NgabubuTips: Begini Cara Aman dan Nyaman saat Memboncengkan Anak di Atas Motor Sembari Menanti Berbuka Puasa

Selasa, 05 April 2022 | 15:40 WIB
NgabubuTips: Begini Cara Aman dan Nyaman saat Memboncengkan Anak di Atas Motor Sembari Menanti Berbuka Puasa
Ilustrasi motor terkena banjir. (pixabay.com)

Suara.com - Motor menjadi salah satu transportasi yang kerap dipakai keluarga untuk mengantarkan anak ke sekolah atau aktivitas lainnya. Dengan menggunakan motor, pastinya bakal lebih mudah untuk menembus kemacetan.

Namun saat memboncengkan anak, pemotor tidak boleh sembarangan. Hal ini lantaran keselamatan anak juga perlu diperhatikan.

Beberapa dari pemotor masih sering memboncengkan anak dengan cukup barbar, seperti tidak mengenakan helm.

Padahal di luar negeri, aturan membonceng anak sangat ketat. Di Prancis misalnya, memang tidak ada batasan usia untuk anak-anak membonceng tapi wajib mengenakan helm.

Anak-anak di bawah 5 tahun harus menggunakan kursi khusus dengan pegangan dan sandaran kaki. Anak-anak di atas 5 tahun, kakinya harus mencapai pijakan. Pengendara dan penumpang wajib mengenakan sarung tangan bersertifikat.

Bocah layangkan jari tengah (twitter.com/jowoshitpost)
ilustrasi pemotor boncengkan anak (twitter.com/jowoshitpost)

Sementara di Inggris, semua kalangan usia bisa ikut membonceng sepeda motor selama mereka nyaman dan kaki dapat menapak di footstep. Peraturan di sana juga memperbolehkan pemilik motor menyesuaikan tinggi footstep.

Lalu bagaimana sih cara untuk memboncengkan anak dengan cara yang aman dan nyaman? Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan pemotor saat memboncengkan anak dilansir dari Wahana Honda.

1. Gunakan helm sesuai ukuran

Perlunya helm yang dikenakan anak-anak bisa membuat aman saat berkendara. Tentunya helm yang digunakan harus sesuai dengan ukuran, tidak longgar ataupun tidak sempit.

Baca Juga: Dalih Dapat Hidayah, Ayah di Pekanbaru Nekat Lukai Leher Anak dengan Sabit

2. Tidak Ngangkang saat duduk

Pemotor sebaiknya mengajarkan anak agar tidak mengangkakng saat diboncengkan. Hal ini agar kaki terhindar dari benturan kendaraan lain.

3. Pastikan posisi di belakang, bukan di depan

Posisi duduk anak wajib di belakang pengendara. Jangan di depan, karena selain dapat mengganggu konsentrasi berkendara, anak juga bisa terhindar dari angin dan debu.

4. Usia Layak Membonceng

Postur tubuh dan umur anak memang menjadi salah satu pertimbangan pemotor ketika hendak dibonceng. Jika masih terlalu kecil, sebaiknya tidak berkendara berdua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI