facebook

PT TMMIN Perkirakan Toyota Tahun Ini Mengalami Kenaikan Ekspor 50 Persen Dibandingkan 2021

RR Ukirsari Manggalani
PT TMMIN Perkirakan Toyota Tahun Ini Mengalami Kenaikan Ekspor 50 Persen Dibandingkan 2021
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat meresmikan ekspor mobil Toyota made in Karawang ke Australia pada Selasa (15/2/2022). [Antara/Humas Kemenperin]

Toyota proyeksikan bakal terjadi lonjakan ekspor mobil di tahun ini.

Suara.com - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia atau TMMIN memproyeksikan ekspor mobil melonjak tahun ini, seiring meningkatnya harga minyak di negara tujuan ekspor utama. Antara lain ke Arab Saudi. Demikian dikutip dari kantor berita Antara.

"Kami targetkan ekspor mobil Toyota naik sekitar 50 persen tahun ini," jelas Bob Azam, Direktur Corporate Affairs PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia dalam diskusi terbatas di Jakarta, Minggu (3/4/2022).

Ia mengatakan kenaikan ekspor ditopang oleh permintaan yang kuat dari negara tujuan ekspor utama di negara-negara teluk, seperti Arab Saudi yang mendapat berkah dari kenaikan harga minyak tahun ini.

Sura.com tengah test drive All-New Toyota Veloz di Bali [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].
Suara.com tengah test drive All-New Toyota Veloz di Bali [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Selain itu dari negara tujuan ekspor lainn dengan kondisi perekonomian sudah mulai bangkit setelah terdampak pandemi COVID-19. Antara lain Filipina dan negara-negara di Amerika Selatan.

Baca Juga: MotoGP Pentas di Argentina, Valentino Rossi Berlaga di Imola

"Perekonomian di negara-negara ini mulai bangkit. Selain itu sudah lama mereka tidak mengimpor dan membutuhkan mobil baru sebagai pengganti," tambah Bob Azam.

Diperkirakan olehnya pada 2022 ekspor Toyota bakal menembus 284 ribu unit mobil atau naik sekitar 51 persen dibandingkan 2021 yang mencapai 188.800 unit.

Kenaikan terutama disebabkan permintaan ekspor Toyota Veloz tahun lalu. Produk ini sendiri mengalami perubahan model. Lebih dari 50 persen ekspor Toyota bakal dikontribusi kendaraan Low Multi-Purporse Vehicle atau LMPV Toyota Veloz.

Kurun Januari-Februari 2022 ekspor Toyota Indonesia telah mencapai lebih dari 44.000 unit atau naik 31 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Bahkan meningkat hingga 44 persen dibandingkan pencapaian sebelum masa pandemi 2019.

Dalam periode dua bulan pertama 2022 ekspor mobil Toyota terdiri dari:

Baca Juga: Tampil Ganteng Bersama Suzuki AX100 di Rio Hondo, Joan Mir Menyebutkan Sepeda Motor Favoritnya "H"

  • varian Sport Utility Vehicle atau SUV, seperti Toyota Fortuner, Toyota Rush, dan Toyota Raize yang mencapai 22.300 unit.
  • varian MPV, serti Toyota Kijang Innova, Toyota Sienta, Toyota Avanza, Toyota Town/Lite Ace, dan Toyota Veloz yang mencapai 11.800 unit.
  • varian sedan, hatchback, dan Low Cost Green Car atau LCGC seperti Toyota Vios, Toyota Yaris, dan Toyota Agya mencapai 9.900 unit

Bob Azam optimis pasar ekspor mobil kian membaik tahun ini. Apalagi kini ada pula negara tujuan ekspor baru yaitu Australia seiring penerapan Indonesia perjanjian bisnis Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement atau IA CEPA.

"Saat ini kontribusi ekspor Toyota mencapai sekitar 80 persen dari ekspor mobil secara nasional," ujarnya.

Sebagai catatan, setiap tahun industri otomotif Indonesia diharapkan mampu mengekspor sekitar 300 ribu unit.

Komentar