Revolusi Hijau Yamaha: Velg Motor dari Hidrogen, Siap Ramaikan Jalanan di 2026

Budi Arista Romadhoni, Gagah Radhitya Widiaseno

Kamis, 25 Juli 2024 | 14:48 WIB
Revolusi Hijau Yamaha: Velg Motor dari Hidrogen, Siap Ramaikan Jalanan di 2026
Logo Yamaha [Shutterstock].

Suara.com - Dunia otomotif terus berinovasi untuk menciptakan kendaraan yang lebih ramah lingkungan. Salah satu langkah besar yang diambil oleh Yamaha adalah penggunaan hidrogen dalam proses produksi motor.

Bukan hanya sebagai bahan bakar, hidrogen kini dimanfaatkan untuk membuat komponen penting seperti velg motor.

Dalam laman resmi Yamaha Global, pabrikan berlogo garpu tala mengumumkan penelitian terbaru mengenai penggunaan fasilitas pabrik bertenaga hidrogen.

Energi dari hidrogen akan digunakan untuk proses pencetakan dan pelumeran aluminium, yang sebelumnya mengandalkan bahan bakar fosil.

Hidrogen dipilih karena memiliki beberapa keunggulan, antara lain:

  • Energi Panas yang Kuat: Hidrogen mampu menghasilkan panas yang sangat tinggi, sehingga sangat efektif untuk proses peleburan logam seperti aluminium.
  • Ramah Lingkungan: Penggunaan hidrogen dapat mengurangi emisi karbon yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil.
  • Efisien: Proses produksi dengan hidrogen dinilai lebih efisien dibandingkan dengan menggunakan bahan bakar konvensional.

Penelitian ini dilakukan di pabrik Morimachi, Jepang, bekerja sama dengan Universitas Shizuoka. Tahap awal penelitian akan fokus pada verifikasi keamanan penggunaan hidrogen dan diharapkan selesai pada tahun 2025.

Yamaha bersama Universitas Shizuoka uji coba penggunaan bahan bakar hidrogen di pabrik (Yamaha Global)
Yamaha bersama Universitas Shizuoka uji coba penggunaan bahan bakar hidrogen di pabrik (Yamaha Global)

Pada akhir tahun 2026, fasilitas produksi bertenaga hidrogen ditargetkan sudah siap digunakan untuk proses heat-treating cast, yang merupakan tahap penting dalam pembuatan komponen aluminium seperti rangka motor dan velg.

Penggunaan hidrogen dalam proses produksi motor diharapkan dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Selain mengurangi emisi karbon, hidrogen juga dinilai lebih bersih dan aman dibandingkan dengan bahan bakar fosil.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mutasi Motor Jadi Lebih Mudah dengan Panduan Lengkap Ini

Mutasi Motor Jadi Lebih Mudah dengan Panduan Lengkap Ini

Otomotif | Kamis, 25 Juli 2024 | 08:54 WIB

Jika Ada Insentif, Mobil Hybrid Toyota Bisa Turun Harga Jadi Rp 300 Jutaan

Jika Ada Insentif, Mobil Hybrid Toyota Bisa Turun Harga Jadi Rp 300 Jutaan

Otomotif | Kamis, 25 Juli 2024 | 00:16 WIB

MG Motor Indonesia Umumkan Kehadiran 11 Dealer Baru Penuhi Layanan Purna Jual

MG Motor Indonesia Umumkan Kehadiran 11 Dealer Baru Penuhi Layanan Purna Jual

Otomotif | Rabu, 24 Juli 2024 | 20:06 WIB

Terkini

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:10 WIB

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 21:00 WIB

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:59 WIB

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

News | Rabu, 16 September 2026 | 20:48 WIB

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 20:42 WIB

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:33 WIB

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 20:32 WIB

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Jakarta | Rabu, 16 September 2026 | 20:28 WIB

×