Kelebihan Produksi Mobil Listrik China Bikin Tesla Tunda Investasi ke Indonesia

Liberty Jemadu Suara.Com
Rabu, 22 Mei 2024 | 17:22 WIB
Kelebihan Produksi Mobil Listrik China Bikin Tesla Tunda Investasi ke Indonesia
Presiden Joko Widodo dan Elon Musk melakukan pertemuan di sela-sela World Water Forum ke-10 di Bali International Convention Center (BICC), Badung, Bali, Senin (20/5/2024). [Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim bahwa suplai mobil listrik China yang berlebih menjadi pertimbangan CEO Tesla Elon Musk untuk menunda investasi, termasuk ke Indonesia.

Diwartakan sebelumnya pasar mobil listrik China saat ini dinilai kelebihan produksi, sehingga memaksa para produsen untuk berlomba-lomba menurunkan harga dan mulai mencari pasar baru, termasuk ke Asia Tenggara.

Di Indonesia sendiri sejak 2023 kemarin telah masuk beberapa merek mobil Tiongkok seperti BYD, Chery, GWM hingga yang terbaru AION. 

“Kelihatan EV China oversupply. Harganya China lebih murah dari mereka, jadi dia (Elon Musk) masih menunggu beberapa waktu untuk berpikir investasi di mana pun,” ujar Luhut ketika ditemui usai peluncuran buku Citarum Harum di Badung, Bali pekan ini.

Bahkan, kata Luhut melanjutkan, pabrik Tesla di Meksiko dan Jerman pun mengurangi produksi mereka. Langkah tersebut diambil Elon Musk setelah mempertimbangkan kondisi dari pasar dunia.

“Jadi, mereka masih melihat pasar dunia. (Setelah) lebih tenang, nanti baru mereka akan masuk,” kata Luhut.

Luhut meyakini bahwa Indonesia adalah salah satu alternatif yang sangat baik bagi Elon untuk berinvestasi kendaraan listrik.

“Indonesia saya kira akan menjadi alternatif yang sangat baik buat beliau (Elon),” kata Luhut.

Sebelumnya, Elon Musk yang hadir di ajang World Water Forum 2024 di Bali mengatakan ada kemungkinan perusahaannya akan berinvestasi di Indonesia.

Baca Juga: Tesla Diundang Pemerintah untuk Bikin Pabrik Baterai EV: Pernyataan Luhut Disorot Media Asing

Sayang ia tak merinci perusahaan apa yang dimaksud, mengingat pemerintah Indonesia menawarkan banyak peluang kepada Musk termasuk di antaranya pengembangan baterai kendaraan listrik, mobil listrik hingga pangkalan peluncuran roket di Biak, Papua.

Sebelumnya pada kesempatan yang sama Luhut mengatakan bahwa ada dua sektor yang berpotensi disasar Elon Musk. Keduanya adalah baterai dan peluncuran roket di Biak yang bisa dimanfaatkan oleh SpaceX.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI