Mengapa Speedometer Mobil Menunjukkan Angka Lebih Tinggi dari Batas Kecepatan?

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Senin, 11 November 2024 | 18:00 WIB
Mengapa Speedometer Mobil Menunjukkan Angka Lebih Tinggi dari Batas Kecepatan?
Ilustrasi speedometer mobil (Foto oleh Malte Luk dari Pexels)

Suara.com - Pernahkah kalian memperhatikan bahwa angka pada speedometer mobil jauh lebih tinggi daripada batas kecepatan yang tertera pada rambu lalu lintas? Lalu, mengapa produsen mobil memasang angka setinggi itu? Ternyata, ada alasan teknis di baliknya.

Seperti dilansir dari Suzuki Indonesia, salah satu alasan utama adalah untuk memberikan ruang bagi pengemudi dalam mengantisipasi berbagai kondisi jalan.

Angka speedometer yang lebih tinggi memungkinkan pengemudi untuk memperhitungkan faktor-faktor seperti:

  • Keausan Ban: Seiring waktu, alur ban akan semakin tipis dan diameternya berkurang. Hal ini dapat mempengaruhi akurasi pembacaan speedometer.
  • Kondisi Jalan: Menanjak atau melawan angin kencang dapat membuat kecepatan aktual kendaraan lebih rendah dari yang ditunjukkan speedometer.
  • Reaksi Pengemudi: Angka yang lebih tinggi memberikan ruang bagi pengemudi untuk bereaksi lebih cepat dalam situasi darurat.

Selain faktor keamanan, angka speedometer yang tinggi juga berfungsi sebagai peringatan dini bagi pengemudi untuk menjaga mesin kendaraan agar tidak bekerja terlalu keras.

Jika mesin dipaksa bekerja melebihi batas putaran normal, komponen internal seperti piston dan ring piston dapat mengalami kerusakan. Dengan melihat speedometer, pengemudi dapat mengantisipasi dan menghindari kondisi over-revving ini.

Faktor Lain yang Mempengaruhi Akurasi Speedometer

Selain faktor-faktor di atas, ada beberapa hal lain yang dapat memengaruhi akurasi pembacaan speedometer, antara lain:

  • Kalibrasi: Proses kalibrasi speedometer yang tidak tepat dapat menyebabkan perbedaan antara kecepatan aktual dan yang ditunjukkan oleh speedometer.
  • Modifikasi Kendaraan: Modifikasi pada roda atau ban dapat mempengaruhi perhitungan kecepatan oleh speedometer.

Meskipun angka pada speedometer terlihat lebih tinggi dari batas kecepatan yang berlaku, hal ini sebenarnya memiliki tujuan yang baik. Dengan memberikan ruang yang lebih besar bagi pengemudi dan melindungi mesin kendaraan, produsen mobil berusaha untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Setengahnya Avanza Baru tapi Lebih Bisa Muat Banyak, Ini 5 Opsi Mobil Bekas yang Layak Dipinang

Harga Setengahnya Avanza Baru tapi Lebih Bisa Muat Banyak, Ini 5 Opsi Mobil Bekas yang Layak Dipinang

Otomotif | Senin, 11 November 2024 | 16:47 WIB

Spesifikasi Hingga Fitur SUV Listrik Mazda MX-30

Spesifikasi Hingga Fitur SUV Listrik Mazda MX-30

Otomotif | Senin, 11 November 2024 | 16:25 WIB

Mobil Listrik Pertama Mazda MX-30 Mengaspal di Indonesia, Tawarkan Desain Stylish Ramah Lingkungan

Mobil Listrik Pertama Mazda MX-30 Mengaspal di Indonesia, Tawarkan Desain Stylish Ramah Lingkungan

Otomotif | Senin, 11 November 2024 | 15:54 WIB

Terkini

Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan

Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:07 WIB

Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium

Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:50 WIB

Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung

Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:10 WIB

Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit

Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:00 WIB

Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan

Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:00 WIB

Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin

Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:13 WIB

Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota

Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:05 WIB

Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?

Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:00 WIB

Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar

Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:59 WIB

Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?

Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:27 WIB