Suara.com - Telapak ban mobil berkurang ketebalannya atau mengalami keausan seiring pemakaian. Ban yang aus akan berkurang daya cengkeramnya ke jalan.
Apalagi kalau keausan yang terjadi tidak normal, membuat mobil semakin sulit dikendalikan.
Demi menghindari hal yang tak diinginkan di jalan, pemilik wajib melakukan pengecekan keausan ban.
Selain itu, memahami jenis keausan ban mobil yang tidak normal serta penyebabnya.
Berikut tanda-tanda keausan ban tidak normal seperti dijelaskan Auto2000 dalam keterangannya :
1. Ban Aus pada Bagian Tepi atau Tengah Telapak
![Ilustrasi ban mobil. [Shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2018/01/13/58200-ilustrasi-ban-mobil.jpg)
Jenis keausan pada bagian ini menandakan tekanan udara ban mobil tidak sesuai rekomendasi pabrikan.
Bila ban mobil sering kekurangan tekanan udara, kedua sisi luar telapak ban akan aus lebih dulu.
Sebaliknya, kalau tekanan udara ban terlalu tinggi, maka yang aus terlebih dahulu adalah pada bagian tengah telapak ban.
Selalu pastikan tekanan udara ban tidak kurang atau lebih dengan mengukurnya seminggu sekali.
2. Ban Aus Sebelah Dalam atau Luar Saja
Suspensi yang rusak dapat mengakibatkan keausan ban tidak normal akibat peredaman bertumpu pada ban.
Faktor lain yang menyebabkan sebelah ban lebih cepat aus ketimbang sisi lainnya adalah karena sudut camber yang tidak tepat.
Pada camber negatif, keausan ban sebelah dalam akan lebih cepat, begitu juga sebaliknya.
Oleh karena itu, cek kondisi suspensi secara berkala dan pastikan melakukan spooring sesuai anjuran pabrikan.