All In ke China: Toyota Siapkan Produksi 3 Juta Kendaraan untuk Bersaing dengan Merek Tiongkok

Cesar Uji Tawakal

Rabu, 13 November 2024 | 19:00 WIB
All In ke China: Toyota Siapkan Produksi 3 Juta Kendaraan untuk Bersaing dengan Merek Tiongkok
Mobil listrik Toyota bz3c diluncurkan di Beijing Auto Show 2024 pada Kamis (25/4/2024). [Dok Toyota]

Suara.com - Toyota kembali memperkuat ambisinya di pasar China, dengan rencana produksi hingga 3 juta kendaraan setiap tahun di negara tersebut. Langkah ini mencerminkan pengakuan Toyota atas tantangan yang dihadapinya di pasar mobil terbesar di dunia, di mana merek lokal semakin menguasai pangsa pasar dengan menawarkan produk kompetitif yang sesuai dengan preferensi konsumen China.

Menurut Carscoops, Toyota berencana meningkatkan produksi secara signifikan di China pada akhir dekade ini, meskipun belum ada target formal yang ditetapkan. Ini akan menjadi peningkatan substansial dari 1,75 juta kendaraan yang diproduksi Toyota secara lokal tahun lalu, dan peningkatan 63% dari 1,84 juta kendaraan yang dibangun pada tahun 2022, yang merupakan rekor bagi perusahaan.

Toyota disinyalir telah memberi tahu beberapa pemasoknya tentang rencana peningkatan produksi ini. Selain itu, perusahaan berupaya mendekatkan dua usaha patungan mereka di China untuk meningkatkan efisiensi dan memberdayakan staf lokal untuk memimpin sebagian besar pengembangan, memanfaatkan pemahaman mereka tentang preferensi konsumen China.

Toyota juga berencana mengkonsolidasikan produksi kendaraan di seluruh usaha patungan mereka menjadi satu operasi di masa depan. Meskipun model akan diproduksi di satu lokasi, mereka akan tetap ditawarkan di kedua jaringan dealer, menandakan pendekatan yang lebih terpadu terhadap strategi lokal mereka yang terfragmentasi.

Tampilan Toyota Hilux Rangga Jadi Versi Balap di Thailand. (Foto: Toyota Gazoo Racing Thailand)
Tampilan Toyota Hilux Rangga Jadi Versi Balap di Thailand. (Foto: Toyota Gazoo Racing Thailand)

Toyota belum berkomentar secara spesifik tentang laporan ini, tetapi mengakui tantangan berat yang dihadapinya di China. "Dengan persaingan yang ketat di pasar China, kami terus mempertimbangkan berbagai inisiatif," kata perusahaan tersebut.

Perjuangan Toyota tidak unik di antara produsen mobil lama di China. Merek-merek mapan seperti Honda dan Nissan telah mengurangi kapasitas produksi mereka, sementara Mitsubishi telah menyerah sepenuhnya dan keluar dari pasar. Sementara itu, produsen mobil lokal seperti BYD dengan cepat mendapatkan pijakan, menawarkan produk-produk menarik dengan harga kompetitif yang sesuai dengan selera konsumen China.

Toyota telah berupaya menyesuaikan penawaran produknya. Salah satu contohnya adalah bZ3C, sedan listrik yang dirancang khusus untuk China. Dilengkapi dengan baterai lithium-besi-fosfat dari divisi baterai FinDreams milik BYD, mobil ini memiliki jangkauan antara 500-600 km.

Dengan langkah-langkah ini, Toyota berharap dapat merebut kembali pangsa pasarnya di China dan kembali bersaing dengan merek lokal yang semakin dominan. Jadi, bagi para penggemar otomotif, ini adalah perkembangan yang menarik untuk diikuti!

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gibran Pilih Innova Zenix Rp430 Juta Ketimbang Mobil Dinas Selama di Sulsel

Gibran Pilih Innova Zenix Rp430 Juta Ketimbang Mobil Dinas Selama di Sulsel

Otomotif | Rabu, 13 November 2024 | 17:46 WIB

Mobil Listrik Timbulkan Gelombang PHK Industri Otomotif

Mobil Listrik Timbulkan Gelombang PHK Industri Otomotif

Otomotif | Rabu, 13 November 2024 | 18:05 WIB

GAC Aion Siapkan Mobil Listrik Penantang BYD Dolphin, Jarak Tempuh Tembus 600 Km

GAC Aion Siapkan Mobil Listrik Penantang BYD Dolphin, Jarak Tempuh Tembus 600 Km

Otomotif | Rabu, 13 November 2024 | 16:50 WIB

Honda Jazz vs Toyota Yaris vs Suzuki Swift Bekas: Mana yang Terbaik Mobil Bekas di Bawah 100 Juta?

Honda Jazz vs Toyota Yaris vs Suzuki Swift Bekas: Mana yang Terbaik Mobil Bekas di Bawah 100 Juta?

Otomotif | Rabu, 13 November 2024 | 16:28 WIB

Akankah Trump Gagalkan Pabrik Tesla di Meksiko? Nasib Gigafactory di Ujung Tanduk

Akankah Trump Gagalkan Pabrik Tesla di Meksiko? Nasib Gigafactory di Ujung Tanduk

Otomotif | Rabu, 13 November 2024 | 15:53 WIB

Uji Kir Bukan Jaminan! Pakar ITB Ungkap Pentingnya Perawatan Rutin Pasca Kecelakaan Cipularang

Uji Kir Bukan Jaminan! Pakar ITB Ungkap Pentingnya Perawatan Rutin Pasca Kecelakaan Cipularang

Otomotif | Rabu, 13 November 2024 | 15:52 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×