Cegah Korban Jiwa, Suara Mobil Listrik Segera Diseragamkan

Rabu, 13 Juli 2022 | 14:08 WIB
Cegah Korban Jiwa, Suara Mobil Listrik Segera Diseragamkan
Ilustrasi mesin mobil konvensional atau ICE. Mampu menghasilkan suara saat beroperasi (Shutterstock)

Suara.com - Regulator keamanan mobil Amerika Serikat membatalkan proposal 2019. Isinya adalah memungkinkan carmaker menawarkan berbagai opsi audio untuk kendaraan listrik agar memiliki suara saat melaju di jalan raya.

Karena tidak beroperasi menggunakan mesin Internal Combustion Engine (ICE) maka mobil listrik hanya menghasilkan suara minimalis. Seringkali sulit terdengar dalam kecepatan rendah.

Pengisian ulang baterai atau recharging process Nissan LEAF [Suara.com/ukirsari].
Kompartemen mesin mobil listrik berisi baterai untuk pengisian ulang baterai atau recharging process. Diabadikn dari unit Nissan LEAF. Sebagai ilustrasi  [Suara.com/CNR ukirsari].

Menurut aturan kongres, pembuat mobil harus menambahkan nada kebisingan untuk kendaraan hybrid dan listrik saat melaju dalam kecepatan 30 km per jam. Fungsinya sebagai tanda terhadap pengguna jalan lain.

Melansir US News, lembaga keselamatan jalan raya Amerika Serikat (NHTSA) mengusulkan pada 2019 untuk memungkinkan produsen mobil memasang sejumlah suara yang dapat dipilih oleh pengemudi.

"Proposal tidak akan diadopsi karena kurangnya data pendukung. Aturan tersebut memungkinkan produsen untuk membuat suara yang lebih tidak jelas, hanya menarik bagi sebagian kecil pemilik kendaraan listrik," tulis keterangan NHTSA.

Lebih lanjut dijelaskan, pada kecepatan yang lebih tinggi, suara bising dari ban, terpaan angin, dan faktor lainnya menghilangkan kebutuhan akan suara dari mobil listrik.

Sebagai contoh, pada Februari 2022 Tesla menarik sebanyak 578.607 unit kendaraan di Amerika Serikat. Alasannya pejalan kaki mungkin tidak dapat mendengar suara dari mobil yang mendekat karena pengguna salah menerapkan fungsi "Boombox".

Tesla mengatakan bahwa fungsi "Boombox" memungkinkan suara diputar melalui speaker eksternal saat kendaraan sedang bergerak dan membuat suara peringatan ke pejalan kaki jadi tidak terdengar.

Baca Juga: Dampak Aktivitas Produksi Menurun, Pabrikan Mobil Listrik Rivian Pangkas Karyawan

NHTSA memperkirakan bahwa peringatan kepada pejalan kaki akan mencegah 2.400 cedera setiap tahun pada 2020 dan merugikan industri otomotif sekitar 40 juta dolar Amerika Serikat (AS) per tahun karena pembuat mobil perlu menambahkan speaker eksternal untuk memenuhi persyaratan.

Sedangkan NHTSA memperkirakan bahwa kemungkinan kendaraan hybrid terlibat dalam kecelakaan pejalan kaki adalah 19 persen lebih tinggi dibandingkan kendaraan bertenaga bensin tradisional.

Tahun lalu, jumlah pejalan kaki yang tewas meningkat 13 persen menjadi 7.342 orang. Jumlah tertinggi sejak 1981. Jumlah pengendara sepeda motor yang tewas meningkat 5 persen menjadi 985 jiwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI