Cabut Berkas Motor Online Tak Perlu Ribet, Begini Caranya

Gagah Radhitya Widiaseno

Jum'at, 21 Juni 2024 | 11:02 WIB
Cabut Berkas Motor Online Tak Perlu Ribet, Begini Caranya
Ilustrasi STNK dan BPKB. (Dok. Dispendukcapil Jember)

Suara.com - Punya agenda Pindah domisili dalam waktu dekat? Tentunya ada hal yang perlu dipertimbangkan salah satunya mutasi motor. Kini, kalian bisa cabut berkas motor online dengan mudah dan praktis.

Apa itu Cabut Berkas Motor Online?

Cabut berkas motor online merupakan proses awal mutasi kendaraan yang dilakukan secara daring. Proses ini memungkinkan kalian untuk memindahkan registrasi dan identifikasi kendaraan dari wilayah asal ke wilayah lain tanpa perlu bolak-balik ke Samsat.

Manfaat Cabut Berkas Motor Online:

  • Hemat waktu dan tenaga: Proses online lebih cepat dan mudah, tak perlu antri lama di Samsat.
  • Praktis dan aman: Tak perlu bertatap muka dan minim kontak fisik, lebih aman dan nyaman.
  • Bisa dari mana saja: Akses layanan online dari mana saja dan kapan saja, tak terikat lokasi.

Tahapan cabut berkas motor online:

1. Siapkan Persyaratan:

Sebelum melakukan cabut berkas motor secara online, perlu disiapkan beberapa persyaratan diantaranya:

  • Fotokopi BPKB dan STNK (2 rangkap)
  • KTP asli dan fotokopinya (2 rangkap)
  • Surat Tanda Terima Setoran (STTS) PKB terakhir (asli)
  • Formulir mutasi kendaraan (dapat diunduh online)

2. Kunjungi Samsat Asal:

Ketika langkah pertama sudah dilakukan, kemudian pemohon datang ke Samsat asal dengan membawa persyaratan yang telah ditentukan.

baca juga

Kemudian datang ke loket mutasi dan serahkan dokumen persyaratan. Petugas akan melakukan pengecekan fisik kendaraan. Usai hal tersebut dilakukan, kalian akan menerima Surat Keterangan Hasil Cek Fisik (SKCKF).

3. Isi Formulir Online:

Setelah mendapatkan SKCKF, kalian bisa langsung melakukan tahapan secara online. Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan.

  • Buka situs web atau aplikasi Samsat online di daerah kalian.
  • Buat akun dan login.
  • Isi formulir mutasi online dengan data yang sesuai dan unggah dokumen yang diperlukan.
  • Bayar biaya mutasi online.

4. Verifikasi dan Tunggu:

Petugas Samsat akan memverifikasi data dan dokumen. Jika lengkap dan sesuai, kalian akan menerima notifikasi persetujuan. Tunggu proses pengiriman BPKB yang baru ke alamat kalian.

Biaya Cabut Berkas Motor Online:

Biaya mutasi bervariasi di setiap daerah. Perkiraan biaya:

  • Cek fisik: Rp 20.000
  • Pengesahan STNK: Rp 200.000
  • Pengesahan mutasi: Rp 50.000

Setelah semua cara mutasi motor online dilakukan, maka tinggal tunggu STNK, BPKB, serta plat nomor polisi yang baru diterbitkan hingga kurun waktu yang telah ditentukan. Apabila waktu yang ditentukan tersebut tiba, kalian bisa mengambil STNK, BPKB, dan pelat nomor baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mimpi Buruk Pecandu Judi, Gagal Rehabilitasi Karena Biaya

Mimpi Buruk Pecandu Judi, Gagal Rehabilitasi Karena Biaya

Liks | Jum'at, 21 Juni 2024 | 09:15 WIB

Ngeri! Judi Online Bisa Picu Depresi hingga Bunuh Diri, Ini Faktanya

Ngeri! Judi Online Bisa Picu Depresi hingga Bunuh Diri, Ini Faktanya

Lifestyle | Jum'at, 21 Juni 2024 | 07:15 WIB

Standar Samping vs Tengah Motor, Mana yang Lebih Baik untuk Motor?

Standar Samping vs Tengah Motor, Mana yang Lebih Baik untuk Motor?

Otomotif | Kamis, 20 Juni 2024 | 18:50 WIB

Terkini

Kekayaan Dimyati Natakusumah, Wakil Gubernur Banten yang Viral di X

Kekayaan Dimyati Natakusumah, Wakil Gubernur Banten yang Viral di X

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:15 WIB

Bukan Karena Kedekatan, DPRD Bogor Puji Keberanian Bupati Gelar Seleksi Terbuka Jabatan ASN

Bukan Karena Kedekatan, DPRD Bogor Puji Keberanian Bupati Gelar Seleksi Terbuka Jabatan ASN

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:14 WIB

Terungkap di Sidang, Calon Perangkat Desa Jual Motor hingga Gadai Sertifikat Demi Lolos Seleksi

Terungkap di Sidang, Calon Perangkat Desa Jual Motor hingga Gadai Sertifikat Demi Lolos Seleksi

Jawa Tengah | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:12 WIB

Satpam Positif Sabu Jadi Otak Pencurian 1.700 Ompreng MBG di Ciputat

Satpam Positif Sabu Jadi Otak Pencurian 1.700 Ompreng MBG di Ciputat

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:11 WIB

Harga Wuling Aira EV Cuma Rp155 Juta, Meluncur di GIIAS 2026

Harga Wuling Aira EV Cuma Rp155 Juta, Meluncur di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:10 WIB

Masalah Indonesia di Luar Perkiraan, Prabowo Ditantang Buktikan Keberanian Sikat Mafia Internal

Masalah Indonesia di Luar Perkiraan, Prabowo Ditantang Buktikan Keberanian Sikat Mafia Internal

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:10 WIB

Satpam Otak Pencurian 1.700 Ompreng Program MBG di Ciputat Positif Sabu dan Ekstasi

Satpam Otak Pencurian 1.700 Ompreng Program MBG di Ciputat Positif Sabu dan Ekstasi

Banten | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:09 WIB

Pelajaran Kepemimpinan Perempuan dari Angela Tanoesoedibjo: Hadir, Mendengar, dan Bertumbuh Bersama

Pelajaran Kepemimpinan Perempuan dari Angela Tanoesoedibjo: Hadir, Mendengar, dan Bertumbuh Bersama

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:09 WIB

Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib

Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:03 WIB

Kasus Dokter Magang Tewas, Menkes Soroti Krisis Kejiwaan di Balik Pendidikan Medis

Kasus Dokter Magang Tewas, Menkes Soroti Krisis Kejiwaan di Balik Pendidikan Medis

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:02 WIB

×