Tak Cuma Makanan, Bensin Ternyata Bisa Basi

Gagah Radhitya Widiaseno

Selasa, 06 Februari 2024 | 10:03 WIB
Tak Cuma Makanan, Bensin Ternyata Bisa Basi
Ilustrasi POM Bensin - Update harga BBM Pertamina di seluruh Indonesia (Pexels)

Suara.com - Mendengar kata basi, biasanya identik dengan makanan atau minuman. Namun ternyata kondisi basi pun juga menimpa bahan bakar seperti bensin.

Dilansir dari Suzuki Indonesia, istilah "bensin basi" atau "bensin kadaluarsa" merujuk pada bahan bakar bensin yang telah disimpan terlalu lama hingga melewati batas waktu penggunaannya atau mengalami oksidasi akibat paparan udara dan panas yang berlebihan.

Dampaknya, kualitas bensin ini akan merosot seiring berjalannya waktu, dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kelembaban, pengendapan, proses oksidasi, dan kontaminasi oleh zat lain.

Penurunan angka oktan (RON) menjadi salah satu indikator penting untuk menentukan apakah suatu bensin sudah tidak layak digunakan atau tidak.

Tak Mau Terima Uang Jelek, Petugas SPBU Sedot Kembali Bensin Sudah Dibeli. (Instagram/@frix.id)
Tak Mau Terima Uang Jelek, Petugas SPBU Sedot Kembali Bensin Sudah Dibeli. (Instagram/@frix.id)

Terdapat beberapa penyebab bensin basi diantaranya:

  • Penyimpanan yang Terlalu Lama

Ketika bensin disimpan dalam wadah yang tidak kedap udara atau tangki yang kurang memiliki ventilasi yang memadai, senyawa benzena dalam bensin dapat teroksidasi oleh udara. Hasilnya, kualitas bensin mulai merosot dan menjadi kurang efektif.

  • Pengendapan di Tangki

ukan hanya penyimpanan yang perlu diperhatikan, tapi juga kondisi tangki bensin. Partikel-partikel dan kotoran yang ada dalam bensin, bersama dengan kerak sisa dari penguapan benzena, dapat mengendap di bagian bawah tangki. Jika tidak dibersihkan secara berkala, endapan ini bisa menjadi sumber kontaminasi yang membuat bensin menjadi kadaluarsa.

  • Akibat Mesin Tidak Pernah Dipanaskan

Mesin yang jarang atau tidak pernah dipanaskan secara rutin juga bisa menjadi penyebab bensin menjadi basi. Pada kondisi ini, bensin dalam sistem bahan bakar akan mengalami penguapan yang lambat.

Oleh karena itu, menjaga mesin agar selalu terpanaskan secara berkala dapat membantu mencegah bensin dari keadaan yang tidak diinginkan.

baca juga
  • Terkontaminasi Cairan Lain

Penyebab terakhir dari bensin yang menjadi basi atau kadaluarsa dapat disebabkan oleh kontaminasi dengan cairan lain, seperti air atau minyak pelumas.

Kejadian ini seringkali muncul ketika bensin disimpan dalam wadah yang sebelumnya digunakan untuk menyimpan cairan lain, yang kemudian mengubah kualitas bensin secara tidak terduga.

Berapa Lama Masa Kedaluwarsa Bensin?

Masa kedaluarsa bensin sebetulnya dapat bervariasi bergantung pada kondisi penyimpanan, jenis bensin, dan keberadaan kontaminan atau zat aditif tertentu.

Namun, secara umum, bensin memiliki batasan masa pakai dan cenderung mengalami penurunan kualitas seiring berjalannya waktu.

Dalam kondisi ideal, bensin yang tetap berada dalam tangki kendaraan dapat memiliki masa kedaluarsa sekitar 6 bulan.

Setelah melewati batas waktu ini, bensin dapat mengalami oksidasi oleh udara di sekitarnya, menyebabkan penurunan kualitasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Enggan Ganti Pelumas Mesin Motor, Ini Risikonya

Enggan Ganti Pelumas Mesin Motor, Ini Risikonya

Otomotif | Kamis, 01 Februari 2024 | 15:14 WIB

"Goyang, Mang" Saat Isi Bensin? Begini Penjelasannya

"Goyang, Mang" Saat Isi Bensin? Begini Penjelasannya

Otomotif | Minggu, 28 Januari 2024 | 08:00 WIB

Sembarangan Geber Sepeda Motor, Bensin Bisa Tekor

Sembarangan Geber Sepeda Motor, Bensin Bisa Tekor

Otomotif | Sabtu, 20 Januari 2024 | 21:35 WIB

Terkini

BRI Jadi Penggerak KUR Perumahan, Pemerintah Beri Apresiasi untuk Program 3 Juta Rumah

BRI Jadi Penggerak KUR Perumahan, Pemerintah Beri Apresiasi untuk Program 3 Juta Rumah

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:19 WIB

Mayoritas Depot Air Minum Isi Ulang Tak Kantongi Sertifikat Layak, Bahkan Tercemar E-Coli

Mayoritas Depot Air Minum Isi Ulang Tak Kantongi Sertifikat Layak, Bahkan Tercemar E-Coli

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:16 WIB

Synology DP5200 Hadirkan AI dan Skalabilitas Tinggi untuk Tantang Dominasi Sistem Tape Tradisional

Synology DP5200 Hadirkan AI dan Skalabilitas Tinggi untuk Tantang Dominasi Sistem Tape Tradisional

Tekno | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:16 WIB

Modifikasi Yamaha XSR 155 Bergaya Jubei Yagyu Milik Ladies Biker yang Curi Perhatian

Modifikasi Yamaha XSR 155 Bergaya Jubei Yagyu Milik Ladies Biker yang Curi Perhatian

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:15 WIB

IHSG Mulai Terbang Pada Rabu Pagi, Masih Bergerak ke Level 6.100

IHSG Mulai Terbang Pada Rabu Pagi, Masih Bergerak ke Level 6.100

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:13 WIB

BPR BKK Jateng Buka Akses Kredit bagi Calon PMI ke Korea Selatan, Peluang Kerja Tak Lagi Terhambat

BPR BKK Jateng Buka Akses Kredit bagi Calon PMI ke Korea Selatan, Peluang Kerja Tak Lagi Terhambat

Jawa Tengah | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:12 WIB

Resmi Latih Italia, Roberto Mancini Dibuat Frustasi oleh Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia

Resmi Latih Italia, Roberto Mancini Dibuat Frustasi oleh Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:09 WIB

Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret

Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:59 WIB

Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun

Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:58 WIB

BUKA Kantongi Pendapatan Rp 4 T di Semester I 2026, Ditopang Segmen Gaming

BUKA Kantongi Pendapatan Rp 4 T di Semester I 2026, Ditopang Segmen Gaming

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:58 WIB

×