Meningkatnya Tren SUV Menjadi Masalah Baru di Eropa

Manuel Jeghesta Nainggolan | Suara.com

Rabu, 31 Januari 2024 | 15:20 WIB
Meningkatnya Tren SUV Menjadi Masalah Baru di Eropa
Ilustrasi jenis mobil SUV. Pixabay)

Suara.com - Tren mobil SUV (sport utility vehicle) yang terus meningkat di berbagai negara Eropa rupanya justru menimbulkan sebuah masalah baru. Hal ini dikarenakan dimensi mobil yang besar, namun tidak sebanding dengan lebar jalan yang ada.

Bahkan sebuah penelitian baru menyoroti perlunya regulator untuk mengatasi masalah mobil yang semakin besar seperti SUV.

Pasalnya data yang ada menunjukkan bahwa kendaraan penumpang yang dijual menjadi lebih lebar satu sentimeter (0,4 inci) setiap beberapa tahun. Akibatnya, mobil-mobil yang semakin gemuk ini menjadi terlalu besar untuk jalan dan tempat parkir di sejumlah negara Eropa.

Studi ini menyoroti contoh-contoh kendaraan yang sangat lebar dan semuanya didominasi oleh SUV.

Sebagai contoh, BMW X5, X6, X7, dan XM memiliki lebar lebih dari 200 cm (78,7 inci), sedangkan Mercedes GLS, Audi Q8, Porsche Cayenne, dan Volkswagen Touareg yang hanya sedikit lebih kecil.

Pertumbuhan SUV yang terus meningkat tidak hanya disebabkan oleh permintaan akan mobil yang lebih besar. Namun juga dipengaruhi oleh meningkatnya peraturan keselamatan.

Seperti dikutip dari motor1, Rabu (31/1/2024), salah satu contohnya adalahbagian  pilar yang semakin lebar pada mobil masa kini dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

Dengan adanya peraturan yang mewajibkan lebih banyak fitur keselamatan, produsen mobil membutuhkan ruang ekstra untuk mengakomodasi perangkat keras yang diperlukan.

Selain itu, orang sepertinya tidak pernah merasa cukup dengan mobil yang ditawarkan. Dengan demikian menjadi tantangan produsen unuk menghadirkan mobil yang sesuai kebutuhan konsumen.

Sedangkan sebuah studi yang dilakukan oleh Institut Keselamatan Jalan Raya Belgia mengungkapkan beberapa hasil yang mengkhawatirkan.

Data kecelakaan yang tercatat di Belgia dari tahun 2017 hingga 2021 menunjukkan bahwa meninggikan bagian depan mobil sebesar 10 persen meningkatkan risiko kematian pejalan kaki atau pengendara sepeda sebesar 30 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapan Penggunaan Rem Tangan pada Mobil Matic Dipakai? Ini Dia Penjelasannya

Kapan Penggunaan Rem Tangan pada Mobil Matic Dipakai? Ini Dia Penjelasannya

Otomotif | Rabu, 31 Januari 2024 | 14:45 WIB

Brio RS Kalah Murah, Nafa Urbach Pernah Kepergok Naik Mobil Seharga 10 Honda Beat

Brio RS Kalah Murah, Nafa Urbach Pernah Kepergok Naik Mobil Seharga 10 Honda Beat

Otomotif | Rabu, 31 Januari 2024 | 13:58 WIB

Badai Recall Kendaraan Roda Empat, Motor Juga Kena Imbas

Badai Recall Kendaraan Roda Empat, Motor Juga Kena Imbas

Otomotif | Rabu, 31 Januari 2024 | 13:51 WIB

Lalai Awasi Perusahaan, Bos Toyota Minta Maaf Terkait Skandal Diesel dan Tes Tabrak

Lalai Awasi Perusahaan, Bos Toyota Minta Maaf Terkait Skandal Diesel dan Tes Tabrak

Otomotif | Rabu, 31 Januari 2024 | 12:59 WIB

Fakta Menarik Fitur Dynamic Sound Yamaha Premium Pada Mitsubishi XForce

Fakta Menarik Fitur Dynamic Sound Yamaha Premium Pada Mitsubishi XForce

Otomotif | Rabu, 31 Januari 2024 | 12:37 WIB

Dek Mobil Bebas Banjir, Begini Cara Mendeteksi

Dek Mobil Bebas Banjir, Begini Cara Mendeteksi

Otomotif | Rabu, 31 Januari 2024 | 12:21 WIB

Terkini

Apa Penyebab Motor Pedro Acosta Lumpuh? Mesin Hidup tapi Hilang Tenaga dan Bikin Alex Marquez Crash

Apa Penyebab Motor Pedro Acosta Lumpuh? Mesin Hidup tapi Hilang Tenaga dan Bikin Alex Marquez Crash

Otomotif | Senin, 18 Mei 2026 | 13:37 WIB

Lebih Canggih dari PCX 160, Fitur Overkill Apa Saja yang Disembunyikan Suzuki Burgman 15 Terbaru?

Lebih Canggih dari PCX 160, Fitur Overkill Apa Saja yang Disembunyikan Suzuki Burgman 15 Terbaru?

Otomotif | Senin, 18 Mei 2026 | 13:05 WIB

Yamaha dan JMC Eksplor Lampung Lewat Touring MAXI Tour Boemi Nusantara

Yamaha dan JMC Eksplor Lampung Lewat Touring MAXI Tour Boemi Nusantara

Otomotif | Senin, 18 Mei 2026 | 12:40 WIB

Toyota GR Car Meet 2026 Jadi Festival Komunitas Otomotif Toyota Pertama di Indonesia

Toyota GR Car Meet 2026 Jadi Festival Komunitas Otomotif Toyota Pertama di Indonesia

Otomotif | Senin, 18 Mei 2026 | 12:25 WIB

Misteri Setup Motor Veda Ega: Mengapa Melempem di Kualifikasi, Tapi Ganas saat Race Catalunya?

Misteri Setup Motor Veda Ega: Mengapa Melempem di Kualifikasi, Tapi Ganas saat Race Catalunya?

Otomotif | Senin, 18 Mei 2026 | 12:08 WIB

Start Buncit Bukan Kiamat, Taktik Jitu Veda Ega Libas 8 Motor dan Amankan Klasemen Rookie Moto3

Start Buncit Bukan Kiamat, Taktik Jitu Veda Ega Libas 8 Motor dan Amankan Klasemen Rookie Moto3

Otomotif | Senin, 18 Mei 2026 | 09:29 WIB

Kronologi Motor Alex Marquez Hancur di MotoGP Catalunya, Patah Tulang Berujung Operasi Instan

Kronologi Motor Alex Marquez Hancur di MotoGP Catalunya, Patah Tulang Berujung Operasi Instan

Otomotif | Senin, 18 Mei 2026 | 08:56 WIB

Terpopuler: Mobil CVT Badak Jarang Putus Belt, Penjegal NMax dan PCX dari Suzuki

Terpopuler: Mobil CVT Badak Jarang Putus Belt, Penjegal NMax dan PCX dari Suzuki

Otomotif | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:02 WIB

Apa Keunggulan Suzuki Burgman 15 Dibanding PCX dan NMAX?

Apa Keunggulan Suzuki Burgman 15 Dibanding PCX dan NMAX?

Otomotif | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:45 WIB

3 Alasan Honda Mengendurkan Target EV

3 Alasan Honda Mengendurkan Target EV

Otomotif | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:49 WIB