Bos Dorna Wacanakan Ubah Aturan MotoGP Demi Selamatkan Honda dan Yamaha

Jum'at, 24 November 2023 | 19:06 WIB
Bos Dorna Wacanakan Ubah Aturan MotoGP Demi Selamatkan Honda dan Yamaha
MotoGP (Instagram/@motogp)

Suara.com - Bos Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta dikabarkan siap merubah aturan MotoGP demi menyelamatkan pabrikan motor asal Jepang Honda dan Yamaha.

Diketahui Yamaha tak bisa mempertahankan gelar MotoGP di tahun 2022, sementara Honda terakhir kali mengecap gelar juara MotoGP pada 2019 silam. 

Kedua pabrikan bahkan tak mampu mengimbangi motor dari pabrikan asal Eropa seperti Ducati dan Aprilia.

Alhasil muncul wacana untuk memberikan hak konsesi. Dengan hak tersebut, pabrikan yang mendapat hak keistimewaan punya keleluasaan untuk mengembangkan sepeda motor dengan tes yang lebih banyak. 

Bahkan pabrikan yang punya hak konsesi bisa melibatkan pembalap utama saat pengujian motor.

"Perhatian saya sekarang adalah Honda dan Yamaha bisa menjadi yang teratas lagi. Hal lain sudah dilakukan, dan akan banyak insentif untuk tahun depan, tapi kami tidak berpikir lama lagi," jelas Ezpeleta dikutip dari Diario AS, Jumat (24/11/2023).

Dorna mengatakan konsesi harus diubah untuk bisa menyelamatkan Honda dan Yamaha. Poin untuk konsesi didasarkan pada poin konstruktor.

Bocoran lain dari isi konsesi yang diusulkan adalah jumlah mesin yang akan dimiliki setiap pembalap per musim, saat ini masing-masing pembalap memiliki jatah tujuh mesin.

Dalam kasus tim yang mendapat hak konsesi akan lebih banyak jatahnya. Jumlah pastinya masih belum dapat ditentukan.

Baca Juga: Viral Konsumen Yamaha Grand Filano Keluhkan Oli Rembes, Padahal Motor Baru

"Ini sifatnya jangka panjang. Nanti akan terlihat (hasil) konsesinya," tegasnya.

Bos Ducati Tanggapi Wacana Dorna

Sebelumnya Bos Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, pernah menyatakan keinginan Dorna untuk menyelamatkan dua pabrikan Jepang yang sedang terpuruk harus dilandasi juga dengan keadilan.

"Saya setuju bahwa kejuaraan harus dibuat seimbang mungkin dan kompromi harus ditemukan untuk memastikan bahwa semua orang dapat bertarung untuk posisi teratas," kata Dall'Igna kepada GPOne.

"Tapi yang terbaik harus selalu menang. Ini adalah olahraga dan olahraga bekerja seperti ini. Membantu tim yang mengalami kesulitan adalah hal yang benar, namun juga harus dilakukan secara adil," sambungnya.

Pria yang menjabat sebagai general manajer Ducati itu mengakui sangat sulit berjuang dari masa-masa sulit di MotoGP sebelumya sampai akhirnya bisa menikmati kesuksesan seperti saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI