Mobil Hybrid Lebih Diminati dari Mobil Listrik?

Cesar Uji Tawakal Suara.Com
Sabtu, 20 Januari 2024 | 20:21 WIB
Mobil Hybrid Lebih Diminati dari Mobil Listrik?
Mobil listrik Xiaomi SU7. [Xiaomi Indonesia]

Suara.com - Data terbaru dari S&P Global Mobility menegaskan bahwa pemilik kendaraan bertenaga bakar lebih cenderung beralih ke mobil hybrid daripada kendaraan bertenaga baterai.

Dilansir dari Carscoops, antara Januari dan Oktober 2023, 8,3% rumah tangga yang memiliki kendaraan bensin membeli hybrid tradisional atau hybrid plug-in sebagai penggantinya. Angka ini meningkat menjadi 9,9% pada bulan Oktober, naik 3,8% dari Oktober 2022.

Pada bulan Oktober, hanya 5,7% pemilik kendaraan bertenaga bensin yang beralih ke kendaraan bertenaga baterai.

Beberapa faktor mungkin berkontribusi terhadap hal ini. Menurut data dari AutoCreditInsight oleh S&P Global Mobility dan Transunion, pembayaran bulanan rata-rata untuk kendaraan gas baru di AS adalah $675, sedangkan untuk hybrid adalah $670.

Rata-rata hybrid plug-in lebih mahal, dengan pembayaran bulanan rata-rata $798. Kendaraan listrik bahkan lebih mahal lagi, dengan pembeli mobil listrik membayar rata-rata $828 per bulan.

All New Honda Accord Meluncur di Indonesia, Kamis (7/12/2023). (Foto: Suara.com)
All New Honda Accord Meluncur di Indonesia, Kamis (7/12/2023). (Foto: Suara.com)

Honda CR-V Hybrid, Toyota RAV4 Hybrid, dan Honda Accord Hybrid adalah kendaraan hybrid yang paling populer di antara pemilik kendaraan bertenaga pembakaran tradisional.

Tesla Model Y adalah kendaraan listrik yang paling populer di kalangan pembeli mobil baru, dengan 112.195 pendaftaran dari Januari hingga Oktober. Tesla Model 3 menyusul dengan 60.417 pendaftaran.

Setelah Model Y dan Model 3 dikeluarkan dari persamaan, hanya sedikit mobil listrik lain yang muncul dalam daftar.

Model-model hybrid yang populer untuk pemilik kendaraan bertenaga bensin termasuk Jeep Wrangler 4xe PHEV, Ford F-Series, Toyota Highlander, Toyota Sienna, Ford Maverick, Hyundai Tucson, Toyota Corolla, Lexus RX, Toyota Tundra, dan Kia Sportage.

Baca Juga: Eropa akan Berlakukan Paspor Baterai Kendaraan, Apa Itu?

Model-model ini menawarkan kombinasi efisiensi bahan bakar dan tenaga, sehingga menjadi pilihan tepat bagi para pengemudi yang ingin menghemat uang untuk bahan bakar tanpa mengorbankan performa.

Menurut Tom Libby, direktur asosiasi untuk solusi loyalitas dan analisis industri untuk S&P Global Mobility, pergeseran industri otomotif ke kendaraan listrik sepenuhnya mungkin tidak akan terjadi secepat yang diharapkan oleh para pendukung kendaraan listrik.

Hal ini dikarenakan konsumen AS semakin memilih kendaraan yang lebih berkelanjutan dan hemat energi. Libby berpendapat bahwa tren memilih kendaraan hybrid daripada kendaraan listrik sepenuhnya dapat mengindikasikan keengganan untuk sepenuhnya menggunakan listrik sebagai alat penggerak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI