NgabubuTips: Kenali Efek Samping Telat Ganti Oli Mobil, Bisa Bikin Boros Bahan Bakar

Yasinta Rahmawati | Gagah Radhitya Widiaseno | Suara.com

Kamis, 21 April 2022 | 15:30 WIB
NgabubuTips: Kenali Efek Samping Telat Ganti Oli Mobil, Bisa Bikin Boros Bahan Bakar
Ilustrasi mengisi oli mesin mobil (Shutterstock).

Suara.com - Oli mesin memang wajib diganti secara berkala untuk menjaga kondisi mobil tetap prima. Tetapi tak sedikit pemobil justru mengabaikan hal sepele ini.

Biasanya pabrikan mobil memberikan saran pergantian oli mesin berdasarkan capaian kilometer, yaitu setiap 5.000, 7.500 dan 10.000 km.

Lebih dari angka tersebut, mesin bisa mengalami keausan karena kualitas oli menurun.

Oli yang tadinya kental, lama kelamaan menjadi lebih cair dan kotor. Hal ini membuat kinerja oli untuk melumasi mesin tidak optimal.

Keterlambatan pemobil dalam mengganti oli akan ada dampaknya. Efek telat ganti oli mobil pun sangat merugikan bahkan bisa merusak mesin yang menjadikan harus keluar lebih banyak dana untuk perbaikan.

Ilustrasi: penggantian oli pada sebuah kendaraan. [ANTARA/Ho]
Ilustrasi: penggantian oli pada sebuah kendaraan. [ANTARA/Ho]

Berikut ini beberapa efek yang harus diwaspadai seperti dilansir dari Suzuki.co.id.

1. Mesin tak bertenaga

Oli yang tak segera diganti bisa membuat mesin tidak bertenaga. Performa kendaraan yang tadinya lebih ringan untuk berakselerasi kini berubah menjadi semakin berat.

Terkadang juga muncul suara dari bagian mesin yang cukup mengganggu. Hal tersebut terjadi karena oli sudah kotor dan bisa menimbulkan sumbatan pada nosel serat saluran oli.

2. Boros bahan bakar

Fungsi dari oli tidak hanya untuk melumasi tetapi juga menyerap panas. Oli yang kotor akan membuat tarikan mesin berat yang dampaknya cukup besar pada pembakaran.

Mesin bekerja lebih keras dan bahan bakar yang dibutuhkan lebih banyak. Alhasil pemobil harus bersiap-siap mobil akan lebih boros bahan bakar. Mobil yang boros bahan bakar ini bisa menjadi tanda efek telat ganti oli mobil.

3. Muncul kerak pada mesin

Gesekan yang terjadi antar komponen mesin akan menimbulkan kotoran berupa kerak. Kotoran inilah yang akan bercampur bersamaan dengan oli yang membuat oli mesin berubah menjadi hitam.

Kotoran yang menumpuk ini dapat menjadi kerak pada permukaan mesin ketika Anda tidak mengganti oli. Kerak yang muncul akan sulit dibersihkan dan berpotensi merusak mesin dalam waktu lama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

NgabubuTips: Kendalikan Diri saat Berkendara Motor di Bulan Puasa, Perhatikan 4 Hal Ini

NgabubuTips: Kendalikan Diri saat Berkendara Motor di Bulan Puasa, Perhatikan 4 Hal Ini

Otomotif | Rabu, 20 April 2022 | 15:20 WIB

NgabubuTips: Kenali Penyebab Mobil Sering Alami Pecah Ban, Biar Aman saat Cari Takjil

NgabubuTips: Kenali Penyebab Mobil Sering Alami Pecah Ban, Biar Aman saat Cari Takjil

Otomotif | Selasa, 19 April 2022 | 15:34 WIB

NgabubuTips: Tetap Aman dan Nyaman saat Berkendara, Kenali Teknik Pengereman Motor yang Benar

NgabubuTips: Tetap Aman dan Nyaman saat Berkendara, Kenali Teknik Pengereman Motor yang Benar

Otomotif | Senin, 18 April 2022 | 17:15 WIB

Terkini

Motul Caplok Saham EMP demi Dorong Pertumbuhan Balap Endurance di Asia Pasifik

Motul Caplok Saham EMP demi Dorong Pertumbuhan Balap Endurance di Asia Pasifik

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 21:05 WIB

5 Jaket Anti UV Cocok untuk Cewek Naik Motor Tiap Hari, Harga Murah Cegah Kulit Gosong Saat El Nino

5 Jaket Anti UV Cocok untuk Cewek Naik Motor Tiap Hari, Harga Murah Cegah Kulit Gosong Saat El Nino

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 18:25 WIB

Pemerintah Pusat Dorong Pemda Gratiskan Pajak Kendaraan Listrik

Pemerintah Pusat Dorong Pemda Gratiskan Pajak Kendaraan Listrik

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 17:55 WIB

Cara Bikin New Veloz Hybrid Tetap Irit Saat Harga BBM Meroket

Cara Bikin New Veloz Hybrid Tetap Irit Saat Harga BBM Meroket

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 17:45 WIB

5 Skuter Listrik Jarak Tempuh Terjauh Tembus 40 Km, Bisa Buat Berangkat Kerja, Harga Mulai 6 Jutaan

5 Skuter Listrik Jarak Tempuh Terjauh Tembus 40 Km, Bisa Buat Berangkat Kerja, Harga Mulai 6 Jutaan

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 17:05 WIB

5 Rekomendasi Mobil Listrik 7 Seater, Kabin Lega Harga Masuk Akal

5 Rekomendasi Mobil Listrik 7 Seater, Kabin Lega Harga Masuk Akal

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 16:50 WIB

6 Cara Ekstra Hemat Baterai Mobil Listrik saat di Jalan, Gak Perlu Sering Mampir SPKLU

6 Cara Ekstra Hemat Baterai Mobil Listrik saat di Jalan, Gak Perlu Sering Mampir SPKLU

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 16:05 WIB

Xpander Kokoh Destinator Jadi Kejutan, Mobil Mitsubishi Terlaris 2026 Tipe Apa?

Xpander Kokoh Destinator Jadi Kejutan, Mobil Mitsubishi Terlaris 2026 Tipe Apa?

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 16:01 WIB

5 Mobil Listrik dengan Kursi Pijat, Perjalanan Jauh Anti Pegal

5 Mobil Listrik dengan Kursi Pijat, Perjalanan Jauh Anti Pegal

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 15:48 WIB

Kendaraan Listrik Dinilai Jadi Solusi Saat Harga BBM Terus Melambung

Kendaraan Listrik Dinilai Jadi Solusi Saat Harga BBM Terus Melambung

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 15:05 WIB