KLHK: Mending Perbaiki Emisi Truk Ketimbang Beralih ke Kendaraan Listrik

Liberty Jemadu | Suara.com

Kamis, 20 Juni 2024 | 18:40 WIB
KLHK: Mending Perbaiki Emisi Truk Ketimbang Beralih ke Kendaraan Listrik
KLHK mengatakan hasil studinya menunjukkan bahwa pemerintah lebih baik mengendalikan emisi truk dan kendaraan berat untuk menekan polusi udara, ketimbang beralih ke kendaraan listrik. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengatakan alih-alih hijrah ke kendaraan listrik, lebih efisien bagi pemerintah untuk memperbaiki emisi truk demi mengurangi polusi udara yang dipicu sektor transportasi.

KLHK mengatakan kesimpulan tersebut diperoleh dari studi yang dilakukan oleh kementerian terkait polusi udara di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.

"Hasil sementara, meskipun ini belum selesai ditulis, menunjukkan bahwa kalau kita concern untuk memperbaiki emisi dari truk dan kendaraan berat itu biayanya jauh lebih rendah dari pada kita misalnya mengkonversi kendaraan roda dua menjadi listrik semuanya," kata Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLHK Sigit Reliantoro di Jakarta, Kamis (20/6/2024).

"Lebih besar lagi penurunan partikulatnya dari pada kita misalnya mengganti semua bus dengan bus listrik," tambah dia.

Dia menjelaskan, studi tersebut masih berproses dan gambaran lengkap sumber polusi wilayah Jabodetabek yang digali dalam studi itu baru akan keluar sekitar akhir tahun 2024.

Terkait polusi wilayah Jabodetabek saat ini, dia menyebut kondisinya belum berada di tingkat keparahan yang terjadi pada tahun lalu.

Jakarta sendiri menduduki posisi pertama daftar kota besar paling berpolusi di dunia pada awal Juni 2024, berdasarkan situs pemantau kualitas udara IQAir.

Hujan yang turun di beberapa pekan, katanya, membantu membersihkan udara. Untuk itu pihaknya sudah berdiskusi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait penggunaan teknologi modifikasi cuaca (TMC) untuk membantu penanganan polusi.

"Kemarin kita sudah diskusi dengan teman-teman TMC di BMKG, kalau misalnya ada satu minggu terus-terusan kuning atau tidak sehat maka kami akan berkirim surat untuk bisa difasilitasi untuk melakukan TMC," lanjut Sigit Reliantoro.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polusi Udara Makin Tinggi, Waspada Risiko PPOK yang Bisa Serang Paru-Paru

Polusi Udara Makin Tinggi, Waspada Risiko PPOK yang Bisa Serang Paru-Paru

Health | Kamis, 30 Mei 2024 | 08:30 WIB

Jakarta Masih Jadi Kota Terpolusi, Warga Diminta Tutup Jendela Menghindari Udara Luar yang Kotor

Jakarta Masih Jadi Kota Terpolusi, Warga Diminta Tutup Jendela Menghindari Udara Luar yang Kotor

News | Selasa, 28 Mei 2024 | 08:19 WIB

Polusi Udara di Jakarta Kembali Memburuk, Heru Bakal Minta Gedung-gedung Aktifkan Water Mist Lagi

Polusi Udara di Jakarta Kembali Memburuk, Heru Bakal Minta Gedung-gedung Aktifkan Water Mist Lagi

News | Jum'at, 17 Mei 2024 | 16:26 WIB

Terkini

Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?

Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:55 WIB

Bahaya yang Menanti Jika Motor Tidak Segera Diservis Setelah Dibawa Mudik Lebaran

Bahaya yang Menanti Jika Motor Tidak Segera Diservis Setelah Dibawa Mudik Lebaran

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:30 WIB

Bongkar Total Biaya 10 Tahun Kepemilikan Honda Brio vs BYD Atto 1, Mana Paling Hemat?

Bongkar Total Biaya 10 Tahun Kepemilikan Honda Brio vs BYD Atto 1, Mana Paling Hemat?

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:51 WIB

Berapa Saldo E-Toll yang Dibutuhkan dari Semarang ke Jakarta untuk Arus Balik? Ini Rinciannya

Berapa Saldo E-Toll yang Dibutuhkan dari Semarang ke Jakarta untuk Arus Balik? Ini Rinciannya

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:27 WIB

6 Deretan Fakta Rute Sawah Google Maps Menuju Tol Jogja-Solo Lebaran 2026, Pemudik Jadi Korban

6 Deretan Fakta Rute Sawah Google Maps Menuju Tol Jogja-Solo Lebaran 2026, Pemudik Jadi Korban

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:32 WIB

5 Rekomendasi Mobil Listrik Jeep, SUV Tangguh Ramah Lingkungan

5 Rekomendasi Mobil Listrik Jeep, SUV Tangguh Ramah Lingkungan

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:35 WIB

6 Mobil Keluarga Murah untuk Pekerja Gaji Rp3 Juta, 7 Seater dan Irit BBM

6 Mobil Keluarga Murah untuk Pekerja Gaji Rp3 Juta, 7 Seater dan Irit BBM

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Minyak Dunia Melejit Biaya Mobil Bensin Naik 5 Kali Lipat Dibanding Mobil Listrik

Harga Minyak Dunia Melejit Biaya Mobil Bensin Naik 5 Kali Lipat Dibanding Mobil Listrik

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:50 WIB

Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya

Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:40 WIB

Suzuki Fronx Pajaknya Berapa? Ini Update Harganya Per Maret 2026

Suzuki Fronx Pajaknya Berapa? Ini Update Harganya Per Maret 2026

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:28 WIB