Tuas Gigi Mobil Susah Digerakkan, Ini Penyebabnya

Liberty Jemadu | Manuel Jeghesta Nainggolan
Tuas Gigi Mobil Susah Digerakkan, Ini Penyebabnya
Ada beberapa kemungkinan penyebab tuas transmisi mobil susah digerakkan. [Shutterstock]

Berkendara terasa tidak nyaman dan bahkan berbahaya jika tuas gigi susah digerakkan.

Suara.com - Transmisi mobil berfungsi untuk meneruskan tenaga yang telah dihasilkan mesin dari kopling ke poros propeller. Selain itu fungsi lainnya adalah menciptakan momen berkendara sesuai tenaga yang dihasilkan berdasarkan kebutuhan kondisi jalan dan beban.

Namun pemilik mobil mungkin pernah merasakan kesulitan untuk memindahkan tuas gigi. Jika masalah ini muncul, maka dipastikan perjalanan tidak nyaman dan bisa berisiko besar saat rute yang dilewati ekstrem.

Lalu apa sebenarnya penyebab tuas transmisi sulit dipindahkan. Berikut ulasan Auto2000, jaringan diler resmi Toyota:

Kanvas Kopling Sudah Tipis
Penyebab pertama dari masalah transmisi susah pindah gigi adalah kanvas kopling yang sudah tipis. Biasanya gejala awalnya yaitu mobil baru dapat berjalan setelah pedal gas diinjak lebih dalam atau ketika putaran mesin lebih tinggi.

Baca Juga: Jawab Tantangan Masa Depan dan Siapkan Wiraniaga Terbaik, Auto2000 Gelar Kontes Nasional DEC 2022 Pertama Kali

Dari gejala awal ini saja, maka sudah pasti kanvas kopling semakin menipis. Sebaiknya segera membawa mobil ke bengkel untuk mengecek dan melakukan penggantian.

Kabel Tuas Persneling Pecah
Kerusakan kabel tuas persneling dengan kondisi pecah dapat menyebabkan masalah transmisi susah pindah gigi muncul. Biasanya kerusakan ini dapat terjadi karena faktor usia dari kabel tersebut.

Sebelum mengalami kerusakan ini, coba rasakan apakah persneling sudah mulai seret untuk dipindahkan atau belum. Jika memang sudah mulai terasa seret, segera bawa mobil ke bengkel untuk dilakukan pengecekan dan penggantian kabel tuas persneling.

Fluid Master Kopling Bocor
Fluid di bagian master kopling memegang peranan penting dalam sistem kerja transmisi. Ketika fluid mengalami kebocoran, maka tekanan hidrolik yang dihasilkan menjadi kurang sempurna. Itulah mengapa menimbulkan kondisi kesulitan untuk mengganti gigi.

Jalur Pipa Master Kopling Kotor
Fungsi utama dari jalur pipa master kopling adalah menyalurkan pelumas untuk menyambungkan tekanan pedal kopling ke bagian master kopling. Supaya komponen ini bekerja dengan maksimal, saluran pipa harus terisi penuh oleh minyak kopling.

Baca Juga: Tertarik Memiliki All-New Kijang Innova Zenix Versi Bensin atau Hybrid? Ini Skema Cicilan Kredit dari Auto2000

Seiring berjalannya waktu, terkadang muncul sirkulasi udara yang tidak keluar secara pipa di dalam jalur pipa. Hal ini disebabkan penguapan akibat panas sehingga menghasilkan udara di dalam saluran.

Dampak buruknya adalah angin sulit untuk keluar hingga membuat tekanan yang dihasilkan pedal tidak seimbang dengan tekanan untuk mendorong kopling hingga terlepas semua. Kondisi inilah yang menyebabkan transmisi susah pindah gigi.

Shift Fork Aus
Penyebab terakhir dari masalah ini adalah shift fork sudah berada dalam kondisi aus. Akibatnya, terdapat halangan untuk proses perpindahan gigi. Perlu dipahami bahwa shift fork berfungsi menyambungkan pergeseran gigi pada transmisi. Jika sudah aus, maka tidak aneh kalau tuas gigi sulit digerakkan.