Mobil China Bakal Rajai Dunia di 2030? Begini Kata Pakar

Cesar Uji Tawakal

Minggu, 30 Juni 2024 | 13:06 WIB
Mobil China Bakal Rajai Dunia di 2030? Begini Kata Pakar
Pabrik BYD di Indonesia akan dimumkan pada April 2024. Foto: Yangwang U9, supercar buatan BYD yang dipasarkan di Tiongkok. [Suara.com/Liberty Jemadu]

Suara.com - Pakar industri memprediksi 1 dari 3 mobil yang terjual di dunia pada tahun 2030 akan diproduksi oleh pabrikan China. Angka ini melonjak drastis dari pangsa pasar sebesar 21% yang dipegang China saat ini.

Pertumbuhan pesat industri otomotif China ini tentu menjadi kabar yang menarik sekaligus mengkhawatirkan bagi pabrikan mobil Barat.

Bagaimana tidak, prediksi analis menyebutkan bahwa serapan pasar domestik China akan dikuasai oleh merek lokal, naik dari 59% menjadi 72%.

Namun, perlu dicatat bahwa ekspansi pabrikan China tak hanya terjadi di dalam negeri. Penjualan mobil China di pasar global diperkirakan akan meledak, dari 3 juta unit di 2024 menjadi 9 juta unit di 2030.

Hal ini tentu menjadi ancaman tersendiri bagi pabrikan mapan di negara-negara lain.

Mobil listrik Xiaomi SU7 akan dijual 28 Maret. [Dok Xiaomi]
Mobil listrik Xiaomi SU7 akan dijual 28 Maret. [Dok Xiaomi]

Menurut Carscoops, Meski kebijakan tarif baru dari pemerintahan Biden di Amerika Serikat dapat sedikit membatasi ekspansi China ke Amerika Utara, analis memperkirakan pabrikan China akan fokus ke pasar lain yang lebih menjanjikan.

Eropa misalnya, diprediksi akan dikuasai 12% oleh pabrikan China di 2030, naik dari angka 6% saat ini. Dominasi China juga diramalkan terjadi di Rusia, dengan perkiraan pangsa pasar melonjak dari 33% menjadi 69%.

Tak hanya itu, pasar otomotif di Timur Tengah & Afrika dan Amerika Tengah & Selatan juga diprediksi akan semakin ramai dengan kehadiran mobil China.

Pangsa pasar di kedua kawasan tersebut diperkirakan akan naik masing-masing dari 8% menjadi 39% dan 7% menjadi 28%.

baca juga

Apa yang membuat pabrikan China begitu perkasa?

Selain keunggulan dalam hal harga yang agresif, analis juga menyebutkan beberapa faktor kunci lainnya. Salah satunya adalah kecepatan pengembangan mobil baru.

Pabrikan China diketahui memiliki waktu pengembangan yang jauh lebih singkat dibanding kompetitor Barat, sehingga mereka dapat lebih cepat menghadirkan model-model terbaru ke pasaran.

"Merek China lebih fokus pada fitur yang benar-benar dirasakan konsumen, seperti desain dan teknologi kabin. Selain itu, mereka juga sangat jeli dalam mempertahankan keunggulan biaya meski membangun pabrik di luar negeri. Tak ketinggalan, China juga memimpin dalam pengembangan teknologi terbaru, seperti produksi baterai kendaraan listrik," ujar Andrew Bergbaum dari AlixPartners.

Keunggulan-keunggulan tersebut, menurut Bergbaum, tidak hanya akan mendominasi pasar China, namun juga akan membentuk peta persaingan industri otomotif global di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Media China Sebut Timnas Indonesia Mudah Dikalahkan Jika Tidak Ada Pemain Naturalisasi

Media China Sebut Timnas Indonesia Mudah Dikalahkan Jika Tidak Ada Pemain Naturalisasi

Bola | Minggu, 30 Juni 2024 | 13:00 WIB

Kalahkan Vietnam Jadi Bukti, Pelatih China Soroti Pencapaian Timnas Indonesia Setahun Terakhir

Kalahkan Vietnam Jadi Bukti, Pelatih China Soroti Pencapaian Timnas Indonesia Setahun Terakhir

Bola | Minggu, 30 Juni 2024 | 08:22 WIB

4 Drama China Dibintangi Yang Hao Ming, Terbaru Practice Daughter

4 Drama China Dibintangi Yang Hao Ming, Terbaru Practice Daughter

Your Say | Minggu, 30 Juni 2024 | 06:30 WIB

4 Drama China Kerajaan Terbaru Youku, Sudah Nonton?

4 Drama China Kerajaan Terbaru Youku, Sudah Nonton?

Your Say | Sabtu, 29 Juni 2024 | 18:40 WIB

3 Drama China Tayang Juni 2024 di iQIYI, Ada Drama Luo Yunxi

3 Drama China Tayang Juni 2024 di iQIYI, Ada Drama Luo Yunxi

Your Say | Sabtu, 29 Juni 2024 | 18:15 WIB

Tekanan Angin Ban Mobil, Kunci Keselamatan dan Kenyamanan Berkendara

Tekanan Angin Ban Mobil, Kunci Keselamatan dan Kenyamanan Berkendara

Otomotif | Sabtu, 29 Juni 2024 | 15:50 WIB

Terkini

Lalu Lintas Padat saat Libur Sekolah? Begini Cara Menghemat Bensin saat Macet

Lalu Lintas Padat saat Libur Sekolah? Begini Cara Menghemat Bensin saat Macet

Otomotif | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:12 WIB

5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax

5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:00 WIB

100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK

100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:13 WIB

Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?

Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:03 WIB

Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta

Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:00 WIB

Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan

Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:23 WIB

Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu

Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:10 WIB

Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik

Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:27 WIB

Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?

Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:15 WIB

Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte

Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:21 WIB

×