Stellantis Pangkas Produksi Drastis, Ada Apa?

Cesar Uji Tawakal

Kamis, 17 Oktober 2024 | 19:00 WIB
Stellantis Pangkas Produksi Drastis, Ada Apa?
Opel Crossland 2022 [Stellantis via ANTARA].

Suara.com - Stellantis, salah satu perusahaan otomotif terbesar di dunia, telah mengumumkan penurunan pengiriman kendaraan sebesar 20% pada kuartal ketiga tahun ini. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mengatasi kelebihan stok kendaraan dan mempersiapkan peluncuran model-model baru.

Penurunan pengiriman terbesar terjadi di Amerika Utara, dengan penurunan sekitar 171.000 unit. Stellantis menyatakan bahwa sebagian besar penurunan ini disebabkan oleh pemotongan produksi yang telah diumumkan sebelumnya. Pemotongan produksi ini bertujuan untuk mengurangi stok kendaraan di dealer dan mempersiapkan peluncuran model-model baru seperti Dodge Charger Daytona dan Jeep Wagoneer S.

Untuk mengatasi kelebihan stok, Stellantis telah memberikan berbagai insentif dan diskon kepada konsumen. Beberapa insentif yang ditawarkan termasuk pembiayaan 0% atau potongan harga hingga $7.000 untuk Jeep Grand Cherokee, menurut laporan Carscoops.

Penurunan Pengiriman di Eropa dan Asia

Logo Stellantis yang menyatukan PSA dan FCA [Automotive News Europe].
Logo Stellantis yang menyatukan PSA dan FCA [Automotive News Europe].

Selain di Amerika Utara, pengiriman kendaraan Stellantis juga mengalami penurunan di Eropa dan wilayah Asia Pasifik. Di Eropa, penurunan pengiriman mencapai sekitar 103.000 unit, sebagian besar disebabkan oleh keterlambatan peluncuran kendaraan berbasis platform Smart Car.

Di wilayah China, India, dan Asia Pasifik, pengiriman kendaraan Stellantis mengalami penurunan sebesar 30%. Maserati, salah satu merek premium Stellantis, mengalami penurunan pengiriman yang paling drastis, mencapai 60%.

Upaya Normalisasi Stok

Stellantis telah mengumumkan rencana untuk mengurangi stok kendaraan di dealer hingga 330.000 unit pada akhir tahun. Untuk mencapai tujuan ini, mereka akan terus mengurangi produksi dan pengiriman kendaraan, serta meningkatkan insentif untuk model-model yang lebih lama.

Stellantis menghadapi tantangan dalam mengatasi kelebihan stok kendaraan. Perusahaan ini telah mengambil langkah-langkah untuk mengurangi produksi, memberikan insentif, dan mempercepat peluncuran model-model baru. Meskipun menghadapi tantangan, Stellantis tetap optimis dan terus berusaha untuk meningkatkan kinerja bisnis mereka.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Komponen Vital, Perhatikan Kondisi Ban Mobil Demi Kurangi Risiko Kecelakaan

Jadi Komponen Vital, Perhatikan Kondisi Ban Mobil Demi Kurangi Risiko Kecelakaan

Otomotif | Kamis, 17 Oktober 2024 | 15:52 WIB

Inikah Mobil yang Dipakai Gibran untuk Kerja usai Pelantikan? Harga Nyaris 10 Kali Innova

Inikah Mobil yang Dipakai Gibran untuk Kerja usai Pelantikan? Harga Nyaris 10 Kali Innova

Otomotif | Kamis, 17 Oktober 2024 | 15:56 WIB

Baterai Mobil Listrik Nikel Rentan Picu Kebakaran? Teknologi Ini Bisa Jadi Solusi

Baterai Mobil Listrik Nikel Rentan Picu Kebakaran? Teknologi Ini Bisa Jadi Solusi

Otomotif | Kamis, 17 Oktober 2024 | 15:30 WIB

Pabrik Beroperasi Tahun Depan, Aion Y Plus dan Hyptec Segera Dirakit Lokal

Pabrik Beroperasi Tahun Depan, Aion Y Plus dan Hyptec Segera Dirakit Lokal

Otomotif | Kamis, 17 Oktober 2024 | 14:51 WIB

Toyota Camry Terbaru Rilis di Thailand, Indonesia Kapan?

Toyota Camry Terbaru Rilis di Thailand, Indonesia Kapan?

Otomotif | Kamis, 17 Oktober 2024 | 17:00 WIB

Cacat Produksi, Honda Recall CR-V Hybrid: Sektor Baterai Jadi Sorotan

Cacat Produksi, Honda Recall CR-V Hybrid: Sektor Baterai Jadi Sorotan

Otomotif | Kamis, 17 Oktober 2024 | 15:00 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×