Tak Disadari, Kebiasaan Ini Bisa Bikin Mobil Boros Bensin

Sabtu, 18 Juni 2022 | 17:34 WIB
Tak Disadari, Kebiasaan Ini Bisa Bikin Mobil Boros Bensin
Ilustrasi gaya mengemudi [Shutterstock]

Suara.com - Mengemudi dengan hasil konsumsi bahan bakar minyak (BBM) yang efisien tentu menjadi dambaan semua pengemudi. Namun terkadang ada sesuatu hal sepele yang jika diabaikan dapat menyebabkan konsumsi BBM menjadi boros.

Berikut lima hal yang mungkin tak disadari dan dapat memicu mobil menjadi boros bensin seperti dikutip dari Auto2000:

Ban kurang angin

Ilustrasi cara baca kode ban mobil. (freepik)
Ilustrasi memeriksa kondisi ban dan sesuaikan tekanan ban (freepik)

Banyak pendapat yang menyebut bahwa tekanan angin pada ban mobil tak boleh disepelekan. Selain dapat mempengaruhi keselamatan, ban yang kurang angin alias kempis juga berdampak pada borosnya bahan bakar.

Hal ini disebabkan karena tapak yang bersinggungan dengan permukaan aspal menjadi lebih besar dan membuat mesin bekerja lebih berat. 

Hasilnya energi yang harus dihasilkan untuk menggerakkan ban tersebut menjadi lebih besar yang artinya memerlukan asupan bahan bakar lebih banyak.

Telat ganti oli mesin

Ilustrasi mengisi oli mesin mobil (Shutterstock).
Ilustrasi mengisi oli mesin mobil (Shutterstock).

Kebiasaan telat mengganti oli mesin juga dapat membuat konsumsi BBM menjadi boros. Sebab jika membiarkan mesin mobil terus menerus bekerja dengan oli yang sudah terlalu lama membuat performanya tidak maksimal.

Hal ini berdampak pada konsumsi bahan bakar yang lebih boros karena mesin menjadi kasar akibat pelumasan yang tidak maksimal. 

Baca Juga: Industri Otomotif Indonesia Perlu Chip Semikonduktor, Jerman Lakukan Peningkatan Investasi

Lupa rilis rem tangan

Tuas yang lupa diturunkan atau tidak sempurna dirilis saat mobil berjalan maka sudah pasti membuat mesin bekerja ekstra.

Rem tangan [Shutterstock].
Rem tangan [Shutterstock].

Hal ini otomatis dapat membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros. Maka pastikan rilis tuas rem tangan secara sempurna sebelum memasukkan gigi untuk berjalan.

Mengemudi agresif

Sangat sulit mendapatkan hasil konsumsi bahan bakar yang efisien jika pengemudi menerapkan gaya mengemudi yang agresif. Akselerasi mendadak, memacu mobil hingga rpm tinggi lalu rem mendadak, dan manuver agresif lainnya tentu membutuhkan suplai bahan bakar berlebih.

BBM tidak sesuai rekomendasi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI