Lella Lombardi Jadi Satu-satunya Perempuan yang Cetak Poin di F1, Alpine Luncurkan Program Driver Khusus

RR Ukirsari Manggalani

Sabtu, 02 Juli 2022 | 06:49 WIB
Lella Lombardi Jadi Satu-satunya Perempuan yang Cetak Poin di F1, Alpine Luncurkan Program Driver Khusus
Driver Formula 1 (F1) dari Italia, Lella Lombardi (kiri) dan pembalap Belgia Christine Beckers (kanan) saat berlaga di balap ketahanan Grand Prix of Endurance ke-45 di Le Mans pada Juni 1977 [AFP]. AFP

Suara.com - Sepanjang sejarah balap Formula 1 (F1) bergulir, ada lima perempuan pernah terjun di laga single seater tercepat di dunia itu. Mereka adalah Maria Teresa de Filippis, Lella Lombardi, Divina Galica, Desire Wilson, serta Giovanna Amati.

Di antara mereka, Lella Lombardi yang berlaga di musim 1974-1976 masuk catatan istimewa, karena berhasil mencetak poin.

Setelah mereka, beberapa female driver atau perempuan pembalap yang terjun sebagai test driver meramaikan cabang balap dominasi kaum lelaki itu.

Susie Wolff (Foto: Twitter Susie Wolff)
Susie Wolff (Foto: Twitter Susie Wolff)

Antara lain adalah Susie Wolff--istri dari pimpinan tim F1 Mercedes--yang menjadi tester tim Williams F1 untuk musim 2012.

Nama-nama test driver lainnya antara lain Katherine Legge, Maria de Villota, Simona de Silvestro, Carmen Jorda, dan Tatiana Calderon.

Dan pada 2019 diluncurkan balap single seater W-Series yang khusus ditujukan untuk female drivers.

Nama yang mencuat adalah Jamie Chadwick, juara W-Series 2019 dan 2021. Ia menjadi test driver tim Williams F1 di 2020 sampai 2021.

Laurent Rossi, Chief Executive Officer (CEO) Alpine, menyatakan bahwa sebagai bagian dari sebagai tim balap F1--berlaga di bawah mendera BWT Alpine F1 Team dan mengandalkan mesin Renault--perusahaannya bertekad mematahkan mitos kejuaraan ini dominan lelaki, dengan memberikan peluang yang sama bagi perempuan.

baca juga

Dikutip kantor berita Antara dari Reuters, pada Kamis (30/6/2022) meluncurkan program untuk memberi peluang lebih besar bagi perempuan untuk bekerja di tim F1 milik Renault itu. Dan siap membantu para perempuan pembalap dalam mencapai kompetisi balap jet darat.

Berangkat dari keberadaan perempuan di klasemen driver F1 dalam setengah abad terakhir, tercatat hanya ada dua perempuan yang ikut balapan F1. Terakhir adalah mendiang Lella Lombardi asal Italia.

"Kami ingin memastikan kami memberi akses ke semua pekerjaan, semua kesempatan di Alpine, kepada perempuan," ungkap Laurent Rossi.

Ia sendiri menyatakan bahwa Alpine sebagai perusahaan yang dipimpinnya akan mengupayakan perempuan mengisi separuh dari posisi komite eksekutif di jajaran manajemennya.

Para pebalap Formula 1 (F1) 2020 jelang mengikuti sesi tes pramusim F1 2020 di Sirkuit Catalunya, Spanyol, Rabu (19/2). [AFP/Lluis Gene]
Para driver F1 Class of 2020 jelang mengikuti sesi tes pramusim di Sirkuit Catalunya, Spanyol, Rabu (19/2). [AFP/Lluis Gene]

"Dengan tidak memiliki representasi yang seimbang dari perempuan dalam tenaga kerja kami, saya pada dasarnya menghalangi Alpine dan diri sendiri untuk mendapatkan 50 persen talenta di luar sana. Saya seolah kurang separuh dari tim sendiri," tandasnya.

Dari program itu diharapkan persentase perempuan yang bekerja bagi Alpine menjadi 30 persen dalam lima tahun dari yang sebelumnya sebesar 12 persen.

Sementara kaum perempuan yang mengisi pekerjaan di tim F1 dengan markas di Inggris ini hanya 10 persen dari seluruh kru.

Kemudian, untuk program pengembangan balap, yang akan berjalan selama delapan tahun, Alpine siap mengajak talenta-talenta perempuan driver meniti karier mulai dari karting, serta menyediakan latihan dan dukungan yang dibutuhkan.

"Tujuannya adalah mematahkan semua mitos bahwa perempuan tidak mampu, karena mereka tidak bisa beradaptasi, karena mereka tidak memiliki panutan, karena pekerjaan yang kami tawarkan bukanlah untuk perempuan," tandas Laurent Rossi.

"Kami ingin mematahkan semua mitos itu satu per satu dan memastikan bahwa setiap kesempatan yang ditawarkan di Alpine selalu ada peluang yang setara bagi perempuan untuk meraih pekerjaan tersebut karena mereka bisa," lanjutnya.

Alpine akan menggunakan riset yang dilakukan Paris Brain Institute untuk "mendekonstruksi stereotipe" terkait para perempuan pembalap atau female drivers di pentas balap F1.

Laurent Rossi memberikan contoh driver timnya sendiri, Fernando Alonso,  yang berusia 41 tahun. Alo, demikian sapaan akrabnya, menjadi yang tertua tampil di grid balap jet darat tahun ini. Artinya, semua orang dengan kondisi yang fit dan persiapan yang tepat dapat membalap di F1.

"Itu yang ingin kami lakukan. Kami ingin menyiapkan perempuan dengan cara yang sama seperti para lelaki dipersiapkan," pungkas Laurent Rossi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gugat UU Cipta Kerja, Solidaritas Perempuan Sebut Hukum Masih Pakai Standar Laki-Laki

Gugat UU Cipta Kerja, Solidaritas Perempuan Sebut Hukum Masih Pakai Standar Laki-Laki

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:32 WIB

Walhi Sentil Ambisi Pemerintah Garap Ratusan PSN: Ini Menguntungkan Siapa?

Walhi Sentil Ambisi Pemerintah Garap Ratusan PSN: Ini Menguntungkan Siapa?

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:12 WIB

Perempuan Suku Anak Dalam Rawat Pengetahuan Obat Leluhur Lewat Kebun di Pekarangan

Perempuan Suku Anak Dalam Rawat Pengetahuan Obat Leluhur Lewat Kebun di Pekarangan

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

KNPRI Kumpulkan 80 Tanda Tangan, Desak DPR Proses Pemakzulan Gibran

KNPRI Kumpulkan 80 Tanda Tangan, Desak DPR Proses Pemakzulan Gibran

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Solidaritas Perempuan Beri Skor 0 ke DPR: Terbukti Buta Realitas Akar Rumput!

Solidaritas Perempuan Beri Skor 0 ke DPR: Terbukti Buta Realitas Akar Rumput!

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Perempuan Adat Kalimantan Utara Merawat Pengetahuan Leluhur Lewat Anyaman Rotan: Bagaimana Caranya?

Perempuan Adat Kalimantan Utara Merawat Pengetahuan Leluhur Lewat Anyaman Rotan: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Tak Cukup Bicara soal Haid, Remaja Perempuan Perlu Edukasi Kesehatan Reproduksi

Tak Cukup Bicara soal Haid, Remaja Perempuan Perlu Edukasi Kesehatan Reproduksi

Health | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:39 WIB

Kemenag Ingatkan Risiko Nikah Siri, Perempuan dan Anak Rentan Kehilangan Perlindungan Hukum

Kemenag Ingatkan Risiko Nikah Siri, Perempuan dan Anak Rentan Kehilangan Perlindungan Hukum

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:22 WIB

UU Cipta Kerja Diuji di MK, Komnas Perempuan Beberkan Dampak PSN ke Nelayan dan Petani Perempuan

UU Cipta Kerja Diuji di MK, Komnas Perempuan Beberkan Dampak PSN ke Nelayan dan Petani Perempuan

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:54 WIB

Terkini

Ledakan Keras Hantam Kawasan Pasar Cimanggis Ciputat

Ledakan Keras Hantam Kawasan Pasar Cimanggis Ciputat

Banten | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:39 WIB

14 Titik Longsor Tapan-Batas Jambi Dibersihkan, Jalur Mulai Fungsional

14 Titik Longsor Tapan-Batas Jambi Dibersihkan, Jalur Mulai Fungsional

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:34 WIB

Polisi Gerebek Lapak di Laladon Bogor, Sita 580 Butir Obat Keras

Polisi Gerebek Lapak di Laladon Bogor, Sita 580 Butir Obat Keras

Bogor | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Telat Hampir 2 Tahun, Prabowo Langgar Undang-Undang Soal Angkat Wantimpres

Telat Hampir 2 Tahun, Prabowo Langgar Undang-Undang Soal Angkat Wantimpres

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Tragedi Jalan Menurun Puncak: Elf Hilang Kendali, Tabrak Tembok Jembatan Ciawi Hingga Masuk Sungai

Tragedi Jalan Menurun Puncak: Elf Hilang Kendali, Tabrak Tembok Jembatan Ciawi Hingga Masuk Sungai

Bogor | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Sengketa Tanah di Gunung Sindur, PT SIR dan Natura City Jalani Mediasi di PN Cibinong

Sengketa Tanah di Gunung Sindur, PT SIR dan Natura City Jalani Mediasi di PN Cibinong

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:22 WIB

Persib Amankan Tiga Poin Lewat Penalti Peralta, Cong Viettel Dipaksa Pulang Tanpa Gol

Persib Amankan Tiga Poin Lewat Penalti Peralta, Cong Viettel Dipaksa Pulang Tanpa Gol

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:19 WIB

Hendak Pergi Kuliah, Perempuan di Medan Belawan Dibegal, Motor dan HP Raib

Hendak Pergi Kuliah, Perempuan di Medan Belawan Dibegal, Motor dan HP Raib

Sumut | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:14 WIB

BBM Langka di Bali, Antrean Mengular hingga Warga Terpaksa Dorong Motor

BBM Langka di Bali, Antrean Mengular hingga Warga Terpaksa Dorong Motor

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:10 WIB

UEFA Siapkan 11 Poin Reformasi untuk Pangkas Kekuasaan Presiden FIFA, Infantino di Ujung Tanduk

UEFA Siapkan 11 Poin Reformasi untuk Pangkas Kekuasaan Presiden FIFA, Infantino di Ujung Tanduk

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:04 WIB

×