Rencana Perjalanan Jadi Kunci Bepergian Pakai Mobil Listrik

Liberty Jemadu

Senin, 22 Januari 2024 | 22:08 WIB
Rencana Perjalanan Jadi Kunci Bepergian Pakai Mobil Listrik
Toyota bZ4X jadi mobil resmi KTT Asean. (Suara.com/Manuel Jeghesta)

Suara.com - Karena jarak tempuhnya yang lebih terbatas, perencanaan menjadi salah satu kunci saat berpergian menggunakan mobil listrik, demikian dikatakan General Manager Engineering Management Divison PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Irwin Tristanto.

Irwin mengatakan selain rencana, waktu juga harus dipikirkan masak-masak sebelum berkendara menggunakan mobil listrik.

"Andaikata traveling, ke SPBU ngisi cuma dua menit tiga menit, selesai. Kalau BEV kan harus charging artinya ada yang harus dikorbankan waktunya customer. Nah memang behavior itu yang memang perlu disesuaikan," ujar dia di xEV Center, Karawang, Jawa Barat, Senin (22/1/2024).

Irwin mengatakan pengguna mobil listrik perlu merencanakan perjalanannya termasuk menghitung kecukupan baterai mobil dengan jarak yang akan ditempuh.

"Harus sudah lebih ter-planning mau ke mana. Dia bisa mengestimasi kilometer tersisa berapa, kan ada informasinya. Misalnya akan menempuh 100-200 km, baterai cukup enggak? Artinya perlu di-charge. Amannya sampai rumah di-charge, itu pun kalau cukup. Di rumah ada charging," jelas dia.

Berbicara pengisian daya untuk kendaraan listrik di rumah misalnya, setidaknya diperlukan kapasitas daya minimal 3000 VA.

Pembahasan mengenai pentingnya perilaku berkendara dalam konteks mobil listrik juga disampaikan Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam dalam kesempatan yang sama. Dia menuturkan tentang pentingnya perilaku berkendara yang aman.

"Khusus untuk mobil listrik ini behavior harus berubah. Safety behavior juga harus lebih baik. Bicara mobil listrik bukan hanya mengenai nikelnya, mobilnya, tetapi harus berbicara mengenai orangnya," ujar dia yang juga berpendapat ke depannya diperlukan revolusi berkendara.

Bob Azam lalu mengatakan bahwa nantinya tidak menutup kemungkinan kendaraan listrik menjadi alat transportasi alternatif masyarakat misalnya di perkotaan.

baca juga

"Mungkin akan jadi kendaraan alternatif di perkotaan, bisa di-charging di rumah. Mungkin starting dengan yang sifatnya practical seperti itu. Kita juga masih menerka-nerka," tutup Bob Azam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deretan Mobil Listrik yang Gunakan Baterai LFP, Ada Nama Tesla

Deretan Mobil Listrik yang Gunakan Baterai LFP, Ada Nama Tesla

Otomotif | Senin, 22 Januari 2024 | 10:06 WIB

Gibran Sebut Tesla Gunakan Nikel, Ahok Malah Bilang Begini

Gibran Sebut Tesla Gunakan Nikel, Ahok Malah Bilang Begini

Otomotif | Senin, 22 Januari 2024 | 08:01 WIB

BYD Targetkan Bangun 50 Diler Sepanjang 2024

BYD Targetkan Bangun 50 Diler Sepanjang 2024

Otomotif | Minggu, 21 Januari 2024 | 17:19 WIB

BYD Pertimbangkan Nikel Indonesia Jadi Bahan Baku Baterai Mobil Listrik

BYD Pertimbangkan Nikel Indonesia Jadi Bahan Baku Baterai Mobil Listrik

Otomotif | Minggu, 21 Januari 2024 | 15:27 WIB

Bawa Mobil Listrik Import, BYD Masih Malu-Malu Ungkap Pabrik di Indonesia

Bawa Mobil Listrik Import, BYD Masih Malu-Malu Ungkap Pabrik di Indonesia

Otomotif | Jum'at, 19 Januari 2024 | 16:12 WIB

Gaikindo Berharap Pemerintah Juga Berikan Insentif untuk Mobil Hybrid

Gaikindo Berharap Pemerintah Juga Berikan Insentif untuk Mobil Hybrid

Otomotif | Jum'at, 19 Januari 2024 | 14:50 WIB

Terkini

Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi

Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:18 WIB

Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia

Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:13 WIB

TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang

TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:07 WIB

Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus

Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:04 WIB

Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam

Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:58 WIB

Dirjen  Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M

Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M

Bali | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:49 WIB

6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten

6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten

Banten | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:41 WIB

Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron

Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:35 WIB

Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR

Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:31 WIB

Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan

Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:29 WIB

×