Mobil Terasa Berat dan Loyo? Awas, Ini Tanda-tanda Muatan Overload!

Budi Arista Romadhoni | Suara.com

Selasa, 12 November 2024 | 19:33 WIB
Mobil Terasa Berat dan Loyo?  Awas, Ini Tanda-tanda Muatan Overload!
Ilustrasi kendaraan kelebihan muatan. [Istimewa]

Suara.com - Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, menekankan pentingnya pengendara untuk memastikan muatan kendaraan tidak melebihi kapasitas yang disarankan oleh pabrikan guna mencegah kecelakaan lalu lintas.

"Untuk memahami rasio muatan dengan kapasitas mobil, mulailah dengan memeriksa kapasitas maksimum yang tercantum di buku manual atau stiker di pintu mobil," ujar Yannes dikutip dari ANTARA dari Jakarta pada Selasa (12/11/2024).

Buku manual dan stiker tersebut umumnya memuat informasi penting tentang batas daya angkut kendaraan serta berat total kendaraan dengan muatan penuh.

Yannes menjelaskan bahwa pengemudi harus memastikan berat muatan kendaraan tidak melebihi kapasitas angkut yang tercantum dalam buku manual atau stiker mobil.

"Rasio muatan yang seimbang penting untuk menjaga performa pengereman dan manuver kendaraan, sehingga mematuhi batas beban maksimum yang disarankan oleh pabrikan sangatlah krusial," tambahnya.

Menurutnya, beban yang melebihi kapasitas dapat berdampak buruk pada performa kendaraan, seperti mengurangi daya cengkeram ban di jalan, memperpanjang jarak pengereman, dan memperlambat akselerasi. Kondisi tersebut dapat membuat pengemudi kesulitan mengendalikan kendaraan, terutama dalam situasi darurat, yang meningkatkan risiko kendaraan terguling atau selip.

Yannes juga mengungkapkan beberapa indikasi kendaraan yang kelebihan muatan, salah satunya terlihat dari kondisi fisik kendaraan. "Jika kendaraan tampak lebih rendah dari biasanya, terutama di bagian belakang, ini bisa menjadi indikasi kelebihan beban," jelasnya.

Selain itu, pengendara dapat melihat tanda-tanda kelebihan muatan melalui tekanan ban yang tampak kurang meskipun sudah diisi sesuai rekomendasi.

Selain itu, penurunan kinerja pengereman dan akselerasi juga menjadi indikasi bahwa kendaraan membawa muatan lebih dari kapasitas yang seharusnya.

"Jika kendaraan membutuhkan jarak lebih panjang untuk berhenti atau terasa lambat dalam akselerasi, maka kemungkinan besar muatannya melampaui batas daya angkut," kata Yannes.

Dengan memahami dan mematuhi batas kapasitas muatan kendaraan, diharapkan pengendara dapat meningkatkan keselamatan di jalan dan mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Oleng dan Susah Ngerem?  Waspada Tanda-Tanda Mobil Kelebihan Muatan

Mobil Oleng dan Susah Ngerem? Waspada Tanda-Tanda Mobil Kelebihan Muatan

Otomotif | Selasa, 12 November 2024 | 18:38 WIB

Beda Penampakan Garasi Rumah Ayu Ting Ting vs Arafah Rianti, Adabnya Parkir Mobil Dibanding-bandingkan

Beda Penampakan Garasi Rumah Ayu Ting Ting vs Arafah Rianti, Adabnya Parkir Mobil Dibanding-bandingkan

Lifestyle | Selasa, 12 November 2024 | 17:54 WIB

1,4 Juta Mobil Honda Diinvestigasi, Masalah Mesin Jadi Sorotan

1,4 Juta Mobil Honda Diinvestigasi, Masalah Mesin Jadi Sorotan

Otomotif | Selasa, 12 November 2024 | 16:00 WIB

Terkini

Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara

Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:25 WIB

Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi

Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:18 WIB

Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya

Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:20 WIB

KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional

KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:42 WIB

Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?

Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:24 WIB

Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan

Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:58 WIB

Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun

Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:38 WIB

Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel

Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:10 WIB

Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri

Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:01 WIB

Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?

Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:54 WIB