tercatat pembuat mobil asal Amerika Serikat seperti General Motors dan Daimler Truck asal Jerman mengumumkan untuk menangguhkan beberapa bisnis mereka di Rusia mulai pekan lalu.

Kemudian dilanjutkan pembuat mobil Swedia, Volvo Cars yang mengatakan akan menangguhkan pengiriman mobil ke pasar Rusia sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI