Pertalite Dihapus: Apa Saja Deretan Motor yang Tak Cocok untuk Tenggak BBM RON 92?

Cesar Uji Tawakal

Senin, 22 April 2024 | 08:41 WIB
Pertalite Dihapus: Apa Saja Deretan Motor yang Tak Cocok untuk Tenggak BBM RON 92?
Honda Supra X 125 tipe CW dalam Energetic Red [PT AHM].

Suara.com - Pertalite RON 90 akan dihapus di tahun ini, dan tahun depan cuma akan tersedia 3 jenis BBM yang dijual oleh Pertamina.

Tak cuma itu, Pertamax yang memiliki RON 92 juga akan diganti dengan BBM yang diklaim "lebih ramah lingkungan", yakni Pertamax Green 92 yang merupakan campuran dari Pertalite dan 7 persen etanol.

Dihapusnya Pertalite ini membuat perusahaan energi plat merah tersebut cuma menjual Pertamax Green 92, 95, dan Turbo.

Dengan dihapusnya Pertalite, praktis ada sejumlah motor yang terpaksa mengonsumsi BBM dengan RON sedikit ketinggian dari rekomendasi karena rasio kompresinya yang terlalu rendah.

Apa saja motor tersebut? Berikut beberapa motor di Indonesia yang secara kompresi mesin direkomendasikan menggunakan Pertalite (RON 90):

Yamaha Freego 2023 (yamaha-motor.co.id)
Yamaha Freego 2023 (yamaha-motor.co.id)

Matik

  • Yamaha Mio M3 series - Rasio kompresi: 9.5:1
  • Yamaha Fino - Rasio kompresi: 9.5:1
  • Yamaha Gear 125 - Rasio kompresi: 9.5:1
  • Yamaha GEAR 125 - Rasio kompresi: 9.5:1
  • Yamaha X-Ride 125 - Rasio kompresi: 9.5:1
  • Yamaha FreeGo 125 - Rasio kompresi: 9.5:1
  • Yamaha Lexi - Rasio kompresi: 9.5:1
  • Suzuki Nex II - Rasio kompresi: 9.6:1
  • Suzuki Address - Rasio kompresi: 9.4:1

Bebek

  • Honda Supra X 125 FI - Rasio kompresi: 9.3:1
  • Honda Revo X - Rasio kompresi: 9.3:1
  • Yamaha Jupiter Z1 - Rasio kompresi: 9.3:1
  • Yamaha Vega Force - Rasio kompresiL 9,3:1

Berikut adalah tingkatan rasio kompresi mesin dan rekomendasi RON BBM yang cocok:

Rasio Kompresi dan Rekomendasi RON BBM

baca juga
  • 9:1 - 10:1: Pertalite (RON 90)
  • 10:1 - 11:1: Pertamax (RON 92)
  • 11:1 - 12:1: Pertamax Plus (RON 95)
  • 12:1 ke atas: Pertamax Turbo (RON 98)

Apa itu rasio kompresi dan RON?

Rasio kompresi adalah perbandingan antara volume ruang bakar saat piston terbawah dengan volume ruang bakar saat piston teratas. Rasio kompresi yang lebih tinggi menghasilkan tenaga yang lebih besar, tetapi juga membutuhkan bahan bakar dengan oktan yang lebih tinggi.

Sementara itu, RON (Research Octane Number) adalah angka yang menunjukkan kemampuan bahan bakar untuk menahan terjadinya knocking (detonasi dini) pada mesin. Semakin tinggi nilai RON, semakin tahan bahan bakar terhadap knocking.

Apakah motor dengan kompresi rendah akan rusak jika mengonsumsi BBM dengan RON terlalu tinggi?

Memakai BBM dengan RON lebih tinggi dari rekomendasi pada motor memiliki beberapa efek, baik positif maupun negatif. Berikut adalah penjelasannya:

Dampak Positif

  • Performa mesin lebih optimal: BBM dengan RON tinggi umumnya mengandung lebih banyak energi, sehingga dapat meningkatkan performa mesin, seperti akselerasi dan tenaga.
  • Mesin lebih halus: BBM dengan RON tinggi dapat membantu mengurangi knocking (detonasi dini) pada mesin, sehingga menghasilkan suara mesin yang lebih halus dan getaran yang lebih minim.
  • Emisi gas buang lebih bersih: BBM dengan RON tinggi dapat membantu mengurangi emisi gas buang berbahaya, seperti NOx dan CO.

Dampak Negatif

  • Boros bahan bakar: BBM dengan RON tinggi umumnya lebih mahal daripada BBM dengan RON rendah. Selain itu, mesin yang menggunakan BBM dengan RON tinggi mungkin tidak dapat memanfaatkan energi ekstra secara optimal, sehingga dapat menyebabkan konsumsi bahan bakar yang lebih boros.
  • Kerusakan mesin: Pada beberapa kasus, penggunaan BBM dengan RON terlalu tinggi (jauh melebihi rekomendasi) dapat menyebabkan kerusakan mesin, seperti piston yang meleleh atau busi yang cepat aus.
  • Masalah pada sensor oksigen: BBM dengan RON tinggi dapat mengganggu kerja sensor oksigen pada motor, yang dapat menyebabkan lampu indikator check engine menyala dan performa mesin terganggu.

Secara umum, tidak disarankan untuk menggunakan BBM dengan RON yang jauh lebih tinggi dari rekomendasi pada motor.

Meskipun ada beberapa potensi manfaat, seperti peningkatan performa dan emisi gas buang yang lebih bersih, risikonya lebih besar, seperti kerusakan mesin dan boros bahan bakar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rumah Andika Perkasa vs Ahmad Syaikhu Bak Bumi dan Langit, Bagaimana dengan Isi Garasinya?

Rumah Andika Perkasa vs Ahmad Syaikhu Bak Bumi dan Langit, Bagaimana dengan Isi Garasinya?

Otomotif | Minggu, 21 April 2024 | 12:23 WIB

Pabrikan China Siap Bikin Harley-Davidson Terpesona, Siapkan Motor Cruiser dengan Mesin 8 Silinder

Pabrikan China Siap Bikin Harley-Davidson Terpesona, Siapkan Motor Cruiser dengan Mesin 8 Silinder

Otomotif | Minggu, 21 April 2024 | 08:59 WIB

Makin Ngacir, Suzuki Siap Bekali Motor dengan Fitur VVT?

Makin Ngacir, Suzuki Siap Bekali Motor dengan Fitur VVT?

Otomotif | Sabtu, 20 April 2024 | 20:45 WIB

Trik Kaca Helm Kinclong Bebas Buram: Biar Aman Berkendara!

Trik Kaca Helm Kinclong Bebas Buram: Biar Aman Berkendara!

Otomotif | Sabtu, 20 April 2024 | 18:06 WIB

Ogah Biarkan CBR500R dan Ninja 500 Melenggang Bebas, Yamaha Siapkan Senjata Baru?

Ogah Biarkan CBR500R dan Ninja 500 Melenggang Bebas, Yamaha Siapkan Senjata Baru?

Otomotif | Jum'at, 19 April 2024 | 16:39 WIB

Aki Motor Tak Bisa Mengisi? Kenali  7 Penyebabnya

Aki Motor Tak Bisa Mengisi? Kenali 7 Penyebabnya

Otomotif | Jum'at, 19 April 2024 | 16:14 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×