Sembarangan Geber Sepeda Motor, Bensin Bisa Tekor

RR Ukirsari Manggalani

Sabtu, 20 Januari 2024 | 21:35 WIB
Sembarangan Geber Sepeda Motor, Bensin Bisa Tekor
Ilustrasi geber sepeda motor [Pixabay/@SplitShire].

Suara.com - Efisiensi atau keiritan bahan bakar adalah salah satu nilai plus yang ditawarkan produsen kendaraan roda dua atau sepeda motor. Tidak saja hemat saat dipandang dari sudut ekonomi, akan tetapi menunjukkan bahwa tunggangan diproduksi dengan teknologi canggih yang memberikan kenyamanan kepada penggunanya.

Ketika sepeda motor kesayangan minum banyak atau boros alias membutuhkan Bahan Bakar Minyak (BBM) di atas rata-rata atau di luar kebiasaan, bakal menimbulkan pertanyaan: apakah si motor sehat?

Dikutip dari situs resmi PT Astra Honda Motor, gaya berkendara yang buruk dari pengemudi sepeda motor berpotensi menyebabkan tingginya konsumsi BBM si kendaraan.

Atau dengan kata lain, cara-cara mengemudikan sepeda motor yang tidak mulus atau berlebihan bisa meningkatkan konsumsi bahan bakar secara signifikan. Di antaranya adalah saat berkendara sering kali melakukan akselerasi tiba-tiba. Bisa pula menggeber-geber motor.

"Meski sepeda motor dalam kondisi prima, konsumsi bahan bakar yang efisien tidak akan bisa tercapai apabila tidak dibarengi dengan gaya berkendara yang baik. Untuk itu, penting agar gaya berkendara dilakukan dengan tenang dan santai guna mencapai efisiensi penggunaan bahan bakar yang lebih baik," demikian bunyi penjelasan PT Astra Honda Motor.

Selain itu, masih ada sederet kondisi teknis yang membuat pemakaian BBM atau bensin sepeda motor menjadi boros atau tidak seperti biasa.

Berikut adalah serangkaian penyebab sepeda motor selalu haus menenggak bahan bakar:

Filter udara kotor

  • Kotoran seperti minyak dan debu yang menempel d filter menghambat aliran udara yang masuk ke ruang bakar, akibatnya volume campuran udara dan bahan bakar menjadi tidak ideal. 
  • Kondisi ini membuat proses pembakaran menjadi tidak sempurna sehingga banyak bahan bakar terbuang sia-sia.
  • Solusi: bersihkan filter secara teratur dan ganti secara berkala.

Tekanan angin di ban kurang

  • Kondisi ban yang kekurangan angin membuat permukaan ban yang menyentuh aspal semakin melebar.
  • Akibatnya laju motor akan terhambat dan motor terasa lebih berat. Tekanan angin yang tidak cukup menyebabkan mesin bekerja lebih keras dan akhirnya mengakibatkan peningkatan konsumsi bahan bakar.  
  • Solusi: periksa tekanan ban dan pastikan dalam kondisi yang sesuai dengan rekomendasi pabrik. 

Busi lemah

  • Bila percikan api dari busi untuk proses pembakaran melemah, maka tidak terjadi pembakaran dengan hasil optimal. Akibatnya, daya gerak yang dihasilkan terasa lemah dan sepeda motor kurang bertenaga. 
  • Antisipasi pengemudi adalah menggenggam tuas gas lebih kuat agar kendaraannya mampu berakselerasi lebih cepat, sehingga akhirnya meningkatkan konsumsi bahan bakar. 
  • Selain kondisi busi sudah lewat masa pakai, penyebab lemahnya percikan api yang keluar dari ujung elektroda busi adalah kotoran sisa pembakaran yang menempel di busi.
  • Solusi:  lakukan pemeriksaan dan perawatan sepeda motor secara rutin. 

Rantai motor kendur atau kerusakan belt CVT

  • Terjadinya belt CVT (Continuously Variable Transmission) melar atau kendur atau retak membuat tarikan rantai di roda menjadi berat. Akibatnya tenaga yang dibutuhkan lebih banyak dan konsumsi bensin meningkat.
  • Solusi: rantai atau belt CVT perlu diganti dengan yang baru. Jika belt CVT tidak diganti, konsumsi bahan bakar akan meningkat dan ada risiko belt CVT putus mendadak.

Gaya mengemudi

  • Cara membawa motor dengan akselerasi tiba-tiba sampai upaya geber-geber motor membuat kebutuhan bahan bakar meningkat.
  • Solusi: usahakan tertib membawa tunggangan kesayangan, bila memungkinkan ikuti pelatihan safety driving. Jangan lupa lakukan pemeriksaan komponen lewat service berkala AHASS, bengkel authorized sepeda motor Honda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali

Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:31 WIB

Inisiatif Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar Bermunculan, Mengapa Belum Banyak Digunakan Secara Luas?

Inisiatif Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar Bermunculan, Mengapa Belum Banyak Digunakan Secara Luas?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:45 WIB

Di Tengah Kenaikan Harga BBM, Bisakah Sampah Plastik Menjadi Sumber Energi Alternatif?

Di Tengah Kenaikan Harga BBM, Bisakah Sampah Plastik Menjadi Sumber Energi Alternatif?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 13:35 WIB

Keliru Jika Menganggap Pembeli Kopi Rp30 Ribu Harus Diam Saat BBM Naik

Keliru Jika Menganggap Pembeli Kopi Rp30 Ribu Harus Diam Saat BBM Naik

Your Say | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:00 WIB

BBM Non-Subsidi Naik, Harga Pertamax Kini Tembus Rp16.250 per Liter

BBM Non-Subsidi Naik, Harga Pertamax Kini Tembus Rp16.250 per Liter

Foto | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:38 WIB

Pertamax Rp16.250 per Liter, Hindari 5 Kebiasaan yang Bikin Motor Boros Bensin

Pertamax Rp16.250 per Liter, Hindari 5 Kebiasaan yang Bikin Motor Boros Bensin

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:15 WIB

Mekanik Menyerah Bikin Innova Bensin Irit, Cek 4 Mobil Bekas 1200cc Hemat BBM Ini

Mekanik Menyerah Bikin Innova Bensin Irit, Cek 4 Mobil Bekas 1200cc Hemat BBM Ini

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:24 WIB

Singgung Lagu Mas Bahlil Ganteng, Mufti PDIP Kritik Kenaikan BBM: Kapan Pemerintah Memahami Rakyat?

Singgung Lagu Mas Bahlil Ganteng, Mufti PDIP Kritik Kenaikan BBM: Kapan Pemerintah Memahami Rakyat?

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:46 WIB

5 Mobil Paling Irit Bensin dan Awet untuk Keluarga: Muat 7 Penumpang, Cocok Gantikan Innova

5 Mobil Paling Irit Bensin dan Awet untuk Keluarga: Muat 7 Penumpang, Cocok Gantikan Innova

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:03 WIB

Sampah Plastik Dibakar untuk Memasak: Solusi Murah atau Ancaman Diam-Diam?

Sampah Plastik Dibakar untuk Memasak: Solusi Murah atau Ancaman Diam-Diam?

Your Say | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:25 WIB

Terkini

Daihatsu Hijet Versi Baru Hadir Mulai 128 Jutaan, Kini Ada Fitur 4WD

Daihatsu Hijet Versi Baru Hadir Mulai 128 Jutaan, Kini Ada Fitur 4WD

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:19 WIB

4 Pilihan Mobil 4x4 Bekas Buat Main Tanah, Harga Terjangkau Pas Buat Pehobi

4 Pilihan Mobil 4x4 Bekas Buat Main Tanah, Harga Terjangkau Pas Buat Pehobi

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 09:54 WIB

Dari Rp150 ke Rp17.000: Menelusuri Sejarah Kenaikan Harga BBM dari Era Soekarno hingga Prabowo

Dari Rp150 ke Rp17.000: Menelusuri Sejarah Kenaikan Harga BBM dari Era Soekarno hingga Prabowo

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:49 WIB

Oli Motor Makin Boros di Tengah Kenaikan Harga, Benarkah Tanda Harus Turun Mesin?

Oli Motor Makin Boros di Tengah Kenaikan Harga, Benarkah Tanda Harus Turun Mesin?

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:15 WIB

Terpopuler: 4 Mobil Seharga Aerox, Spesifikasi Motor Matic dan Mobil Kawasaki Harga Miliaran

Terpopuler: 4 Mobil Seharga Aerox, Spesifikasi Motor Matic dan Mobil Kawasaki Harga Miliaran

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:45 WIB

Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius

Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:35 WIB

Harga BYD M6 DM di bawah Rp300 Juta, Lebih Murah dari Toyota Veloz Hybrid

Harga BYD M6 DM di bawah Rp300 Juta, Lebih Murah dari Toyota Veloz Hybrid

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:19 WIB

Strategi Yamaha Banjir Promo di Jakarta Fair 2026 Redam Dominasi Pesaing

Strategi Yamaha Banjir Promo di Jakarta Fair 2026 Redam Dominasi Pesaing

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:05 WIB

Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali

Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:31 WIB

Meksiko Tantang Pasar Otomotif Dunia Lewat Mobil Listrik Nasional Seharga LCGC

Meksiko Tantang Pasar Otomotif Dunia Lewat Mobil Listrik Nasional Seharga LCGC

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:10 WIB