Jangan Sampai Kejadian! Ini Dampak Telat Ganti Oli Motor

Gagah Radhitya Widiaseno

Kamis, 08 Februari 2024 | 11:59 WIB
Jangan Sampai Kejadian! Ini Dampak Telat Ganti Oli Motor
Ilustrasi oli motor. (freepik)

Suara.com - Pergantian oli motor dengan teratur menjadi salah satu langkah untuk menjaga kendaraan terhindar dari kerusakan. Hal ini dilakukan guna menjaga mesin tetap optimal saat motor dikendarai.

Namun tak sedikit dari pemilik kendaraan yang mengabaikan hal sepele ini.

Seiring berjalannya waktu, oli yang berada dalam ruang mesin akan terkontaminasi oleh partikel debu, kotoran, dan senyawa kimia hasil proses kerja mesin. Dampaknya, kemampuan pelumasan oli menjadi berkurang, menciptakan gesekan berlebih pada komponen mesin.

Berikut adalah beberapa konsekuensi yang mungkin terjadi akibat seringnya keterlambatan dalam mengganti oli motor dilansir dari Astra Honda Motor.

  • Penurunan Kinerja Mesin

Oli yang telah terkontaminasi tidak mampu memberikan pelumasan optimal pada komponen mesin. Ini berujung pada penurunan akselerasi, daya tarik, dan responsivitas mesin secara keseluruhan.

  • Overheat

Oli mesin tidak hanya berfungsi sebagai pelumas, tetapi juga menyerap panas yang dihasilkan selama proses pembakaran dan gesekan komponen di dalam mesin. Oli yang tidak mampu menahan suhu tinggi dapat menyebabkan overheat pada mesin, berpotensi merusak komponen mesin yang lebih sensitif.

  • Ketahanan Mesin Berkurang

Gesekan berlebih akibat oli yang tidak optimal dapat menyebabkan keausan pada komponen mesin kunci, seperti piston, ring piston, dinding silinder, dan poros engkol.

  • Konsumsi BBM yang Boros

Mesin yang terpaksa bekerja lebih keras tanpa perlindungan maksimal dari oli akan mengakibatkan peningkatan gesekan dan suhu. Hal ini mengakibatkan konsumsi bahan bakar yang lebih boros karena mesin bekerja lebih berat untuk mencapai performa optimalnya.

Untuk menghindari dampak negatif dari keterlambatan mengganti oli, sangat penting untuk melakukan pergantian oli secara rutin sesuai dengan jadwal yang direkomendasikan dalam buku pedoman pemilik sepeda motor. Biasanya, jarak tempuh atau waktu tertentu menjadi acuan untuk menjaga kesehatan mesin dan mencegah potensi kerusakan yang dapat menguras dompet.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Pantang Pakai Kompresor saat Ganti Oli?

Mengapa Pantang Pakai Kompresor saat Ganti Oli?

Otomotif | Kamis, 01 Februari 2024 | 15:29 WIB

Enggan Ganti Pelumas Mesin Motor, Ini Risikonya

Enggan Ganti Pelumas Mesin Motor, Ini Risikonya

Otomotif | Kamis, 01 Februari 2024 | 15:14 WIB

Biar Lingkungan Tak Tercemar, Begini 4 Cara Memanfaatkan Oli Bekas

Biar Lingkungan Tak Tercemar, Begini 4 Cara Memanfaatkan Oli Bekas

Your Say | Senin, 22 Januari 2024 | 20:30 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×