Charging Baterai Motor Listrik di Bawah 20 Persen? Stop, Ini Alasannya

Minggu, 24 November 2024 | 14:00 WIB
Charging Baterai Motor Listrik di Bawah 20 Persen? Stop, Ini Alasannya
Ilustrasi baterai motor listrik. [Kumpan Electric/Unsplash]

Suara.com - Era kendaraan listrik telah tiba, dan dengan popularitas yang terus meningkat, pemahaman tentang perawatan yang tepat menjadi kunci penting dalam memaksimalkan investasi kendaraan listrik. Salah satu aspek krusial yang sering diabaikan adalah waktu yang tepat untuk mengisi daya baterai. Mengapa timing pengisian daya begitu penting?

Kapan Waktu Ideal Mengisi Daya? Menurut salah satu produsen motor listrik Gesits merekomendasikan untuk mengisi daya ketika level baterai masih berada di atas 20 persen.

"Stop ngecas baterai sampai nol persen, ya Brosis! Biar baterai motor GESITS Brosis awet dan tetap sehat, mulai biasakan ngecas pas daya masih di atas 20 persen!" tulis caption dari Instagram @gesits.

Strategi ini bukan tanpa alasan - pengisian daya pada level tersebut dapat mencegah tekanan berlebih pada baterai dan meminimalisir risiko kerusakan sel, sehingga performa baterai tetap optimal dalam jangka panjang.

"Cara simpel tapi efeknya panjang buat jaga performa baterai tetap optimal. Karena ngecas baterai nggak perlu nunggu habis dulu, kan Brosis?" tutup caption dari akun tersebut.

Dilansir dari sumber lainnya, pengisian baterai motor listrik tidak diperkenankan saat kondisi panas. Sama seperti manusia yang butuh istirahat setelah aktivitas berat, baterai motor listrik juga memerlukan "cooling down period" setelah penggunaan intensif.

Mengisi daya ketika baterai masih panas, terutama setelah perjalanan jauh, dapat merusak komponen internal baterai. Berikan waktu beberapa saat hingga temperatur baterai kembali normal sebelum memulai pengisian.

Mengambil contoh motor listrik Gesits, waktu pengisian standar dari 0 persen hingga penuh membutuhkan waktu 3-4 jam. Namun, jika mengikuti rekomendasi pengisian pada level 30 persen, durasi charging akan lebih singkat. Satu kali pengisian penuh dapat menempuh jarak hingga 50 km untuk single battery, atau 100 km untuk dual battery system.

Apakah kalian sudah menerapkan tips pengisian daya yang tepat untuk motor listrik kalian? Mari berbagi pengalaman dan pembelajaran dalam perjalanan menuju mobilitas yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Baca Juga: Indonesia Incar Posisi Kunci di Pasar Baterai EV Global, MIND ID Ungkap Strategi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI