Tutorial Menderek Mobil Mogok: Hindari Kesalahan Fatal Ini!

Cesar Uji Tawakal

Kamis, 29 Februari 2024 | 14:49 WIB
Tutorial Menderek Mobil Mogok: Hindari Kesalahan Fatal Ini!
Ilustrasi mobil mogok (Pexels/Gustavo Fring )

Suara.com - Mogok di tengah jalan? Jangan panik! Jika kesulitan mencari bantuan derek, Anda bisa meminta bantuan kendaraan lain untuk menderek mobil Anda.

Namun, proses penderekan mobil mogok harus dilakukan dengan hati-hati dan cermat untuk menghindari kecelakaan.

Berikut beberapa tips penting yang perlu diperhatikan:

Ilustrasi dorong mobil mogok (Seva.id)
Ilustrasi dorong mobil mogok (Seva.id)

1. Siapkan Tali Penarik yang Kuat

Gunakan tali penarik yang terbuat dari bahan baja atau tambang yang kuat. Selalu sediakan tali penarik di bagasi mobil sebagai langkah antisipasi.

2. Pastikan Bobot Mobil Penderek Lebih Besar

Mobil penderek harus memiliki bobot yang lebih besar dibandingkan mobil yang mogok untuk memudahkan proses penderekan.

3. Pasang Tali Derek di Tempat yang Tepat

Jangan ikat tali derek di bumper atau suspensi karena tidak kuat menahan beban. Carilah titik pengait khusus di bagian depan atau belakang mobil (cek buku manual kendaraan).

baca juga

4. Gunakan Panjang Tali Derek yang Tepat

Panjang tali yang ideal adalah sekitar 4 meter atau sepanjang bodi mobil yang diderek. Ini penting untuk menjaga kontrol saat pengereman dan berbelok.

5. Berkendara Perlahan dan Hati-hati

Pastikan tali tidak kendur untuk menghindari risiko tali putus. Jaga kecepatan mobil penderek maksimal 30-40 km/jam dan perhatikan rute yang dilalui.

6. Nyalakan Lampu dan Berkomunikasi

Nyalakan lampu utama mobil yang diderek dan gunakan lampu hazard saat berhenti. Gunakan lampu sein jauh sebelum berbelok. Berkomunikasi dengan pengemudi mobil penderek untuk memastikan keselamatan dan kelancaran proses penderekan.

Hindari Kesalahan Fatal Berikut

  • Mengikat tali derek di bumper atau suspensi: Hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada mobil dan membahayakan keselamatan.
  • Mengebut saat menderek: Berkendara dengan kecepatan tinggi saat menderek mobil mogok sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kecelakaan.
  • Tidak berkomunikasi dengan pengemudi mobil penderek: Kurangnya komunikasi dapat menyebabkan kesalahpahaman dan membahayakan proses penderekan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BYD Siap Sikat Kandang Tesla? Begini Kata Petingginya

BYD Siap Sikat Kandang Tesla? Begini Kata Petingginya

Otomotif | Kamis, 29 Februari 2024 | 13:36 WIB

Oli Lama vs Jarak Tempuh: Mana yang Lebih Penting untuk Patokan Ganti Oli Mobil?

Oli Lama vs Jarak Tempuh: Mana yang Lebih Penting untuk Patokan Ganti Oli Mobil?

Otomotif | Kamis, 29 Februari 2024 | 12:15 WIB

Bebaskan Ruang Penyimpanan, Ini Cara Menghapus File Other di iPhone

Bebaskan Ruang Penyimpanan, Ini Cara Menghapus File Other di iPhone

Tekno | Kamis, 29 Februari 2024 | 11:17 WIB

Cara Membersihkan File Others di Android, Kosongkan Ruang Penyimpanan

Cara Membersihkan File Others di Android, Kosongkan Ruang Penyimpanan

Tekno | Kamis, 29 Februari 2024 | 10:52 WIB

Produksi Mobil Jepang Anjlok, Ada Apa Gerangan?

Produksi Mobil Jepang Anjlok, Ada Apa Gerangan?

Otomotif | Kamis, 29 Februari 2024 | 10:36 WIB

8 Bahan Alami Ini Ampuh Usir Kecoa dari Kabin Mobil, Apa Saja?

8 Bahan Alami Ini Ampuh Usir Kecoa dari Kabin Mobil, Apa Saja?

Otomotif | Kamis, 29 Februari 2024 | 09:37 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×